Sukses

Kenali Program Bayi Tabung seperti yang Dijalani Tya Ariestya

Tiga kali jalani bayi tabung, Tya Ariestya melahirkan putra keduanya. Anda tertarik menjalani program bayi tabung? Ini fakta medisnya.

Klikdokter.com, Jakarta Seperti dilansir dari Liputan6.com, pada Selasa, (30/4) lalu  artis dan presenter Tya Ariestya melahirkan putra keduanya di salah satu rumah sakit di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Sama seperti kehamilan pertamanya, Tya Ariestya hamil melalui program bayi tabung.

Ternyata Tya Ariestya sudah 3 kali menjalani program bayi tabung. Setelah program keduanya gagal, di program bayi tabung yang ketiga ini Tya Ariestya kembali hamil. Masih penasaran ingin miliki anak perempuan, Tya Ariestya dan suami, Muhammad Irfan Ratinggang pun berencana untuk program lagi anak ketiga.

Jika Anda tertarik menjalani program bayi tabung yang dijalani Tya Ariestya, simak fakta medisnya berikut.

Pilih program bayi tabung atau inseminasi buatan?

Program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) merupakan teknologi pembuahan dengan mengambil sel telur dari wanita dan "dipertemukan" dengan sel sperma pria di laboratorium. Setelah terbentuk embrio, kemudian kembali dimasukkan ke dalam rahim.

Selain bayi tabung, terdapat pula program inseminasi buatan. Inseminasi buatan adalah proses peletakan sperma ke saluran reproduksi wanita dengan menggunakan cara buatan.

Proses yang dijalani dimulai dengan meletakkan sperma segar atau sperma yang telah dibekukan (sperma normal, baik bentuk maupun pergerakannya) ke dalam serviks (leher rahim) atau yang disebut dengan Intracervical Insemination (ICI)) atau di dalam rahim wanita atau disebut Intrauterine Insemination (IUI). 

Proses bayi tabung membutuhkan banyak langkah dan biasanya membutuhkan proses hingga beberapa bulan. Meski ada wanita yang langsung berhasil hamil di program bayi tabung pertamanya, namun banyak juga yang membutuhkan lebih dari 1 kali program bayi tabung agar bisa hamil. Walaupun program bayi tabung bisa meningkatkan kemungkinan Anda hamil, namun tidak ada jaminan program ini pasti berhasil karena setiap tubuh wanita berbeda-beda.

Langkah-langkah dalam program bayi tabung

Langkah awal dari program bayi tabung adalah wanita diberi obat-obatan untuk merangsang kesuburan dan merangsang ovarium (indung telur) memproduksi sel telur yang siap dibuahi. Proses ini disebut induksi ovulasi. Dalam proses ini, dokter akan memantau melalui USG atau pemeriksaan darah untuk mengecek kadar hormon dan produksi sel telur.

Setelah ovarium memproduksi cukup sel telur, dokter akan mengeluarkan sel telur tersebut dari tubuh Anda. Kemudian di dalam laboratorium, sel telur akan dipertemukan dengan sel sperma yang disebut dengan proses inseminasi. Sel telur dan sperma disimpan di tempat khusus dan pembuahan terjadi.

Setelah terbentuk embrio, dokter akan memasukkan 1 embrio atau lebih ke dalam rahim. Proses ini disebut dengan transfer embrio. Pada proses tersebut akan dimasukkan sejenis tabung pipih ke dalam serviks hingga ke dalam rahim, untuk memasukkan sel embrio.

Kehamilan akan terjadi jika embrio tersebut menempel di rahim. Oleh karena embrio yang dimasukkan bisa lebih dari 1, maka ada kemungkinan juga Anda bisa hamil bayi kembar. Usai proses ini Anda dapat beraktivitas seperti biasa sambil menunggu keberhasilan hamil atau tidak.

Sama seperti penggunaan obat atau tindakan medis lainnya, program bayi tabung memiliki beberapa efek samping dan risiko yang mungkin terjadi seperti:

  • Perut terasa kembung dan kram
  • Nyeri payudara
  • Perubahan mood (mood swing)
  • Nyeri kepala
  • Reaksi alergi terhadap obat-obatan yang diberikan
  • Perdarahan
  • Infeksi

Kehamilan tentu merupakan anugrah tersendiri bagi setiap pasangan yang sudah menikah. Untuk itu sebelum melakukan program bayi tabung seperti Tya Ariestya, lakukan riset terlebih dahulu mengenai plus minus mengenai program ini. Diskusikan juga dengan dokter kandungan mengenai efek samping dan risiko yang dapat Anda alami saat menjalani program bayi tabung. 

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar