Sukses

Tanda Tersembunyi Anda Terkena Katarak

Katarak pada mata memiliki gejala yang harus Anda waspadai. Apa saja tanda dan gejala katarak pada mata? Yuk, ketahui lengkapnya di sini.

Katarak adalah kelainan mata yang ditandai dengan lensa mata yang menjadi keruh.

Padahal, lensa mata berperan dalam proses pengiriman sinyal cahaya ke otak. Jika lensa mata keruh, cahaya tak bisa difokuskan dengan baik ke retina.

Gejala katarak yang paling umum adalah ketika penglihatan Anda menjadi buram. Penderita katarak akan memiliki titik buram yang terlokalisasi atau penurunan penglihatan secara umum.

Selain itu, ada juga beberapa gejala katarak yang kadang tidak disadari, yakni:

1 dari 5 halaman

1. Persepsi Warna Menurun

Karena terjadi kekeruhan di mata, warna bisa menjadi kurang jelas dan semakin pudar dari waktu ke waktu. Warna putih bisa tampak lebih kuning ketika Anda terkena masalah katarak.

Akan tetapi, penurunan persepsi warna ini lambat dan bertahap. Sebagian besar pasien tidak akan melihat perubahan warna sampai setelah operasi dilakukan untuk menghilangkan katarak yang ada.

2. Sensitivitas terhadap Cahaya

Anda mungkin memperhatikan bahwa apa yang dulunya merupakan tingkat cahaya yang nyaman sekarang jadi terlalu mengganggu.

Anda pun merasa menjadi susah melihat. Cahaya lampu pada malam hari biasanya jadi musuh besar bagi penderita katarak.

2 dari 5 halaman

3. Seperti melihat Bayangan yang Tidak Nyata

Pada fase awal, penderita katarak sering mengalami kejadian seperti seakan-akan melihat bayangan yang tidak dapat dilihat orang lain.

Ketika mengalami gejala katarak ini, bisa saja dianggap sedang melihat makhluk halus.

Padahal jika diperiksa lebih lanjut, hal ini dapat terjadi karena adanya kekeruhan pada lensa.

Hanya saja, kekeruhan belum cukup tebal untuk mengganggu fungsi penglihatan secara signifikan, tapi bisa terlihat dalam bentuk bayangan.

Artikel Lainnya: 5 Penyebab Mata Minus Bertambah Parah dan Solusinya

4. Kesulitan Mengemudi di Malam Hari

Katarak menyulitkan keseimbangan antara terang dan gelap dari lampu kendaraan di arah berlawanan.

Itu sebabnya, sebagian besar penderita katarak akan kesulitan mengemudi pada malam hari.

Apabila lampu-lampu besar dan lampu-lampu jalan bercahaya membuat Anda sakit kepala, segeralah memeriksakan diri.

3 dari 5 halaman

5. Kesulitan Membaca Cetakan Kecil

Jika Anda kesulitan membaca huruf yang kecil, seperti koran, bisa jadi itu gejala katarak mata.

Terlebih, bila kacamata tak juga membantu Anda dalam membaca, bisa jadi katarak penyebabnya.

Lensa dalam mata mirip dengan lensa di kamera. Bagian ini berfungsi memfokuskan cahaya ke retina, sehingga Anda bisa melihat dengan jelas, baik dekat maupun jauh.

Lensa tersebut mayoritas terdiri dari protein dan air. Protein tersebut diatur sedemikian rupa sehingga memungkinkan cahaya melewatinya.

Oleh karena katarak membuat protein menggumpal bersama, tulisan kecil mungkin menjadi sulit untuk dilihat di cermin bias mata.

Artikel Lainnya: Cara Memilih Lensa kontak yang Tepat untuk Mata Minus

6. Perubahan Ukuran Kacamata

Tidak jarang, gejala katarak pada mata yang pertama ditemukan adalah perubahan ukuran kacamata. Selain itu, perubahan biasanya tidak stabil dan bisa berubah dalam kurun waktu beberapa bulan.

Ketika seseorang mengalami hal tersebut, kecurigaan ke arah katarak bisa muncul. Biasanya dokter akan memeriksa kejernihan lensa mata.

4 dari 5 halaman

7. Penglihatan Ganda

Diplopia, atau disebut juga penglihatan ganda, bisa menjadi gejala katarak pada mata. Penglihatan ganda yang dimaksud adalah ketika Anda melihat dengan satu mata.

Di tahap awal, katarak membuat kekaburan dalam penglihatan. Hal tersebut hanya akan pengaruhi sebagian kecil lensa mata sehingga mungkin tak terlalu dirasakan.

Seiring dengan bertambahnya ukuran, lebih banyak lensa akan tertutup katarak yang mengganggu cahaya yang akan melewatinya. Penderita katarak pun bisa mengalami diplopia alias penglihatan ganda.

Itulah deretan gejala katarak yang terkadang tidak disadari. Bila Anda mengalami satu atau lebih tanda di atas, segera periksakan ke dokter spesialis mata.

Jika dideteksi dini dan ditangani dengan tepat, Anda bisa terhindar dari berbagai komplikasi yang mungkin terjadi.

Bila masih ada pertanyaan seputar kesehatan mental, konsultasikan pada ahlinya lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar