Sukses

Manfaat Ketumbar untuk Kesehatan Saat Puasa

Jangan ragu menambahkan ketumbar sebagai bumbu masakan, karena ada manfaat untuk kesehatan yang bisa Anda rasakan saat puasa.

Klikdokter.com, Jakarta Ketumbar termasuk rempah-rempah yang tersedia di dapur. Biasanya ketumbar dipakai sebagai bumbu untuk masakan seperti sate, bacem, ayam goreng atau ayam bakar, hingga dendeng. Tak cuma menyedapkan makanan, ketumbar juga baik untuk menyokong kesehatan Anda saat puasa.

Tanaman dengan nama latin Coriandrum sativum ini biasanya dijumpai dalam bentuk daun atau biji kecil mirip merica. Dalam bahasa Inggris, ketumbar dikenal sebagai coriander, yang berasal dari bahasa Yunani “koris” yang berarti serangga bau. Bisa jadi karena aromanya yang kuat, terutama saat dilumatkan.

Manfaat ketumbar untuk kesehatan

Kecil-kecil nyatanya manfaatnya besar sekali. Bagi Anda yang sedang menjalankan Ibadan puasa Ramadan, ketumbar bisa ditambahkan ke dalam masakan untuk menjaga saluran cerna.

Saat berpuasa, Anda rentan mengalami masalah pencernaan karena jam makan yang berubah. Hal ini dikemukakan oleh dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter.

"Ketumbar itu banyak sekali manfaatnya. Berkaitan dengan puasa, ketumbar berguna untuk melindungi saluran pencernaan Anda dalam keadaan baik meski ada perubahan jam makan dan minum,” jelasnya.

Masalah pencernaan yang bisa diatasi oleh ketumbar termasuk hilangnya nafsu makan, sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome atau IBS), mual, diare, kejang usus, sembelit, dan gas usus.

Untuk sembelit, penelitian awal menunjukkan bahwa minum teh tertentu yang mengandung adas, senna, licorice, kulit jeruk, cassia cinnamon, ketumbar, dan jahe selama satu bulan dapat mengurangi sembelit pada orang tua.

Sementara terkait IBS, bukti awal menunjukkan bahwa ketika digunakan bersama dengan pengobatan biasa, menggunakan 30 tetes produk yang mengandung lemon, spearmint, dan ketumbar sebanyak tiga kali sehari setelah makan selama 8 minggu dapat mengurangi nyeri perut dan ketidaknyamanan.

1 dari 2 halaman

Manfaat kesehatan ketumbar lainnya

Manfaat ketumbar yang paling banyak dirasakan memang berkaitan dengan masalah pencernaan. Namun, perlindungannya tak hanya sampai di situ. Ketumbar juga baik untuk kondisi seperti:

  • Campak
  • Wasir
  • Sakit gigi
  • Nyeri sendi
  • Infeksi yang disebabkan bakteri dan jamur
  • Bagi beberapa wanita menyusui ketumbar bisa meningkatkan aliran ASI
  • Cacingan
  • Hernia

Untuk sehari-hari, penggunaan ketumbar sangat aman jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Baik itu digunakan sebagai bumbu makanan ataupun untuk obat dalam dosis yang disarankan. Meski demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut terkait manfaat ketumbar.

Tetap waspadai efek sampingnya

Ketumbar memang bahan alami, tetapi tetap saja bisa ada kemungkinan terjadi efek samping, yaitu reaksi alergi hingga peningkatan kepekaan terhadap sinar matahari. Untuk efek samping yang disebutkan terakhir, mungkin kondisi tersebut dapat menempatkan Anda pada risiko yang lebih tinggi mengalami kulit terbakar sinar matahari dan kanker kulit.

Selain dua efek samping yang tersebut, ada pula laporan keluhan diare parah, sakit perut, kulit menjadi gelap, depresi, tidak menstruasi, dan dehidrasi pada wanita yang mengonsumsi 200 ml ekstrak ketumbar 10 persen selama 7 hari. Tak cuma itu, jika ketumbar bersentuhan dengan kulit, pada beberapa orang bisa menyebabkan iritasi dan peradangan.

Di luar dari efek samping yang mungkin terjadi, pada dasarnya ketumbar sangat baik dan aman dikonsumsi saat berpuasa asal tidak berlebihan. Selain itu, perlu juga diperhatikan faktor lainnya seperti usia, kesehatan, serta ada tidaknya kondisi medis tertentu.

Dalam takaran aman, ketumbar sebagai campuran bumbu masakan maupun dikonsumsi dalam bentuk ekstrak bisa mendatangkan manfaat kesehatan untuk tubuh saat berpuasa. Pastikan untuk mengikuti instruksi kemasan (jika mengonsumsi ekstrak atau produk lainnya) atau konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsinya.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar