Sukses

Benarkah Roti Putih Bikin Gemuk?

Roti putih sering dianggap bisa bikin gemuk dengan cepat. Apakah asumsi tersebut terbukti secara medis?

Klikdokter.com, Jakarta Sangat mudah untuk menemukan jenis roti putih di toko-toko roti di Indonesia. Roti jenis ini sering hadir di meja makan. Selain enak dan relatif murah, roti putih juga bisa dikombinasikan dengan segala jenis pelengkap seperti selai, butiran cokelat, mentega, dan lainnya.

Namun, di balik kenikmatan yang ditawarkan, roti putih konon bisa bikin gemuk dengan cepat. Apakah Anda juga berpikir sama?

Perlu Anda tahu, roti putih umumnya terbuat dari tepung terigu yang berasal dari biji gandum giling. Proses penggilingan tersebut menghilangkan minyak alami yang terdapat di dalam biji gandum, sehingga tepung dapat berumur lebih panjang. Akan tetapi, proses penggilingan dan pengolahan yang panjang membuat biji gandum kehilangan banyak zat bermanfaat, seperti vitamin, mineral, dan serat.

Biji gandum yang sudah berbentuk tepung terigu digolongkan sebagai karbohidrat sederhana. Jenis zat gizi ini lebih mudah dicerna di dalam tubuh dan memiliki indeks glikemik yang cenderung tinggi. Beberapa contoh makanan yang mengandung karbohidrat sederhana selain roti putih, misalnya kue talam, risoles, cakwe, nasi putih, lapis legit, lapis surabaya, bolu, nastar, kastengel, dan putri salju.

Makan roti bikin cepat gemuk?

Telah disinggung sebelumnya, roti putih merupakan jenis asupan yang mengandung karbohidrat sederhana sehingga mudah dicerna oleh tubuh. Hal ini membuat Anda lebih cepat lapar meski baru saja mengonsumsinya.

Di samping itu, konsumsi roti putih juga bisa meningkatkan kadar gula darah karena mengandung indeks glikemik yang tinggi. Apabila Anda mengonsumsi roti putih secara berlebihan, kelebihan gula dari proses pencernaan roti juga akan cepat disimpan dalam bentuk lemak.

Hal-hal itulah yang menjadi alasan mengapa makanan berbahan dasar tepung seperti roti putih bisa bikin cepat gemuk.

Adakah solusinya?

Bagi Anda yang suka sekali makan roti, sebaiknya gantilah dengan roti gandum utuh sebagai pilihan utama. Roti jenis ini biasanya berwarna kecokelatan dengan tekstur yang agak kasar.

Roti gandum utuh memiliki kandungan gizi yang jauh lebih baik daripada roti putih. Selain itu, mengonsumsi roti gandum utuh juga bisa bikin perut kenyang lebih lama sehingga Anda mampu mengendalikan diri untuk tidak makan berlebihan.

Tidak terlalu suka dengan roti gandum lantaran sudah terlanjur jatuh hati dengan roti putih? Anda masih bisa mengonsumsinya, asalkan menyisipkan banyak sayuran ke dalam sajian roti yang dikonsumsi setiap pagi. Sehingga, roti putih kesukaan Anda akan memiliki tambahan serat, vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.

Meski demikian, hindari mengonsumsi roti gandum atau roti putih secara berlebihan sekalipun sudah diberi tambahan sayuran ke dalamnya. HaI ini perlu Anda perhartikan, terutama jika Anda sudah mengalami penyakit diabetes atau mengalami kelebihan berat badan.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar