Sukses

Ingin Membentuk Keluarga Sehat, Lakukan 8 Hal Ini

Bisa hidup sehat bersama keluarga terdengar membahagiakan. Apa saja yang dibutuhkan untuk mewujudkan keluarga sehat?

Klikdokter.com, Jakarta Jika Anda sudah berkeluarga, Anda pasti menginginkan seluruh anggota keluarga lainnya pasti selalu sehat. Sebenarnya tidak perlu strategi khusus untuk bisa mewujudkan keluarga sehat seperti yang Anda dambakan.

Selain bisa ditempuh dengan memenuhi kebutuhan nutrisi untuk seluruh anggota keluarga, serta rutin berolahraga, mewujudkan keluarga sehat juga bisa dilakukan dengan sejumlah aktivitas lainnya. Di bawah ini adalah beberapa cara yang diperlukan untuk membentuk keluarga sehat.

1. Punya jadwal pemeriksaan rutin

Berdasarkan keterangan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, penting bagi Anda dan keluarga untuk memeriksakan kesehatan secara rutin. Lakukan setidaknya setahun sekali meski sedang tidak sakit.

“Tujuan dari pemeriksaan kesehatan adalah untuk memastikan bahwa fungsi organ-organ tubuh masih baik, sekaligus mendeteksi penyakit sedini mungkin,” kata dokter yang akrab disapa dr. Sepri ini. Ya, semakin dini penyakit kronis terdeteksi, maka semakin besar kemungkinannya untuk sembuh.

2. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan

Salah satu cara yang paling mudah untuk membentuk keluarga sehat adalah dengan menerapkan kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dan sesudah beraktivitas. Tak cuma tangan, kebersihan tubuh juga mesti diperhatikan. Implementasinya adalah tak malas mandi, tak malas mengganti pakaian dalam dan pembalut saat sedang haid, tidak malas membersihkan kamar tidur, dan masih banyak lagi. Dengan begitu, Anda dan keluarga bisa meminimalkan penularan kuman penyakit.

3. Menjaga pola makan

Makan bersama keluarga bisa menyehatkan? Bisa ya, bisa tidak. Selain pemilihan menu, perhatikan pula porsi makanan yang disajikan. Hindari pula melakukan melakukan diet ekstrem untuk menurunkan berat badan. Karena, menurut dr. Sepri, yang paling baik adalah pola makan dengan komposisi gizi lengkap, mulai dari karbohidrat, protein hewani dan nabati, serat, vitamin dan mineral, hingga lemak sehat.

Hindari terlalu sering jajan makanan pinggir jalan dan perbanyak konsumsi buah dan sayur karena kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang penting untuk daya tahan tubuh.

4. Kompak berolahraga

Olahraga dengan seluruh anggota keluarga, sesimpel apa pun olahraganya, tentu akan lebih menyenangkan ketimbang berolahraga sendiri. Karenanya, jadwalkan olahraga bersama 3-5 kali seminggu, tiap pagi atau sore dengan durasi 30 menit per sesi. Jika ada kendala waktu akibat kesibukan, seminggu sekali juga bisa dengan durasi dan intensitas yang lebih kuat.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

5. Sering liburan bersama

Menurut dr. Adeline Jaclyn dari KlikDokter, bukan cuma kesehatan fisik yang diperlukan untuk mewujudkan keluarga sehat, tapi juga kesehatan mental. Salah satu caranya adalah dengan sering berlibur bersama.

“Karena dengan berlibur bersama, Anda dan keluarga akan terhindar dari stres berat dan bisa menguatkan ikatan atau interaksi antaranggota keluarga. Kalau hati senang, pasti tubuh juga akan sehat,” jelasnya.

Liburan tak perlu harus mewah atau melampaui bujet. Bisa dengan piknik, pergi road trip ke luar kota selama beberapa hari, dan lain-lain. Jangan sampai memaksakan diri karena bisa-bisa kantong bisa bolong, dan pada akhirnya justru stres yang didapat.

6. Lakukan vaksinasi, pemberian ASI, dan gunakan KB

Salah satu pencegahan penyakit yang paling efektif adalah dengan vaksinasi. Misalnya, di musim hujan begini, Anda bisa mendapatkan vaksin flu dan/atau vaksin tifus. Dengan begitu, kekebalan tubuh akan jauh lebih baik ketimbang orang-orang yang tidak mendapatkan vaksinasi. Bicarakan ini dengan dokter Anda dan keluarga.

7. Pemberian ASI

Meski Anda adalah seorang ibu yang bekerja, tetapi tetap usahakan untuk memberikan ASI bagi si Kecil. Sebab, sudah terbukti bahwa anak yang mendapatkan ASI akan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat ketimbang anak yang tidak mendapatkan ASI.

8. Pertimbangkan untuk KB

Terakhir, lakukanlah program Keluarga Berencana (KB) untuk menjaga kesehatan seksual dan reproduksi. Ingat, dua anak cukup. Selain itu, banyak ahli yang percaya bahwa anggota keluarga yang kecil memungkinan orang tua untuk memberikan perhatian dan kasih sayang yang lebih dalam.

Itulah formula yang diperlukan untuk membentuk keluarga sehat. Sebelum memulainya, diskusikan dengan seluruh anggota keluarga, lalu samakan semangat, prinsip sehat, dan pola pikir. Karena ini merupakan usaha bersama, jangan bosan untuk saling mengingatkan satu sama lain dan jadikan diri Anda sebagai contoh yang baik.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar