Sukses

5 Gejala Kanker Serviks yang Wajib Anda Tahu

Kanker serviks adalah salah satu kanker yang menyumbang angka kematian tertinggi setelah kanker payudara. Kenali gejalanya di bawah ini.

Klikdokter.com, Jakarta Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang menyumbang angka kematian tertinggi setelah kanker payudara. Berdasarkan Riskedas, prevalensi kanker serviks di Indonesia pada tahun 2013 mencapai 98.692 penderita, dan semakin meningkat setiap tahunnya. Menurut data WHO pada tahun 2014,sebanyak 10,3 persen kematian pada wanita Indonesia disebabkan oleh kanker serviks.

Meningkatnya jumlah penderita kanker serviks tentu menjadi sebuah masalah di dunia kesehatan Indonesia. Banyak wanita terdeteksi dan terdiagnosis kanker serviks pada stadium lanjut. Padahal, kanker serviks bisa dicegah dan dapat dideteksi sedini mungkin sehingga dapat dilakukan pengobatan yang optimal.

Kanker serviks terjadi bila ada pertumbuhan sel yang tidak normal di daerah serviks atau mulut rahim. Serviks merupakan salah satu bagian reproduksi wanita yang menghubungkan vagina dengan uterus atau rahim. Penyebab terjadinya kanker serviks adalah virus HPV (Human Papilloma Virus) subtipe 16 dan 18.

Semua wanita memiliki risiko terkena kanker serviks. Akan tetapi, risiko terjadinya kanker serviks akan meningkat terutama pada wanita yang melakukan aktivitas seksual pada usia muda, berganti-ganti pasangan seksual, merokok, hamil sebelum usia 17 tahun atau memiliki anak lebih dari 3, sering mengalami penyakit menular seksual, maupun penggunaan KB hormonal dalam jangka waktu lama.

Oleh karena banyak penderita kanker serviks yang terlambat mendapatkan penanganan, Anda bisa memperhatikan beberapa gejala agar Anda lebih waspada terhadap kanker serviks.

Berikut lima gejala kanker serviks yang umum terjadi dan wajib Anda ketahui:

  1. Perdarahan dari vagina yang tak wajar

Setiap wanita wajar jika mengalami menstruasi setiap bulannya. Seseorang dikatakan tidak wajar apabila terjadi perdarahan atau flek di luar masa menstruasi, saat berhubungan atau sesudah seksual, dan terjadi pada masa menopause. Gejala ini merupakan gejala yang mudah dikenali untuk kanker serviks.

  1. Keputihan yang disertai dengan darah

Setiap wanita pasti pernah mengalami keputihan. Namun, Anda harus bisa membedakan mana keputihan yang normal dan yang abnormal. Pada keputihan yang normal biasanya berwarna bening dan tidak berbau. Sedangkan pada keputihan yang abnormal, dapat ditemukan perubahan warna seperti kehijauan atau keabuan, berbau tidak sedap, hingga muncul keluhan gatal di sekitar daerah kewanitaan. Pada gejala kanker serviks, Anda dapat menjumpai keputihan yang disertai dengan darah dan bau tidak sedap.

  1. Nyeri saat berhubungan seksual

Nyeri saat berhubungan seksual atau dalam bahasa medis disebut dengan dyspareunia, sering dikeluhkan oleh penderita kanker serviks. Keluhan nyeri ini muncul pada saat penetrasi di awal, ditengah, ketika orgasme, maupun setelah selesai berhubungan seksual. Nyeri ini dapat dipicu oleh adanya laserasi atau luka pada tumor di sekitar mulut rahim akibat gesekan dengan penis.

Selain itu, nyeri juga dapat dirasakan menjalar ke daerah panggul dan pinggang Anda akibat desakan tumor. Bila Anda mengalami gejala ini, jangan ragu untuk meminta pertolongan dokter.

  1. Perubahan pola BAK dan BAB

Tak jarang perubahan pola buang air kecil dan buang air besar terjadi pada beberapa orang. Umumnya, penderita akan mengeluhkan sulit buang air kecil karena adanya desakan tumor di serviks ke panggul dan menyebar ke sekitar saluran kemih.

Selain itu, pada stadium lanjut ditemukan pula keluhan sulit buang air besar atau sembelit. Hal ini disebabkan menyebarnya tumor ke sekitar daerah rektum (anus).

  1. Penurunan berat badan

Hampir semua penyakit karena keganasan menyebabkan penurunan berat badan yang drastis, tak terkecuali kanker serviks. Pertumbuhan sel yang tidak terkendali menyebabkan asupan energi dan cadangan makanan terkuras habis, sehingga tubuh lemah dan mengalami penurunan berat badan.

Kanker serviks bisa Anda cegah apabila Anda waspada terhadap lima gejala di atas. Jangan ragu untuk melakukan deteksi dini seperti melakukan IVA test atau papsmear secara rutin ke fasilitas kesehatan terdekat. Pemeriksaan rutin secara dini memiliki kemungkinan sangat besar untuk menghindarkan Anda dari beragam penyakit, termasuk kanker serviks.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar