Sukses

Mengenal Jenis-jenis Air Minum Kemasan

Ada berbagai jenis air minum dalam kemasan yang perlu Anda tahu. Apa sajakah itu? Simak beberapa jenis air minum kemasan yang ada berikut ini!

Tubuh manusia membutuhkan asupan air paling tidak 1,5-2 liter setiap harinya agar dapat berfungsi dengan baik. Air minum harus bebas dari bahan-bahan yang berpotensi mengakibatkan gangguan kesehatan.

Air yang didapatkan dari alam dan dapat diminum harus tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak memiliki rasa. 

Namun, seiring berkembangnya teknologi, jenis air minum kemasan memiliki inovasi seperti ada gelembung, rasa lebih manis, dan lebih segar.

Jenis air minum dalam kemasan biasanya dikemas di dalam botol plastik atau botol kaca. Agar Anda tidak bingung memilih, kenali jenis-jenis air minum dalam kemasan di bawah ini:

Artikel Lainnya: Perlukah Air Minum Mengandung Mineral?

1 dari 8 halaman

1. Air Mineral

Air mineral merupakan air yang mengandung berbagai mineral. Air ini didapatkan dari sumber air alami dan kemudian diproses agar lebih higienis. 

Air mineral juga dapat memiliki komposisi mineral yang berbeda-beda berdasarkan sumber airnya, dan bergantung pada produsen yang menyusun komposisi air mineral tersebut. Air mineral memiliki manfaat kesehatan, seperti membantu pencernaan.

2 dari 8 halaman

2. Air Demineralized

Jenis air minum kemasan yang mengalami demineralisasi mengalami beberapa pemrosesan, sehingga menjadi bebas mineral. Air minum ini telah mengalami proses pemurnian, sehingga memiliki kadar fluorida lebih rendah. 

Fluorida merupakan mineral yang normal berada pada air alam. Fluorida berfungsi melindungi gigi dari pembentukan lubang gigi. Namun, jika asupannya berlebihan terutama pada bayi, dapat menyebabkan fluorosis gigi.

3 dari 8 halaman

3. Air Alkali

Air alkali merupakan air minum kemasan dengan pH air lebih dari 7. Air ini diklaim dapat memberikan manfaat kesehatan. 

Meski demikian, masih dibutuhkan penelitian yang lebih mendalam dan berskala besar untuk menunjukkan apakah air alkali dapat memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar ketimbang air minum dalam kemasan lainnya.

4 dari 8 halaman

4. Sparkling Water

Air minum jenis ini kadang disebut sebagai air berkarbonasi atau air soda. Proses pembuatannya melibatkan gas karbon dioksida saat berada di bawah tekanan.

Sparkling water menawarkan sensasi berbeda dari air biasa. Jenis air minum dalam kemasan ini bisa menjadi pilihan jika Anda menginginkan minuman bersoda tanpa gula atau pemanis buatan. 

Saat diminum, minuman ini memberikan sensasi menyegarkan. Sensasi ini dikarenakan adanya gelembung-gelembung di dalam air minum tersebut.

Artikel Lainnya: Bahaya Meninggalkan Air Kemasan di Dalam Mobil

5 dari 8 halaman

5. Air Distilasi

Jenis air ini sering disebut juga air suling. Sebelumnya air ini melewati proses rebus, lalu uapnya dikumpulkan dan dikondensasikan kembali menjadi cairan.

 Air suling adalah pilihan yang baik ketika Anda tinggal atau mengunjungi suatu tempat yang pasokan airnya mungkin terkontaminasi.

Namun, karena tidak ada vitamin dan mineral di dalam air suling, maka tidak ada manfaat kesehatannya. Faktanya, ini berpotensi merugikan, karena air non-mineralisasi cenderung menarik mineral dari tubuh, khususnya gigi.

6 dari 8 halaman

6. Purified Water

Air yang sudah dimurnikan (purified water) biasanya berupa air tanah atau air keran yang sudah diolah agar zat berbahaya, seperti bakteri, parasit, dan jamur hilang.

Seperti air suling, air yang dimurnikan adalah pilihan yang baik jika sumber air langsung Anda terkontaminasi. Konon, banyak negara di dunia ini yang memurnikan air keran.

7 dari 8 halaman

7. Infused Water

Infused water adalah air yang terasa manis karena pemanis buatan atau gula, dan memiliki perasa buatan ataupun alami. Air jenis ini juga dapat menambah variasi asupan air karena ada begitu banyak rasa yang tersedia. 

Perasa dapat ditambahkan secara alami dengan memasukkan buah dan sayuran ke dalam air kemasan. 

Anda juga dapat membeli infused water yang dijual bebas dengan berbagai manfaat yang ditawarkan buah dan sayur di dalamnya.

Sebenarnya, tidak ada satu jenis air pun yang menjanjikan manfaat kesehatan yang lebih besar dibanding yang lain. 

Selama air yang Anda minum bersih dan tidak menggunakan kemasan plastik atau botol yang diisi air mineral berulang-ulang, maka umumnya aman.

Artikel Lainnya: Benarkah Air Mineral dalam Botol Mengandung Mikroplastik?

Jika kemasan air minum buruk, bisa meningkatkan risiko perkembangbiakan kuman di dalam kemasan yang bahkan dapat menyebabkan diare

Selain itu, kemasan plastik juga sebaiknya tidak dibiarkan terpapar sinar matahari atau terkena suhu tinggi. Karena, dapat terjadi pelepasan bahan kimia plastik ke dalam air minum kemasan. 

Ketika minum air, fokus utamanya adalah agar tetap terhidrasi dan memastikan minum cukup air secara teratur.

Bila ingin tanya lebih lanjut seputar pemilihan jenis air minum, konsultasi ke dokter via LiveChat KlikDokter.

(FR/AYU)

Referensi:

  • Healthline. Diakses 2022. Thirsty? Here Are 9 Types of Water You Can Drink.

 

0 Komentar

Belum ada komentar