Sukses

Benarkah Bayi Rewel Sudah Pasti Tanda Kolik?

Bayi rewel adalah hal yang biasa terjadi. Tetapi, apakah rewel selalu menunjukkan terjadinya kolik pada si Kecil? Temukan jawabannya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Bayi Anda sering rewel sepanjang hari? Biasanya hal itu wajar terjadi bila bayi merasakan sesuatu di dalam tubuhnya. Tapi, benarkah jika bayi rewel terus-menerus sudah pasti mengalami kolik?

Menangis adalah satu-satunya cara bagi bayi untuk berkomunikasi dan menyampaikan apa yang ia rasakan. Banyak faktor yang menyebabkan bayi menangis, salah satu yang paling sering adalah ketika ia merasa lapar.

Namun, tentu ada alasan lain mengapa bayi terus rewel dan menangis. Salah satu yang biasanya dipahami oleh orang dewasa adalah bayi tak henti menangis karena mengalami kolik.

Mengenal kondisi kolik bada bayi

Sampai saat ini, apa penyebab kolik masih belum diketahui dengan pasti. Tapi, para ahli percaya bahwa kolik terjadi terjadi karena sistem pencernaan bayi belum matang.

Sebagai akibatnya, makanan yang dikonsumsi si Kecil tidak dapat dicerna dengan sempurna, sehingga menimbulkan gas yang membuat perut terasa tidak nyaman, sehingga bayi pun rewel terus-menerus. Jadi, wajar bila anggapan di atas kemudian muncul.

Meski demikian, kondisi kolik pada bayi tidak perlu ditakutkan karena bukan merupakan penyakit dan wajar terjadi pada 1 dari 5 bayi. Cara paling ampuh untuk membuat bayi Anda terbebas dari kolik adalah dengan membuatnya bersendawa setelah ia minum ASI.

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, dengan bersendawa, udara yang masuk saat bayi minum ASI dapat dikeluarkan, sehingga bayi terhindar dari keluhan kembung. Jika bayi yang menangis terus-menerus, ia juga lebih rentan menjadi kembung karena banyak udara yang masuk ke perutnya.

Selain membuat bayi bersendawa, kolik juga bisa dihilangkan dengan memberikan pijatan di daerah perut si Kecil. Gunakan minyak telon agar bayi terasa hangat dan lakukan pijatan searah jarum jam. Arah pijatan ini penting untuk mengikuti arah pencernaan di usus.

1 dari 2 halaman

Tak hanya kolik, ini penyebab bayi rewel lainnya

Memang bisa jadi rewel yang terjadi pada si Kecil disebabkan oleh rasa tidak nyaman akibat kolik. Namun, sebenarnya ada banyak alasan bayi rewel. Berikut di antaranya:

  • Popok basah atau kotor

Bayi yang cukup sensitif dengan kotor dan basah akan rewel ketika mengalaminya. Ketika bayi Anda terus menangis, coba periksa popoknya. Jika basah atau kotor karena aktivitas buang air besar, segera ganti dan tenangkan kembali.

  • Ruangan terlalu dingin dan panas

Perubahan suhu, baik dingin atau panas bisa membuat bayi menangis. Pasalnya, selama berada di dalam kandungan, suhu yang dirasakan bayi relatif stabil. Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, suhu ruangan harus kondusif agar si Kecil merasa nyaman. Suhu yang paling ideal bagi bayi adalah 18 derajat Celsius.

  • Merasa lapar

Lapar adalah kondisi paling umum yang membuat bayi menangis. Ini juga rentan terjadi pada bayi yang masih minum ASI. Selain menangis, tanda-tanda bayi yang lapar adalah menggerakkan bibirnya mencari susu, memasukkan tangan ke dalam mulut, menggerakkan kepala ke kanan dan kiri, serta terlihat gelisah.

  • Mengantuk

Kebutuhan durasi tidur setiap bayi berbeda-beda dan umumnya berkurang seiring dengan pertambahan usianya.

"Pada minggu-minggu awal, rata-rata bayi membutuhkan 16-18 jam tidur setiap harinya. Sebagai orang tua, mengenali tanda awal bayi mengantuk dapat menjadi kunci mencegah bayi terlalu mengantuk atau kelelahan dan kemudian menjadi rewel," ujar dokter yang akrab dipanggil dr. Ega tersebut.

  • Ingin dipeluk

Biasanya rewel bisa saja terjadi meskipun bayi sudah diberi ASI, diganti popoknya, dan suhu ruangannya pun sudah cukup ideal. Rewel pada bayi tersebut menandakan ia minta ditimang-timang.

"Bagi bayi baru lahir, lingkungan di sekitarnya masih menjadi hal yang asing dan terkadang membuatnya tidak nyaman. Salah satu yang dapat membuatnya nyaman adalah buaian dan belaian yang menenangkan," ucap dr. Ega.

Jadi, bayi rewel memang bisa jadi mengalami kolik, namun tak selalu demikian. Sebab, ada berbagai hal yang juga dapat membuat bayi rewel terus-menerus, seperti beragam kondisi di atas. Namun bila bayi tak henti rewel meski telah diperiksa hal-hal tersebut, segera bawa ke dokter untuk diperiksa dan mendapatkan diagnosis yang tepat.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar