Sukses

8 Hal Penting pada Label Makanan yang Harus Diperhatikan

Stop malas membaca kemasan, karena ada hal penting pada label makanan yang harus Anda perhatikan!

Klikdokter.com, Jakarta Membaca label makanan merupakan salah satu cara mengetahui nilai gizi makanan dalam kemasan. Sayangnya, banyak orang yang tidak melakukannya, entah karena malas ataupun bingung. Ada beberapa hal penting pada label makanan yang harus Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya.

Sebelum meneliti kandungan dan fakta nutrisi, ada baiknya Anda kenali dulu apa saja informasi yang tersimpan dalam label makanan.

"Biasanya dalam label makanan tertera kalori, lemak total, lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, sodium (garam), karbohidrat total, serat, gula, protein, vitamin, dan mineral," ujar dr. Nadia Octavia dari KlikDokter.

Membaca label makanan

Jangan menyepelekan label makanan, karena apa yang terkandung dalam makanan tersebut bisa berdampak pada kesehatan tubuh. Berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda cari tahu dan perhatikan.

1. Ukuran penyajian

Ini memberi tahu Anda berapa jumlah makanan atau minuman berdasarkan informasi gizi. Menurut dr. Nadia, pada label kemasan makanan biasanya tertera tulisan takaran saji (serving size) dan tertulis dalam ukuran cup, buah, butir, dan sebagainya yang diikuti dengan satuan angka seperti gr, mg, atau kg. Karenanya, jangan lewatkan informasi ini karena terkait dengan jumlah kalori dan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

2. Kalori

"Kalori merupakan jumlah energi yang Anda dapat dari porsi makanan yang dikonsumsi. Yang perlu diingat adalah perhatikan jumlah kalori dari lemak pada makanan Anda,"  saran dr. Nadia.

Sebagai aturan umum, Anda harus mempertahankan 300-500 kalori dalam satu kali makan jika Anda berniat menurunkan berat badan.

3.  Totak lemak

Lemak total memberi tahu Anda berapa banyak lemak dalam satu porsi. Beberapa label menuliskan lemak jenuh atau lemak trans beserta jumlahnya. Meski demikian, tak sedikit juga produsen nakal yang tidak menyertakan informasi ini. Alasannya adalah industri makanan seakan mengabaikan fakta bahwa produk mereka mengandung lemak tersebut, dan banyak yang hanya mencantumkan jumlah total lemak.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menghindari makanan dengan kandungan lemak lebih dari 15 gram, apalagi jika Anda sedang dalam program penurunan berat badan.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

4. Kolesterol

Terlalu banyak kolesterol berarti makanan tersebut tinggi lemak. Ingat, jika ingin menjaga asupan lemak, Anda harus menjaga rata-rata asupan kolesterol sekitar 40 gram sehari (10 gram per makan) untuk menurunkan berat badan.

"Untuk kolesterol sebaiknya batasi konsumsinya kurang dari 300 mg/hari. Jika Anda memiliki penyakit jantung, batasi kurang dari 200 mg/hari," ungkap dr. Nadia.

5. Sodium

Menurut perhitungan US Food and Drug Administration (USDA), makanan mengandung sodium rendah jika mengandung tidak lebih dari 140 miligram per porsi. Sebagai aturan, jumlah sodium harus kurang dari dua kali lipat jumlah kalori per sajian.

6. Karbohidrat total

Kategori ini mencakup semuanya, mulai dari biji-bijian, gula, dan karbohidrat olahan lainnya. Biasanya, label nutrisi akan memecah total karbohidrat, merinci berapa banyak serat dan gula yang termasuk dalam jumlah total.

7. Gula

Dalam hal jumlah gula pada produk, informasi paling penting yang perlu Anda ketahui adalah bahwa 4 gram gula setara dengan satu sendok teh gula. Jika sedang diet, usahakan untuk tidak mengonsumsi gula lebih dari 20 gram per hari (lima sendok teh).

Gula alami boleh dikonsumsi dalam jumlah sedang, bersamaan dengan protein atau sumber lemak sehat, untuk menstabilkan gula darah. Namun yang perlu diperhatikan adalah gula tambahan yang terlalu banyak, yang faktanya juga bisa terkandung dalam makanan yang dikategorikan sehat seperti yoghurt.

8. Protein

Makanan yang baik harus memiliki antara 20-25 persen protein dari total kalori Anda. Itu menghasilkan sekitar 20-22 gram protein per sekali makan. Ingat, penting juga untuk melihat berapa gram karbohidrat dan lemak yang terkandung dalam makanan tersebut.

Mulai sekarang jangan lagi malas membaca label makanan pada kemasan produk makanan atau minuman, ya! Pasalnya, ada beberapa hal penting yang diperhatikan sebelum Anda membeli dan mengonsumsinya. Karena bagaimanapun, apa pun yang Anda konsumsi akan berdampak pada tubuh.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar