Sukses

Cara Memperbesar Penis dengan Cara Alami dan Medis

Pria sering penasaran dengan cara memperbesar penis. Mereka yang tak puas dengan ukurannya, perlu hati-hati karena tak semua cara aman.

Klikdokter.com, Jakarta Ukuran penis seseorang dipercaya sebagai simbol kejantanan dan dapat menunjukkan maskulinitas seorang pria. Hal ini membuat banyak pria ingin memiliki ukuran penis besar. Bagi yang merasa miliknya kecil, akan mencari berbagai cara untuk memperbesar penis. Bahkan tidak jarang sampai melakukan metode yang tidak masuk akal.

Sebenarnya, anggapan bahwa kejantanan pria diukur dari besar atau tidaknya penis adalah pemikiran kuno yang seharusnya sudah lama ditinggalkan. Sebab, sama sekali bukan itu indikatornya.

Pada dasarnya memang ada beberapa cara untuk memperbesar penis. Namun jika Anda salah memilih, akibatnya bisa sangat fatal.

Beberapa teknik ini dapat Anda coba untuk memperbesar penis, dari yang alami sampai medis.

1 dari 3 halaman

Memperbesar Penis dengan Cara Alami

Apabila Anda sangsi akan obat-obatan dan teknik tidak masuk akal yang belum tentu aman bagi kesehatan, beberapa cara memperbesar penis secara alami berikut ini dapat Anda pertimbangkan.

1. Turunkan Berat Badan

Cara yang aman bagi kesehatan untuk memperbesar ukuran penis adalah dengan menurunkan berat badan. Berat badan berlebih membuat timbunan lemak di sekitar penis sehingga hal ini dapat membuat penis terlihat lebih kecil.

Dengan menurunkan berat badan, lemak di sekitar penis akan berkurang sehingga batang penis akan lebih terlihat.

2. Hindari Stres

Stres menjadi pemicu kontraksi otot-otot penis dan penyempitan arteri. Hal ini dapat mengakibatkan aliran darah menuju penis menjadi terhambat sehingga dapat mempengaruhi ukuran penis.

3. Kompres Air Hangat

Teknik utama yang menjadi kunci untuk melakukan teknik lainnya adalah dengan mengompreskan air hangat pada penis. Hal ini dapat membuat kulit penis menjadi lentur sehingga dapat mengurangi memar dan dapat memudahkan proses pengurutan.

4. Jelqing

Jelqing adalah salah satu metode kuno dari Arab untuk memperbesar ukuran penis secara alami. Metode ini dapat dilakukan tidak lebih dari 10 menit, asal dilakukan secara tepat.

Artikel Lainnya: Ukuran Penis yang Normal Berdasarkan Ras

Hal pertama perlu Anda lakukan untuk melakukan jelqing adalah dengan membuat penis ereksi terlebih dahulu. Setelah ereksi, lakukan pijatan menggunakan telunjuk dan jempol membentuk tanda “oke”. Pijat pangkal penis hingga kepala penis secara berulang. Apabila diperlukan, oleskan pelumas untuk mencegah terjadinya gesekan.

5. Vakum Pembesar

Vakum Pembesar penis layaknya vakum yang menyedot, cara kerja alat ini adalah dengan menyedot penis Anda. Anda memasukkan penis ke dalam alat itu dan kemudian seperti divakum, sehingga membuatnya ereksi dan sedikit lebih besar. Lalu, Anda menjepit penis dengan alat seperti cincin ketat untuk mencegah darah kembali ke tubuh.

Apa kekurangannya? Efeknya hanya berlangsung selama Anda mengaktifkan cincinnya. Menggunakannya selama lebih dari 20 hingga 30 menit pun dapat menyebabkan kerusakan jaringan.

Terkadang, alat ini juga digunakan sebagai pengobatan disfungsi ereksi, tetapi belum terbukti sebagai pembesar alat vital.

6. Konsumsi Ginkgo Biloba

Mengonsumsi Ginkgo Biloba dipercaya dapat meningkatkan aliran darah menuju penis. Hal ini membuat ukuran penis terlihat besar.

Ginkgo Biloba sendiri merupakan tanaman herbal yang berasal dari Cina.

7. Rutin Olahraga

Rutin dalam berolahraga memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya dapat memperbesar ukuran penis secara alami.

Olahraga dapat membuat aliran darah lancar sehingga penis pun dapat teraliri darah dengan lancar. 

8. Memperbesar dengan Beban

Latihan beban atau peregangan tidak akan memperbesar penis Anda karena penis bukan otot. Namun, dengan melakukan cara ini, penis diberi beban dengan maksud agar memanjang. Perlu diketahui, cara ini cukup berisiko, termasuk robeknya jaringan, pecahnya pembuluh darah, dan masalah lainnya.

Artikel Lainnya: Kenali Efek Penis Filler pada Kesehatan

Perlu diketahui, metode ini tidak dapat membuat ukuran penis menjadi lebih besar secara permanen, melainkan sementara. Selain itu, beberapa pihak masih menyangsikan metode ini sehingga tidak dianjurkan untuk sering dilakukan.

2 dari 3 halaman

Metode Medis untuk Memperbesar Penis

Selain menggunakan teknik alami, cara medis seperti mengonsumsi pil atau suplemen dan operasi dapat menjadi opsi apabila Anda menginginkan ukuran penis lebih besar.

1. Pil, Suplemen, atau Krim

Produk pil, suplemen atau krim mengklaim sebagai obat pembesar penis yang instan. Kandungan pada produk tersebut pun bermacam-macam, seperti mineral, vitamin, herbal, dan hormon.

Namun, belum ada penelitian ilmiah yang dapat membuktikan efektivitas produk-produk ini sebagai obat pembesar penis yang aman dan ampuh.

Sayang sekali, ketiganya tidak membuat perbedaan. "Saya pikir aman untuk mengatakan bahwa semua itu omong kosong," kata Jennifer Berman, MD, seorang ahli urologi di Beverly Hills dan penulis buku Secrets of the Sexually Satisfied Woman.

2. Operasi

Menurut dr. Alvin Nursalim SpPD dari KlikDokter, satu-satunya cara memperbesar penis adalah dengan operasi, meskipun tentu ada risikonya.

Artikel Lainnya: 5 Hal Ini Bisa Bikin Penis Mengecil

"Sampai saat ini, satu-satunya jalan memperbesar penis memang harus operasi. Kalau pakai minyak lintah, pil, krim, dan segala macamnya, itu tidak benar," katanya.

Terkait proses pembesaran penis lewat operasi, ada dua cara dasar, yakni:

  • Memperpanjang Penis

Prosedur paling umum adalah memotong ligamen yang menghubungkan penis ke tulang panggul. Ligamen ini melekatkan penis ke area kemaluan dan memberikan dukungan selama ereksi.

Jika ahli bedah memotong ligamen, ini mengubah sudut penis, yang dapat membuatnya terlihat lebih panjang. Untuk mencegah ligamen menempel kembali, seorang pria biasanya akan membutuhkan beban atau alat peregangan setiap hari selama sekitar enam bulan.

  • Memperlebar Penis

Bagi pria yang menganggap diameter penisnya terlalu kecil, prosedur yang lebih kontroversial adalah menyuntikkan sel-sel lemak ke dalam penis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan ketebalan atau membuat lebar.

The American Urologic Association menyatakan bahwa prosedur ini belum terbukti aman atau efektif untuk meningkatkan ketebalan atau panjang penis pada orang dewasa.

Sebelum Anda mengambil jalan pintas untuk memperbaiki penis, lebih baik pertimbangkan risikonya. Sejauh ini sebenarnya belum ada cara yang benar-benar ampuh.

Selain itu, tak ada organisasi medis besar yang menyetujuinya. Apalagi, efek samping dari pemanjangan penis lewat cara operasi pun cukup banyak, termasuk infeksi, kerusakan saraf, sensitivitas berkurang, dan kesulitan ereksi.

Bekas lukanya pun mengganggu, bisa membuat Anda memiliki penis yang lebih pendek daripada sebelumnya. Pelebaran penis bahkan lebih kontroversial. Efek samping dapat menjadi tidak sedap dipandang, penis menjadi tidak rata dan bergelombang.

Belum puas dengan ukuran penis Anda? Jangan sembarangan mencari cara memperbesar penis. Jika Anda memiliki keinginan untuk memperbesar organ ini, Anda benar-benar perlu konsultasi dengan dokter spesialis untuk menentukan apakah hal itu perlu dilakukan atau tidak. Jadi, jangan gegabah mengambil keputusan jika tidak ingin mengalami hal yang fatal ya.

[MS/ RVS]

4 Komentar