Sukses

Ini yang Terjadi pada Kualitas Sperma Jika Anda Merokok

Tak hanya meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, merokok juga bisa memengaruhi kualitas sperma.

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian besar orang tahu bahwa merokok sangat buruk bagi kesehatan tubuh. Banyak pula penelitian yang telah membuktikan bahwa rokok dapat meningkatkan risiko kanker, penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan sejumlah masalah kesehatan lainnya. Selain itu ternyata rokok juga bisa mengganggu kualitas sperma pada pria?

Berdasarkan beberapa penelitian terakhir, rokok memang telah terbukti bisa menurunkan kualitas sperma. Tentunya, ini adalah kabar buruk bagi perokok yang sedang berusaha untuk memiliki anak.

Pengaruh negatif rokok pada kualitas sperma

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa merokok dikaitkan dengan penurunan jumlah sperma, penurunan pergerakan sperma, dan bentuk sperma yang buruk. Efek negatif merokok paling besar dirasakan pada pria dengan gangguan sperma sebelumnya dan juga dirasakan paling besar pada perokok berat.

Beberapa gangguan pada sperma yang ditemukan dari para perokok, yaitu:

  • Konsentrasi sperma menurun

Konsentrasi sperma mengacu pada jumlah sperma yang ditemukan dalam jumlah semen yang diukur pada penelitian. Semen adalah cairan yang keluar saat ejakulasi, dan di dalam cairan ini ditemukan sperma yang berfungsi membuahi sel telur wanita. Penelitian menunjukkan penurunan konsentrasi sperma sebesar 23 persen pada pria yang merokok.

  • Motilitas sperma yang buruk

Motilitas sperma mengacu pada kemampuan sperma untuk bergerak. Jika tidak bisa bergerak dengan benar, sperma akan kesulitan mencapai sel telur dan membuahinya.

Pada pria yang merokok, peneliti menemukan penurunan pergerakan sperma sehingga kemampuan untuk membuahi sel telur juga kecil.

  • Morfologi sperma tidak beraturan

Morfologi sperma mengacu pada bentuk sperma. Pada pria yang hobi merokok, jumlah sperma dengan bentuk tidak normal ditemukan lebih banyak. Peneliti mengatakan bahwa kondisi sperma yang demikian umumnya tidak mampu berenang dengan baik untuk mencapai sel telur. Sebagai akibatnya, sperma tidak mampu membuahi sel telur.

  • DNA sperma rusak

DNA adalah materi genetik yang berada di dalam inti sel dan merupakan pembawa sifat yang akan diturunkan. Kualitas DNA yang baik sangatlah penting untuk menjaga kelangsungan sel dan terbetuknya cikal bakal bayi yang sehat.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sperma perokok berisiko mengalami kerusakan DNA. Sperma dengan DNA yang rusak dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pembuahan, perkembangan embrio, implantasi embrio, dan peningkatan angka keguguran.

Selain merusak sperma, racun dari rokok juga dapat menyebabkan gangguan ereksi. Fakta yang ada menyebut bahwa merokok berhubungan dengan peningkatan risiko terjadinya disfungsi ereksi sebesar tiga kali lipat. Semakin banyak batang rokok yang diisap oleh pria, semakin besar pula kemungkinan dirinya untuk menderita disfungsi ereksi.

Perlu Anda ketahui, disfungsi ereksi tidak sama dengan gangguan kesuburan. Pada disfungsi ereksi, penis pria akan sulit untuk ereksi sehingga sperma juga akan sulit untuk dikeluarkan.

Fakta yang mengerikan, bukan? Mulai saat ini, berhentilah merokok agar kualitas sperma tidak mengalami gangguan dan Anda juga terhindar dari disfungsi ereksi. Tak hanya itu, berhenti merokok juga turut meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup Anda secara keseluruhan, lo.

(NB/ RVS)

1 Komentar