Sukses

Ini yang Terjadi pada Kualitas Sperma Jika Anda Merokok

Merokok memiliki segudang bahaya bagi kesehatan. Namun, benarkah merokok bisa menurunkan kualitas sperma? Mari simak faktanya berikut ini.

Sebagian besar orang tahu bahwa kebiasaan mengisap rokok sangat buruk bagi kesehatan tubuh. Banyak penelitian yang telah membuktikan rokok dapat meningkatkan risiko kanker, penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan sejumlah masalah kesehatan lainnya.

Selain itu ternyata rokok juga bisa mengganggu kualitas sperma pada pria. Berdasarkan beberapa penelitian terakhir, rokok memang telah terbukti bisa menurunkan kualitas sperma. 

Tentunya, ini adalah kabar buruk bagi perokok yang sedang berusaha untuk memiliki anak.

Bahaya Rokok bagi Kualitas Sperma

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa merokok dikaitkan dengan penurunan jumlah sperma, penurunan pergerakan sperma, dan bentuk sperma yang buruk.

Efek negatif merokok paling besar dirasakan pada pria dengan gangguan sperma sebelumnya dan juga dirasakan paling besar pada perokok berat.

Artikel Lainnya: Dampak Merokok yang Bisa Merusak Penampilan

Beberapa gangguan pada sperma yang ditemukan akibat kebiasaan mengisap rokok, yaitu:

  • Konsentrasi Sperma Menurun

Konsentrasi sperma mengacu pada jumlah sperma yang ditemukan dalam jumlah semen dan diukur pada penelitian. Semen adalah cairan yang keluar saat ejakulasi, dan di dalam cairan ini ditemukan sperma yang berfungsi membuahi sel telur wanita. Penelitian menunjukkan penurunan konsentrasi sperma sebesar 23 persen pada pria yang merokok.

  • Motilitas Sperma yang Buruk

Motilitas sperma mengacu pada kemampuan sperma untuk bergerak. Jika tidak bisa bergerak dengan benar, sperma akan kesulitan mencapai sel telur dan membuahinya.

Pada pria yang merokok, peneliti menemukan penurunan pergerakan sperma sehingga kemampuan untuk membuahi sel telur juga kecil.

Artikel Lainnya: Kelainan Sperma yang Harus Pria Waspadai, Apa Saja?

  • Morfologi Sperma Tidak Beraturan

Morfologi sperma mengacu pada bentuk sperma. Pada pria yang memiliki kebiasaan merokok, jumlah sperma dengan bentuk tidak normal ditemukan lebih banyak.

Peneliti mengatakan bahwa kondisi sperma yang demikian umumnya tidak mampu berenang dengan baik untuk mencapai sel telur. Akibatnya, sperma tidak mampu membuahi sel telur.

  • DNA Sperma rusak

DNA adalah materi genetik yang berada di dalam inti sel dan merupakan pembawa sifat yang akan diturunkan. Kualitas DNA yang baik sangatlah penting untuk menjaga kelangsungan sel dan terbentuknya cikal bakal bayi yang sehat.

Beberapa penelitian menunjukkan sperma perokok berisiko mengalami kerusakan DNA. Sperma dengan DNA yang rusak dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pembuahan, perkembangan embrio, implantasi embrio, dan peningkatan angka keguguran. 

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa merokok merupakan faktor penyebab kualitas sperma menurun.

Selain merusak sperma, racun dari rokok juga dapat menyebabkan gangguan ereksi. Fakta yang ada menyebut bahwa merokok berhubungan dengan peningkatan risiko terjadinya disfungsi ereksi sebesar tiga kali lipat.

Semakin banyak batang rokok yang diisap oleh pria, semakin besar pula kemungkinan dirinya untuk menderita disfungsi ereksi.

Perlu diketahui, disfungsi ereksi tidak sama dengan gangguan kesuburan. Pada disfungsi ereksi, penis pria akan sulit untuk ereksi sehingga sperma juga akan sulit untuk dikeluarkan.

Artikel Lainnya: Arti di Balik Warna Sperma Anda 

Lakukan Ini untuk Kembalikan Kualitas Sperma

Kualitas sperma yang buruk akibat merokok kerap dikaitkan dengan infertilitas atau ketidaksuburan. 

Infertilitas adalah kondisi ketika pria memiliki kemampuan yang rendah untuk membuahi sel telur. Hal ini biasanya bergantung pada kualitas sel spermanya. Terkadang, ketidaksuburan dihubungkan dengan fungsi seksual dan kualitas air mani.

Ada berbagai faktor penyebab infertilitas, di antaranya dipicu oleh kondisi genetika, kesehatan, kebugaran, penyakit, dan paparan zat-zat berbahaya ke dalam tubuh.

Untuk mengembalikan kualitas sperma, ada beberapa tips gaya hidup dan pola makan sehat yang dapat Anda ikuti. Berikut beberapa tipsnya:

  1. Berhenti merokok.
  2. Lakukan olahraga atau aktivitas fisik rutin.
  3. Hindari stres berlebihan.
  4. Konsumsi vitamin C dan D sesuai dosis anjuran dari dokter.
  5. Tidur yang cukup sekitar 7-8 jam setiap malam.
  6. Hindari konsumsi alkohol.
  7. Perbanyak aktivitas kegemaran atau latihan fisik untuk mengurangi tingkat stres.
  8. Menjaga lingkar pinggang dan berat badan ideal.
  9. Cukupi suplementasi asam folat dan zinc harian.

Mulai saat ini berhentilah merokok agar kualitas sperma tidak mengalami gangguan dan Anda terhindar dari disfungsi ereksi. Seperti yang telah diuraikan tadi, merokok menjadi salah satu penyebab sperma tidak subur.

Tak hanya itu, berhenti merokok juga turut meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup Anda secara keseluruhan. 

Cari tahu informasi kesehatan lainnya dengan membaca artikel aplikasi KlikDokter.

(OVI/JKT)

Referensi:

Healthline. Diakses 2022. 10 Ways to Boost Male Fertility and Increase Sperm Count

1 Komentar