Sukses

Alasan Mengapa Anda Tak Boleh Melewatkan Makan Malam

Sebagian orang menghindari makan malam karena alasan tertentu. Padahal faktanya, makan malam juga bisa memberikan manfaat kesehatan.

Sebagian orang sering melewatkan makan malam karena berbagai alasan. Salah satu alasan yang paling sering adalah karena sedang dalam program diet untuk menurunkan berat badan. Jika Anda merupakan salah satu orang yang tidak makan malam, sebaiknya Anda mempertimbangkannya kembali.  

Mengapa demikian? Beberapa alasan di bawah ini dapat menjadi landasan Anda tetap makan malam setiap hari:

1 dari 4 halaman

1. Berpotensi Menaikkan Berat Badan

Salah satu dampak tidak makan malam adalah dapat menaikkan berat badan. 

Ya, melewatkan makan malam menyebabkan tubuh berada dalam kondisi kelaparan yang panjang. Hal ini justru menyebabkan seseorang makan berlebihan (overeating) pada keesokan harinya.

Pada tahap awal kebiasaan melewatkan makan malam dimulai, bisa saja berat badan sedikit turun. Namun lama kelamaan, berat badan justru cenderung meningkat akibat perilaku overeating yang dilakukan esoknya.

Artikel Lainnya: Tidur dengan Perut Lapar, Waspadai 5 Kondisi Ini

2. Menyebabkan Metabolisme Tubuh Lambat

Kebiasaan tidak makan malam yang dilakukan dalam jangka panjang akan menyebabkan tubuh beradaptasi. Metabolisme tubuh akan melambat dengan tujuan untuk mencegah kelaparan yang berlebihan dalam waktu berjam-jam. 

Lambatnya metabolisme tubuh akan menyebabkan seseorang lebih sulit menurunkan berat badan. Sebaliknya, hal tersebut justru menyebabkan berat badan lebih mudah naik.

2 dari 4 halaman

3. Lebih Rentan Mengalami Stres atau Depresi

Bahaya tidak makan malam lainnya ialah dapat memicu stres, bahkan depresi. Pasalnya, makan malam sering kali tak hanya sekadar waktu untuk mengisi perut, tapi juga menjadi momen untuk berkumpul dengan keluarga, sahabat, atau orang terkasih. Makan malam bisa menjadi suatu cara untuk melepaskan ketegangan dan stres.

Melewatkan makan malam menyebabkan momen berkumpul bersama orang terdekat menjadi hilang. Ini bisa membuat seseorang lebih mudah mengalami stres atau depresi.

4. Menjadi Kelaparan dan Sulit Tidur

Tidak makan malam justru membuat Anda akan kelaparan, yang pada akhirnya memicu sulit tidur. Karena mengganggu tidur, tak jarang justru hal ini membuat godaan untuk makan di tengah malam agar bisa tidur. 

Ingat, kebiasaan makan di tengah malam ikut serta meningkatkan risiko terjadinya obesitas.

Artikel Lainnya: Makan Malam Sebelum Tidur Selalu Buruk bagi Kesehatan?

5. Meningkatkan Risiko Naiknya Asam Lambung

Faktanya, tidak makan malam juga bisa menaikkan asam lambung. Membiarkan tubuh terlalu lama menahan rasa lapar akan membuat Anda merasakan mual dan rasa tak nyaman di perut pada keesokan harinya. Terutama bagi Anda yang memiliki masalah asam lambung, membiarkan perut Anda kosong terlalu lama justru memperparah kondisi. 

Bukan berat badan turun yang dicapai, melainkan masalah naiknya asam lambung akibat tidak makan malam. 

3 dari 4 halaman

Makan Malam yang Menyehatkan

Makan malam sebaiknya tidak boleh dilewatkan. Bahkan jika Anda sedang dalam program menurunkan berat badan, makan malam sebaiknya tetap dilakukan. Namun demikian, tak dapat dimungkiri pula bahwa makan malam dengan strategi yang salah bisa menyebabkan berat badan makin meningkat.

Jadi, perhatikanlah tips makan malam sehat berikut ini: 

  • Perhatikan Waktu Makan Malam

Anda perlu tahu apa yang harus dilakukan agar makan malam jadi menyehatkan dan tak menyebabkan timbangan Anda semakin naik. Hal paling utama yang harus diperhatikan adalah mengenai waktu makan malam.

Sebisa mungkin, usahakan untuk makan malam paling lambat pukul 18.00. Hal ini bertujuan untuk memberikan tubuh waktu yang cukup untuk memetabolisme semua makanan yang dikonsumsi.

Artikel Lainnya: Kapan Jam Terakhir Boleh Makan Malam?

Jika makan malam belum sempat dilakukan pada pukul 18.00, setidaknya usahakan agar makan malam dilakukan paling lambat tiga jam sebelum tidur. Misal, Anda akan tidur pada pukul 22.00, maka usahakan agar makan malam terakhir adalah pada pukul 19.00.

  • Perhatikan Menu Makan Malam

Selain jam makan, menu makan malam juga tak kalah penting. Dibandingkan sarapan dan makan siang, menu makan malam harus lebih ”ringan”. 

Artinya, makan malam harus lebih sedikit porsinya, serta tidak banyak mengandung karbohidrat dan lemak. Sebagai contoh, Anda bisa menyantap sup ayam sayur, tumis sayur dan tempe, salad buah, atau bubur manado sebagai menu makan malam.

  • Hindari Terlalu Kenyang

Makan malam tetap perlu dilakukan, tapi usahakan agar Anda tidak terlalu kenyang. Rasa terlalu kenyang merupakan salah satu tanda bahwa Anda makan terlalu banyak. Selain itu, kekenyangan juga bisa menyebabkan tidur menjadi cenderung kurang nyenyak.

Bila Anda sedang menimbang-nimbang untuk melewatkan makan malam demi mensukseskan program diet Anda, coba pikirkan kembali. Menjalankan program diet tetap bisa dilakukan selama Anda memperhatikan menu dan waktu makan Anda. 

Pilih menu makan malam yang ringan, tapi bergizi, seperti sup ayam sayur, tumis sayur, dan salad. Pastikan juga Anda makan malam setidaknya tiga jam sebelum waktu tidur.

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar