Sukses

Yoga untuk Mengatasi Kelainan Tulang Belakang

Ada banyak metode pengobatan untuk mengatasi kelainan tulang belakang, salah satunya dengan yoga. Namun, benarkah ampuh?

Klikdokter.com, Jakarta Menjaga kesehatan tulang belakang merupakan hal yang penting untuk dilakukan karena tulang belakang merupakan penopang tubuh yang membentuk lekuk tubuh Anda. Jika Anda sering mengeluhkan sakit punggung, ini bisa jadi tanda awal adanya kelainan tulang belakang. Tapi tenang saja, menurut penelitian terbaru, kelainan tulang belakang bisa diatasi dengan melakukan yoga secara rutin.

Salah satu kelainan tulang belakang yang mungkin paling sering Anda dengar adalah skoliosis. Skoliosis sendiri adalah gangguan pada tulang belakang yang ditandai dengan kelengkungan abnormal pada tulang tersebut.

Normalnya, tulang belakang membentuk kurva dari bahu ke bawah dan terlihat lurus dari belakang. Tulang hanya akan terlihat sedikit melengkung jika dilihat dari samping.

Sedangkan pada penderita skoliosis, tulang terlihat melengkung ke samping meski dilihat dari belakang. Lengkungan tersebut biasanya membentuk huruf “S”atau “C”.

Yoga dan skoliosis

Seperti dilansir dari Medical News Today, sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Global Advances in Health and Medicine, menemukan bahwa melakukan pose dasar yoga selama 90 detik, cukup tiga hari dalam seminggu, dapat mengurangi kelengkungan tulang belakang pada pasien skoliosis.

Studi yang dilakukan oleh para peneliti Columbia University College of Physicians and Surgeons di New York, Amerika serikat ini mengajak sekitar 30 ribu peserta yang terdiri dari anak-anak dan remaja yang mengalami skoliosis dan diketahui telah menggunakan korset penyangga. Mereka diminta untuk melakukan yoga dengan jenis slide plank.

Dari hasil penelitian, diketahui bahwa 32 persen dari total pasien bisa sembuh secara total dan kembali memiliki bentuk tulang belakang yang normal. Hal ini merupakan hasil dari melakukan yoga selama 6 minggu.

“Skoliosis adalah kondisi asimetris, maka saya mengusulkan agar metode penyembuhannya juga dilakukan dengan cara asimetris. Saya meminta pasien melakukan pose yoga slide plank untuk memperkuat otot-otot tulang belakang yang dibutuhkan dalam mengurangi lekukan,” ujar dr. Loren Fishman, peneliti dan penulis utama studi tersebut.

Hal ini juga dibenarkan dr. Muhammad Iqbal Ramadhan dari KlikDokter. Menurutnya, pose dasar yoga, baik itu slide pank maupun posisi lainnya, memang bisa membantu pengobatan pada penderita skoliosis.

“Ketika yoga, peserta diharuskan duduk dan berdiri tegak. Hal inilah yang bisa membantu tulang bagian belakang, sebab ‘dipaksa’ untuk kembali lurus dan tidak melengkung. Untuk membantu Anda bisa duduk tegak, penggunaan korset selama sesi yoga juga sebaiknya tetap dilakukan, sehingga proses penyembuhannya bisa lebih cepat dan efektif,” jelas dr. Iqbal.

Namun, menurut dr. Iqbal, ada juga beberapa posisi yoga yang sebaiknya tidak dilakukan oleh penderita skoliosis. Ia menyebut posisi yoga dengan teknik akrobatik atau yoga dengan level tinggi karena mampu meningkatkan risiko patah tulang dan cedera pada penderita skoliosis.

1 dari 2 halaman

Agar terhindar dari cedera saat yoga

Sebenarnya, baik penderita skoliosis maupun tidak, Anda tetap harus berhati-hati saat melakukan teknik yoga. Jika sampai salah gerakan, bukan tidak mungkin Anda mengalami cedera, bahkan sampai patah tulang.

Untuk itu, dr. Andika Widyatama dari KlikDokter menyarankan agar Anda mencari terlebih dahulu informasi yang memadai seputar yoga, terutama jika Anda memiliki skoliosis.

“Anda bisa bertanya tentang yoga pada orang-orang yang sudah pernah mencobanya, baik teman, saudara, atau mungkin bertanya langsung pada instrukturnya,” kata dr. Andika.

Hal yang bisa Anda tanyakan adalah tentang pola dan tempat latihan yang sesuai. Di samping itu, Anda juga bisa mengajak teman atau kerabat untuk berlatih bersama, sehingga bisa saling memotivasi.

Selain itu, pahami juga bagian tubuh yang rawan cedera saat melakukan yoga. Paha belakang, punggung bagian bawah, leher dan lutut merupakan bagian tubuh yang paling rawan cedera.

Jika melakukan gerakan yang berpusat pada area tubuh tersebut, maka Anda wajib berhati-hati. Lakukan gerakan dengan perlahan agar risiko cedera bisa diminimalkan. 

Hal lain yang bisa Anda lakukan untuk terhindar dari cedera saat yoga adalah jangan memaksakan diri. Kebanyakan kasus cedera saat yoga diakibatkan karena terlalu memaksakan diri untuk melakukan gerakan atau postur yang sulit.

Jadi, Anda tidak perlu gengsi jika ada teman sekelas yang sudah bisa melakukan postur yang sulit. Ketahui kapasitas dan kemampuan diri Anda sendiri. Jika merasa belum siap melakukan gerakan yang sulit, maka jangan dilakukan. Ingat, tujuan Anda yoga adalah untuk kesehatan.

Nah, agar sesi yoga tetap berjalan dengan lancar dan aman, minta bantuan instruktur atau terapis saat melakukan sesi yoga. Terutama untuk Anda yang punya kelainan tulang belakang seperti skoliosis, meski disebut dapat mengatasi masalah tersebut, jangan coba melakukannya sendiri di rumah.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar