Sukses

Ini Penyebab Migrain Saat Haid dan Cara Mengatasinya

Selain mood swing, kram perut, atau nyeri punggung, keluhan lain saat haid adalah migrain. Ini penyebab dan cara mengatasinya.

Klikdokter.com, Jakarta Kram perut, lemas, nyeri punggung, mood swing, mual, hingga nyeri payudara adalah keluhan yang umum dirasakan wanita saat sedang haid. Seolah itu tak cukup mengganggu, kadang beberapa wanita juga merasakan migrain. Yuk ketahui penyebabnya sekaligus cara mengatasinya.

Beberapa jenis kepala memang dikaitkan dengan perubahan kadar estgrogen dan progesterol. Tak sedikit wanita yang mengalami migrain saat haid (menstrual migraine).

Menurut penjelasan dari dr. Sara Elise Wijono, MRes, dari KlikDokter, hormon reproduksi di dalam tubuh selalu berfluktuasi, mengalami kenaikan dan penurunan sesuai dengan masa siklus haid.

“Diperkirakan, keluhan sakit kepala berkaitan dengan penurunan kadar hormon estrogen menjelang menstruasi, dan beberapa hari pertama saat terjadi siklus menstruasi,” jelasnya.

Penyebab migrain saat menstruasi

Berikut ini adalah kemungkinan penyebab migrain yang Anda keluhkan saat haid.

  1. Menstruasi itu sendiri

Dilansir dari WebMD, sekitar 60 persen wanita mengalami migrain. Perubahan drastis kadar hormon wanita estrogen dan progesteron bisa memicu serangan sakit kepala.

  1. Pil KB

Sebelumnya disebutkan bahwa sakit kepala berhubungan dengan turunnya kadar hormon estrogen jelang haid. Kata dr. Sara, efek tersebut juga berlaku saat seorang wanita mengonsumsi pil KB.

Ia mengungkapkan, “Bagi beberapa wanita, pil KB dapat membantu mengurangi keparahan gejala. Sementara pada beberapa lainnya, pil KB justru dapat memperparah gejala. Ini terjadi karena pil KB punya kandungan yang mengurangi dan menyerupai hormon reproduksi wanita.”

  1. Perimenopause

Beberapa tahun sebelum menopause, biasanya kadar estrogen akan naik turun. Banyak wanita yang merasakan sakit kepala tipe tegang, yang diakibatkan oleh stres dan migrain.

1 dari 2 halaman

Cara mencegah dan mengatasi migrain saat haid

Meski risiko terjadinya sakit kepala saat haid cenderung tinggi, tetapi dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter menyarankan Anda untuk tidak terlalu khawatir. Karena, pada dasarnya sakit kepala saat haid bisa dicegah.

  • Istirahat cukup

Jika Anda sering begadang atau kurang tidur, tak heran Anda mengalami sakit kepala saat haid.

“Fakta menyebutkan bahwa kurang tidur bisa meningkatkan risiko sakit kepala saat haid. Karenanya, pastikan Anda tidur cukup selama 7-8 jam dalam sehari,” kata dr. Astrid.

  • Rutin olahraga

Salah satu manfaat olahraga adalah mencegah sakit kepala saat haid. “Lakukan olahraga intensitas sedang seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang,” saran dr. Astrid.

Jika memang sakit kepala tetap terjadi, keluhannya tidak akan separah dibandingkan kalau Anda tidak berolahraga.

  • Kelola stres dengan baik

Sakit kepala, baik saat haid maupun kondisi lainnya bisa terjadi jika Anda mengalami stres berkepanjangan. Karenanya, cara mencegah yang paling tepat adalah dengan mengatasi stres tersebut. Anda bisa melakukan meditasi, yoga, atau melakukan hobi yang positif.

  • Perhatikan pola makan

Atur pola makan dengan menu bergizi seimbang. Selingi waktu makan dengan camilan sehat seperti kacang-kacangan atau buah-buahan. Ada pula beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi.

“Beberapa makanan yang berkaitan dengan sakit kepala adalah cokelat, kafein, alkohol, pemanis buatan seperti aspartame, daging olahan, dan keju,” sebut dr. Astrid.

Jika keluhan migrain sudah terlanjur terjadi, yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Konsumsi obat antinyeri seperti ibuprofen. Ikuti anjuran dosis yang tertulis dalam kemasan.
  • Minum cukup air putih agar tubuh terhidrasi dengan baik.
  • Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh.
  • Hindari menghirup bau menyengat.
  • Hindari cahaya yang terlalu terang.

Selain itu, kalau Anda mengonsumsi pil KB, dr. Sara menyarankan untuk membuat catatan kapan saja migrain terjadi beserta siklus haid.

“Fungsinya adalah untuk membantu menentukan apakah sakit kepala tersebut berkaitan dengan hormon atau tidak,” ucap dr. Sara.

Semoga artikel ini dapat membantu menemukan kemungkinan penyebab migrain saat haid yang Anda alami. Jika sudah terlanjur terjadi, lakukanlah langkah-langkah yang disebutkan sebelumnya. Untuk menemukan penyebabnya secara pasti, lakukan konsultasi dengan dokter agar bisa dilakukan pemeriksaan yang dibutuhkan, sehingga penanganannya tepat sasaran.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar