Sukses

Cara Membersihkan Vagina yang Benar dan Sehat

Kebersihan vagina sangat penting untuk dijaga. Oleh karena itu, ikuti tips membersihkan vagina berikut ini.

Vagina adalah saluran bagian dalam yang berfungsi untuk menghubungkan daerah vulva dengan rahim. Bagian luar vagina atau vulva terdiri dari klitoris, tudung klitoris, labia mayor, dan labia minor. 

Sebagai bagian dari organ reproduksi yang penting, cara membersihkan vagina perlu diketahui oleh setiap wanita. Namun, benarkah vagina perlu dibersihkan?

Sebenarnya, menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, vagina memiliki mekanisme untuk membersihkan dirinya sendiri (dengan sekresi alami). 

Anda memang tidak disarankan untuk mencuci bagian dalam vagina. Namun, Anda perlu membersihkan area vulva. Berikut adalah cara menjaga kebersihan vagina: 

1 dari 5 halaman

1. Jangan Asal Menggunakan Sabun

Cara membersihkan vagina yang pertama adalah hindari penggunaan sabun. Seperti yang diketahui, vagina memiliki banyak bakteri baik yang membantu menjaga pH tetap seimbang dan ideal, yaitu sedikit asam.

Tingkat keasaman vagina berkisar antara 3,8-4,5. Kondisi ini dapat membuat bakteri jahat menjadi sulit untuk menginfeksi vagina.

Produk douching atau pembersih kimia, seperti sabun, spray, atau gel untuk membersihkan bagian vagina akan mengganggu keseimbangan bakteri yang ada. Hal ini dapat menyebabkan infeksi bakteri, infeksi jamur, dan iritasi lainnya.

Artikel Lainnya: Bahaya Membersihkan Vagina dengan Tisu Wajah

2. Bersihkan Vagina Menggunakan Air

Anda memang disarankan untuk tidak menggunakan sabun atau produk kebersihan lainnya karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri yang ada di vagina. Oleh karena itu, cara membersihkan vagina sebaiknya hanya dilakukan dengan air.

Bersihkan bagian dengan lipatan-lipatan yang memungkinkan adanya kotoran terselip. Ingatlah, Anda hanya dianjurkan untuk membersihkan bagian vulva, jadi sebaiknya hindarilah tindakan memasukkan air, apalagi sabun ke dalam vagina.

2 dari 5 halaman

3. Rutin Mengganti Pembalut Saat Menstruasi

Kebersihan vagina harus benar-benar Anda perhatikan, terutama ketika sedang menstruasi. Anda harus lebih ekstra karena penggunaan pembalut membuat area di luar vagina lembap.

Salah satu cara menjaga kebersihan organ intim wanita adalah rutin mengganti pembalut. Apalagi ketika pembalut sudah terasa lembap atau basah. Jangan lupa mencuci area di sekitar vagina dan anus menggunakan air.

4. Perhatikan Arah Membersihkan Vagina

Alat bilas seperti semprotan atau bidet memudahkan Anda membersihkan area sekitar organ intim setelah buang air besar atau buang air kecil. Namun, arah air dari alat ini memudahkan kotoran, bakteri, atau virus yang berasal dari anus mencapai vagina.

Artikel Lainnya: Tips Membersihkan Vagina Setelah Berhubungan Seks

Cara membersihkan vagina bisa Anda lakukan dengan membersihkan dari bagian depan ke belakang, atau dari bagian vulva ke anus, bukan sebaliknya.

Mengapa demikian? Apabila Anda membersihkan dengan arah dari anus ke vulva, bakteri yang ada di anus dapat terbawa ke vulva hingga vagina sehingga dapat menyebabkan infeksi.

Karena alasan inilah sebetulnya toilet dengan semprotan air yang terpisah lebih dianjurkan. Pasalnya, Anda lebih bisa mengatur arah semprotan air.

3 dari 5 halaman

5. Hindari Menggunakan Produk Penghilang Bau

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jangan gunakan produk kebersihan apa pun untuk membersihkan vulva Anda. Baik itu produk pembersih maupun produk pengharum.

Banyak produk douching yang mengklaim dapat menghilangkan bau dan membersihkan vagina. Namun, cara membersihkan vagina tidak mencangkup penggunaan produk ini. Selain tidak dibutuhkan, produk ini hanya akan mengiritasi vulva dan vagina Anda.

Vagina yang sehat adalah yang berbau khas seperti vagina pada umumnya. Ingatlah, tidak ada vagina yang tidak berbau. Namun, jika bau vagina Anda menyengat tidak sedap, segera konsultasikan kepada dokter karena kondisi tersebut bisa menandakan adanya infeksi vagina.

Artikel Lainnya: Aroma Vagina Berbau Tidak Sedap, Apa Masalahnya?

6. Rutin Membersihkan Vagina, Tetapi Tidak Sering

Rutin membersihkan vagina tentu saja menjadi cara membersihkan vagina yang perlu dipraktikkan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penumpukan cairan vagina.

Namun, perlu diketahui, Anda tidak dianjurkan membersihkan vagina terlalu sering. Pasalnya, jika Anda sering membersihkan vagina bagian luar, risiko terganggunya kelembapan alami vagina dapat meningkat.

4 dari 5 halaman

7. Pastikan untuk Menjaga Vagina Tetap Kering

Cara menjaga kebersihan vagina ini penting dilakukan untuk mencegah area sekitar vagina lembap. Kondisi lembap dapat menjadi area tempat pertumbuhan jamur dan memicu keputihan.

Oleh karena itu, setelah buang air kecil atau besar, jangan pernah lupa untuk mengeringkan vagina. Jika tidak ada tisu, cobalah tunggu sejenak hingga tidak terlalu basah. Anda juga dapat menggunakan handuk khusus untuk mengelap vagina.

Selain itu, bahan celana dalam yang tidak menyerap keringat berisiko lebih tinggi menyebabkan vagina lembap. Jadi, pilihlah celana dalam yang dapat menyerap keringat dengan baik, seperti bahan katun.

Ingat, vagina punya mekanisme untuk membersihkan dirinya sendiri. Jadi, produk-produk kebersihan yang ada di pasaran tidak dianjurkan untuk digunakan. Anda dapat mempraktikkan cara membersihkan vagina di atas untuk menjaganya tetap bersih. 

Apabila terdapat keluhan seperti gatal, berbau menyengat, dan mengeluarkan cairan yang berwarna, Anda dapat segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Semoga bermanfaat!

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar