Sukses

Hindari Lakukan Ini Saat Anak Tantrum di Tempat Umum

Tantrum adalah masalah perilaku anak yang kerap dihadapi orang tua. Namun, hindari hal di bawah ini saat anak tantrum di tempat umum.

Klikdokter.com, Jakarta Tantrum merupakan suatu bentuk ekspresi emosional pada anak yang berupa kemarahan meledak–ledak. Sering kali, masalah tantrum pun muncul saat sedang berada di tempat umum. Saat hal tersebut terjadi, emosi Anda pun tidak boleh terpancing dan menanggapinya dengan melakukan hal-hal di bawah ini.

Tantrum sendiri sebenarnya adalah perilaku normal pada si Kecil yang terjadi di usia 15 bulan sampai 6 tahun. Akan tetapi, banyak orang tua yang sangat merisaukan masalah tantrum dan merasa hal itu merupakan perilaku yang buruk.

Pemicu tantrum si Kecil

Perilaku tantrum dapat dikategorikan sebagai perilaku agresif yang dilakukan si Kecil untuk dapat keluar dari kondisi yang membuatnya tidak nyaman. Bentuk tantrum yang sering terjadi adalah menangis meraung-raung, berguling-guling di lantai, berteriak, bahkan ada pula yang menahan napas.

Munculnya tantrum pada si Kecil biasanya dipicu oleh beberapa hal, seperti:

  • Tidak mendapatkan apa yang si Kecil inginkan, sehingga muncul rasa kecewa dan marah
  • Si Kecil tidak bisa menyampaikan apa yang diinginkannya
  • Terlalu lelah atau merasa kelaparan
  • Mencari perhatian orang tua atau sekelilingnya
  • Si Kecil merasa cemburu terhadap adik, kakak, atau anak lainnya

Oleh sebab itu, peran orang tua sangat dibutuhkan dalam mengendalikan emosi dan membuat si Kecil dapat kembali menguasai dirinya ketika sedang tantrum. Jangan sampai Anda justru ikut naik darah dan terpancing tantrum si Kecil.

Sebagai orang tua, yang harus Anda lakukan adalah memastikan segalanya aman dan tenang. Dengan memastikan keamanan, artinya Anda bisa membiarkan si Kecil melampiaskan kemarahannya dengan cara yang benar. Misalnya tidak melukai dirinya sendiri maupun orang lain, serta tidak merusak benda-benda di sekitarnya.

Salah satu teknik yang mungkin bisa Anda lakukan saat si Kecil sedang tantrum adalah dengan menggendong atau mendekapnya secara lembut. Kemudian, Anda bisa mengajaknya ke ruangan atau tempat yang lebih sepi untuk diisolasi sementara waktu.

Di tempat tersebut, Anda tidak perlu menasihatinya panjang lebar. Cukup berikan waktu padanya untuk meluapkan apa yang dirasakan dan itu akan mencegah Anda sebagai orang tua menggunakan kekerasan.

Jangan lakukan ini saat si Kecil tantrum di tempat umum

Si Kecil tantrum di tempat umum memang sering terjadi dan tidak jarang membuat orang tua merasa malu. Meski begitu, ada banyak hal yang tidak boleh dilakukan saat hal tersebut terjadi. Beberapa di antaranya adalah:

  • Menasihati si Kecil

Saat si Kecil sedang meledak, hindari menasihatinya dengan harapan si Kecil akan diam dan berperilaku baik.

Alih-alih menjadi baik, tindakan ini justru dapat membuatnya semakin marah dan tantrum pun akan semakin menjadi-jadi. Si Kecil tidak akan mendengar segala perkataan Anda di saat perasaannya sedang kacau dan marah.

  • Menghukum anak dengan kekerasan fisik

Tantrum bukanlah suatu kenakalan. Ingatlah bahwa tantrum merupakan perilaku agresif yang terjadi karena si Kecil tidak mampu mengontrol dirinya sendiri.

Hindari menghukum si Kecil dengan melakukan tindak kekerasan fisik seperti mencubit, menjewer, mengurungnya dalam kamar mandi, dan lain sebagainya. Secara tidak langsung, Anda juga mengajarkan si Kecil untuk menggunakan cara kekerasan jika menghadapi suatu masalah.

  • Memberikan apa yang mereka mau

Memberikan apa yang si Kecil mau atau inginkan merupakan jalan pintas untuk menghentikan tantrum. Tapi, hal ini hanya bersifat sementara dan justru akan memberikan efek negatif pada perkembangannya.

Si Kecil akan berpikir bahwa meraung-raung, menangis, maupun berteriak adalah cara yang mudah dan tepat untuk mewujudkan segala keinginannya.

Meskipun tantrum merupakan hal wajar, tapi bila tidak ditanggapi dengan cara yang benar, tentunya akan berpengaruh pada perkembangan emosi anak, terutama bila hal tersebut terjadi di tempat umum. Cara Anda menanggapi saat si Kecil tantrum akan sangat berpengaruh pada cara pandangnya kelak.

[MS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar