Sukses

Kenali Tanda dan Gejala Rheumatoid Artritis

Bila sendi terasa kaku dan bengkak, bisa jadi Anda menderita rheumatoid artritis. Kenali gejalanya berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda mendengar tentang penyakit rheumatoid artritis atau artritis reumatoid? Penyakit ini menyerang sendi dan menyebabkan berbagai keluhan yang dapat mengganggu aktivitas Anda. Agar lebih waspada, kenali berbagai gejala rheumatoid artritis dengan jelas.

Perlu diketahui, rheumatoid artritis merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada sendi. Bagian tubuh yang paling sering terkena adalah tangan, pergelangan tangan, kaki, dan lutut. Meski demikian, penyakit ini bisa saja menyerang area lain seperti paru-paru, pembuluh darah, dan kulit.

Pada tahap awal, seorang yang memiliki rheumatoid artritis mungkin tidak memperlihatkan gejala yang khas, tetapi biasanya sudah ada keluhan nyeri sendi meski dirasa belum terlalu mengganggu.

Penyakit ini biasanya muncul secara perlahan, namun dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan keluhan yang muncul akan semakin mengganggu. Sebab, akan semakin banyak sendi yang mengalami peradangan.

Gejala rheumatoid artritis yang perlu diketahui

Karena berisiko menghambat aktivitas, maka sudah sepantasnya Anda lebih waspada dengan penyakit yang menyerang sendi ini. Berikut ini adalah gejala yang akan muncul pada tahap awal ketika seseorang mengalaminya.

  1. Nyeri sendi

Nyeri sendi yang berhubungan dengan rheumatoid artritis adalah rasa sakit yang berdenyut dan sering dirasakan lebih buruk di pagi hari atau setelah aktivitas terhenti. Rasa nyeri  biasanya muncul di tangan, kaki dan kedua lutut.

  1. Kekakuan sendi

Sendi yang terkena rheumatoid artritis bisa terasa kaku. Pada orang yang menderita penyakit ini akan kesulitan mengepalkan atau membengkokkan jari sepenuhnya. Seperti nyeri sendi, kekakuan sering kali lebih parah di pagi hari atau setelah penderita berhenti beraktivitas. Kondisi ini bisa berlangsung lebih lama dari 30 menit.

  1. Pembengkakan

Penyakit rheumatoid artritis adalah penyakit autoimun, oleh karena itu rentan menyebabkan kerusakan pada sendi. Lapisan sendi yang terkena rheumatoid artritis akan meradang, sehingga dapat menyebabkan sendi membengkak dan menjadi panas.

Pada bagian sendi yang bengkak, jaringan kapsul yang melapisi sendi atau disebut sinovium dan tulang lunak yang melapisi sendi akan mengalami kerusakan.

Peradangan dari jaringan sinovium yang berlebihan akan membengkak, yang dalam dunia medis disebut dengan pannus. Selain itu, kondisi ini juga disertai penghancuran tulang rawan, tulang, tendon, ligamen, dan pembuluh darah.

  1. Kemerahan pada bagian sendi

Akibat peradangan, sendi yang terkena rheumatoid artritis akan menjadi merah. Selain itu, sendi yang berwarna kemerahan karena rusak ini menandakan adanya infeksi sendi. Karena terjadi infeksi, penderita akan mengeluhkan adanya rasa nyeri dan kesulitan bergerak.

  1. Nodul reumatoid

Nodul rheumatoid adalah benjolan keras yang muncul pada bagian subkutan (yaitu di bawah kulit). Sekitar 20 persen pasien dengan rheumatoid artritis mengalaminya. Nodul ini biasanya terjadi pada sendi yang mengalami trauma, seperti sendi jari dan siku.

Terkadang nodul ini dapat terjadi di tempat lain seperti bagian belakang tumit dan dapat menyebabkan rasa sakit.

Jadi, kini Anda sudah mengetahui berbagai gejala dari rheumatoid artritis. Penyakit ini dapat ditangani dengan berbagai pengobatan yang ada, sehingga kecacatan yang disebabkannya dapat dicegah.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar