Sukses

Tangan Terasa Hangat, Ini Gejala Apa?

Perubahan suhu sering kali membuat tangan ikut beradaptasi, misalnya tangan terasa hangat. Sebenarnya gejala apa saja kah ini?

Klikdokter.com, Jakarta Berubahnya suhu pada tangan – dingin atau panas – bisa disebabkan karena berbagai alasan. Umumnya orang lebih familier dengan tangan yang terasa dingin akibat suhu yang dingin. Bagaimana ketika tangan terasa hangat, gejala apakah ini?

Perlu diketahui bahwa jika tangan sering terasa hangat Anda perlu khawatir. Terlebih lagi ketika tangan sampai terasa panas. Beberapa kondisi medis bisa memunculkan gejala ini. Jika keluhan ini membuat Anda khawatir, baiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Jika tangan Anda secara tak biasa terasa hangat sepanjang waktu, penyebabnya bisa jadi karena peningkatan aliran darah, infeksi, atau kondisi medis tertentu.

Berbagai penyebab tangan yang terasa hangat

Berikut ini adalah beberapa kondisi medis dan faktor lainnya yang bisa memunculkan rasa hangat pada tangan.

1. Perubahan suhu eksternal

Saat cuaca panas, tangan mungkin akan ikut terasa panas. Perubahan suhu ini juga dirasakan pada orang-orang yang menggunakan sarung tangan saat berkebun. Aktivitas apa pun yang menggunakan tangan di luar ruangan saat cuaca panas bisa membuat tangan terasa lebih hangat ketimbang bagian tubuh lainnya.

Cuaca yang dingin juga bisa memunculkan efek ini, khususnya pada orang-orang yang menggunakan sarung tangan yang kebetulan sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Dalam kasus ini, tangan yang terasa hangat mengindikasikan perbedaan antara kehangatan tubuh dan suhu outdoor.

2. Olahraga

Olahraga meningkatkan aliran darah, sehingga aktivitas apa pun yang melibatkan gerakan tangan secara sering atau intens bisa membuat tangan terasa hangat untuk sementara waktu. Tak hanya olahraga, Anda yang menghabiskan waktu lama untuk mengetik, menulis, atau melakukan latihan yang mengandalkan cengkeraman tangan mungkin juga bisa mengalami rasa hangat di tangan selama beberapa menit sesudahnya.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

3. Tekanan darah tinggi

Diakibatkan oleh adanya peningkatan aliran darah, orang-orang yang punya tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat merasakan tangan atau kaki yang hangat. Tes tekanan darah bisa menentukan dengan mudah apakah tekanan darah tinggi merupakan penyebab tangan Anda hangat.

4. Selulitis dan infeksi lainnya

Meningkatnya suhu bisa membantu tubuh memerangi infeksi. Inilah kenapa area yang terinfeksi cenderung terasa hangat, tak terkecuali tangan. Tangan yang terasa hangat juga bisa disebabkan oleh selulitis. Infeksi ini bisa terjadi jauh di dalam jaringan kulit dan dapat menyebar dengan cepat.

Dari KlikDokter, dr. Reza Fahlevi membenarkan bahwa selulitis bisa membuat tangan terasa hangat.

“Selulitis memang dapat menyebabkan lima tanda radang, yaitu merah, hangat, bengkak, dan gangguan fungsi organ yang terkena,” kata dr. Reza.

Selulitis bisa terjadi pasca cedera. Namun, bahkan luka kecil pun bisa membuat bakteri memasuki tubuh. Jika tangan Anda terasa hangat cenderung panas, bengkak, dan memerah, selulitis mungkin adalah biang kerok keluhan tangan Anda yang terasa hangat. Segera periksakan diri ke dokter.

5. Peradangan

Peradangan juga menjadi salah satu cara tubuh melawan infeksi. Beberapa kondisi medis bisa menyebabkan bagian tubuh meradang secara kronis, memungkinkan lebih banyak darah mengalir ke area yang terinfeksi.

Gangguan peradangan yang memengaruhi tangan atau pergelangan tangan dapat menyebabkan perasaan hangat yang tidak biasa. Salah satu kondisi peradangan yang paling umum adalah artritis reumatoid. Artritis reumatoid merupakan penyakit kronis yang dapat menyerang sendi dan sebabkan peradangan, bengkak, kaku, nyeri, hingga gangguan fungsi gerak.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

6. Carpal tunnel syndrome

Dikatakan oleh dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter, sindrom carpal tunnel atau CTS adalah nama lain dari kondisi pergelangan tangan yang terjepit.

"CTS terjadi ketika jari dan pergelangan tangan terasa nyeri atau kesemutan. Hal ini dapat disebabkan oleh penggunaan tangan yang berlebih, seperti mengulek, mencuci baju, mengetik di komputer, menggunakan mouse komputer, maupun menulis," jelas dr. Devia.

Gejala awal penyakit ini termasuk mati rasa, kesemutan, atau rasa terbakar di tangan atau pergelangan tangan yang sakit. Selain terasa panas, tangan mungkin goyang atau terasa lemah.

7. Neuropati perifer

Neuropati perifer mengacu pada kerusakan saraf yang disebabkan oleh kondisi medis lainnya, yakni diabetes. Ini dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, dan sensasi berduri di tangan dan kaki. Kerusakan saraf dapat menyebabkan tangan terasa panas. Juga, beberapa orang melaporkan tangan atau kaki menjadi sangat sensitif terhadap perubahan suhu.

8. Fibromialgia

Juga dari KlikDokter, dr. Fiona Amelia, MPH, turut menambahkan bahwa fibromialgia juga bisa mendasari keluhgan tangan yang terasa hangat.

“Fibromialgia adalah kondisi kronis dengan keluhan utama nyeri otot dan sendi yang dirasakan di seluruh tubuh. Kondisi ini kerap disertai oleh rasa lelah yang tidak biasa, gangguan tidur, daya ingat dan suasana hati,” jelas dr. Fiona.

Nyeri akibat fibromialgia dirasakan di seluruh tubuh dan umumnya berlangsung selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

“Rasa nyerinya dideskripsikan sebagai nyeri otot dalam, pegal, otot kaku, rasa terbakar, hingga nyeri berdenyut. Keluhan tersebut juga bisa disertai mati rasa, kesemutan, atau sensasi seperti ada yang merayap pada tangan dan kaki. Intensitas nyeri ini bervariasi tiap individu dan kerap diperburuk oleh kecemasan, stres, kurang tidur, aktivitas fisik, atau lingkungan yang dingin dan lembap.”

Tangan yang terasa hangat adalah sebuah gejala, bukan kondisi medis. Tak semua kasus butuh perawatan, dan perawatan yang tepat bergantung dari penyebabnya. Jika keluhan tangan terasa hangat ini tak kunjung menghilang, baiknya konsultasikan ke dokter karena bisa jadi merupakan tanda kondisi medis serius. Perawatan medis secara dini bisa menjadikan pengobatan lebih mudah dan efektif. Cari bantuan medis sesegera mungkin jika tangan yang terasa hangat disertai gejala yang mengindikasikan kegawatan medis, seperti jantung berdebar, kebingungan, atau demam tinggi.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar