Sukses

Bolehkah Menjemur Pakaian di Dalam Rumah?

Menjemur pakaian yang habis dicuci adalah sebuah kewajiban. Tapi, apakah boleh menjemurnya di dalam rumah?

Klikdokter.com, Jakarta Semua sepakat bahwa menjemur pakaian yang baik adalah di luar rumah, apalagi kalau sinar matahari sedang terik-teriknya. Hal ini agar pakaian jadi lebih cepat kering. Akan tetapi, bagaimana jika kondisi tidak memungkinkan untuk menjemur pakaian di luar rumah –misalnya bagi yang tinggal di apartemen– bolehkan menjemur pakaian di dalam rumah?

Ya, sejak zaman dahulu, Anda tentu sudah diajarkan orang tua bila tempat terbaik untuk menjemur pakaian adalah di luar ruangan. Dengan memakai tali atau jenis alat jemuran lainnya, Anda sudah terbiasa langsung membawa pakaian Anda keluar setelah dicuci.

Tujuan menjemur pakaian di luar ruangan adalah agar bisa terpapar angin dan sinar matahari, sehingga dapat mempercepat proses pengeringan. Biasanya, pakaian yang dijemur pada kondisi tersebut juga bisa kering secara sempurna alias menyeluruh.

Namun, ada beberapa kondisi yang bisa terjadi dan memaksa Anda untuk menjemur pakaian di dalam rumah. Misalnya, saat kondisi cuaca sedang hujan atau bagi yang tempat tinggalnya tidak memiliki halaman atau area luar ruangan seperti apartemen. Menjemur pakaian di dalam rumah memang biasa atau terpaksa dilakukan sebagian orang karena alasan tertentu.

Tapi, apa sebenarnya boleh menjemur pakaian di dalam rumah?

Lantas, apakah ada kerugian yang Anda dapat ketika menjemur baju di dalam rumah? Jawabannya, iya. Jadi, saat menjemur pakaian, Anda tidak bisa berpikir bahwa yang penting pakaian kering. Sebab, memang tidak sesederhana itu.

Menurut dr. Kartika Mayasari dari KlikDokter, kebiasaan menjemur pakaian, termasuk handuk, di dalam rumah merupakan kebiasaan yang bisa berakibat kurang baik bagi kesehatan.

"Perlu Anda ketahui, pakaian ataupun handuk basah yang Anda jemur di dalam rumah akan meningkatkan kelembapan rumah hingga 30 persen. Kondisi ruangan atau rumah yang lembap akan membuat bakteri dan jamur lebih mudah berkembang biak," ujar dr, Kartika.

Pada akhirnya, menjemur pakaian di dalam rumah bisa menyebabkan Anda terserang asma ataupun kondisi alergi lain. Pasalnya, bakteri dan jamur pencetus penyakit telah tumbuh subur di dalam rumah Anda.

Selain itu, menurut situs organisasi asal Inggris yang peduli dengan masalah kelembapan, yaitu damp.co.uk, menjemur pakaian di dalam rumah bisa menimbulkan peningkatan kondensasi di rumah Anda. Kondensasi sendiri adalah saat rumah Anda memiliki bercak lembap pada dinding dan jendela, serta bercak hitam pada bingkai jendela.

Mengurangi kelembaban di dalam rumah Anda

Jika Anda benar-benar terpaksa mengeringkan pakaian di dalam rumah, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko kondensasi, yakni:

  • Buka jendela

Ini adalah hal termudah yang dapat Anda lakukan untuk mengeluarkan kelembapan ekstra dari dalam rumah. Buka salah satu jendela di ruangan tempat Anda menjemur pakaian dan biarkan ventilasi alami melakukan tugasnya.

  • Gunakan dehumidifier

Berbeda dengan humidifier, dehumidifier justru berfungsi untuk menurunkan kelembapan udara. Dengan demikian, alat ini bisa membantu menjaga kelembapan udara di rumah Anda.

  • Gunakan pengering rambut

Anda juga bisa menggunakan pengering rambut untuk mengeringkan pakaian. Semakin pakaian cepat kering, semakin baik bagi keadaan udara di rumah Anda.

Jadi, Anda memang sangat tidak disarankan untuk menjemur pakaian yang habis dicuci di dalam rumah. Sebab, hal ini tidak baik bagi kesehatan dan kondisi kelembapan rumah Anda. Namun, jika Anda terpaksa melakukannya, beberapa tips di atas akan bisa cukup membantu.

[MS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar