Sukses

Pertolongan Pertama Bila Digigit Anjing

Jika Anda atau orang yang Anda kenal digigit anjing, jangan panik atau bahkan menyepelekannya. Segera lakukan langkah pertolongan pertama ini.

Bagi Anda yang memelihara anjing, jangan lupa untuk melakukan vaksin rabies. Rabies, atau sering disebut “penyakit anjing gila”, adalah infeksi virus yang disebarkan oleh gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi.

Meski hampir semua kasus rabies (99 persen) terjadi karena anjing, hewan lainnya seperti rakun, serigala, sigung, musang, rubah, hingga kucing juga bisa menyebarkannya.

Setelah digigit oleh hewan yang terinfeksi, biasanya penderita tidak akan langsung menampakkan gejala rabies. Terdapat waktu inkubasi, yaitu jarak waktu antara gigitan dan gejala. Masa inkubasi biasanya terjadi selama 1-3 bulan. 

Gejala akut dari rabies hanya seperti flu dan berlangsung selama 2-10 hari. Setelah gejala muncul, rabies menjadi penyakit yang mematikan. Oleh karena itu, penanganan gigitan anjing sangat penting diterapkan.

Saat digigit anjing, usahakan untuk tidak panik. Segera lakukan beberapa langkah pertolongan pertama digigit anjing berikut ini:

1 dari 3 halaman

1. Cuci Luka dengan Air Mengalir

Penanganan saat digigit anjing yang pertama kali perlu dilakukan adalah mencuci luka. Segera bersihkan luka tersebut dengan air mengalir. Terlebih jika ada luka terbuka.

2. Bersihkan Menggunakan Sabun

Selain dibersihkan menggunakan air mengalir, luka bekas gigitan anjing sebaiknya dibersihkan juga dengan sabun. 

Artikel Lainnya: Antisipasi Rabies, Lakukan 5 Hal Ini pada Kucing dan Anjing Anda

3. Lakukan Penekanan pada Daerah Luka

Untuk mencegah infeksi akibat digigit anjing, pertolongan pertama yang tak kalah penting adalah memberikan tekanan pada daerah luka. Jika terdapat perdarahan yang mengalir aktif pada luka gigitan, lakukan penekanan pada daerah luka agar perdarahan segera berhenti.

4. Berikan Antiseptik

Setelah mencuci luka dan membersihkannya dengan sabun, tahapan berikutnya adalah gunakan cairan antiseptik untuk membersihkan luka secara maksimal. Ini dilakukan agar infeksi akibat gigitan anjing tidak terjadi.

5. Balut Luka

Luka yang sudah dibersihkan menggunakan antiseptik perlu segera ditutup. Anda bisa membalut luka dengan kasa steril sebagai pertolongan pertama digigit anjing. Tindakan ini dilakukan untuk menghindari risiko terjadinya infeksi.

6. Posisikan Lokasi Gigitan

Pastikan juga Anda memosisikan luka bekas gigitan anjing dengan tepat. Anda sebaiknya meletakkan bagian yang terluka pada posisi yang lebih tinggi. 

Artikel Lainnya: Mitos dan Fakta Rabies yang Perlu Anda Tahu

2 dari 3 halaman

7. Konsumsi Obat Antinyeri

Bila tahapan pertolongan pertama digigit anjing tersebut telah dilakukan, lalu Anda merasakan nyeri pada luka, Anda dapat mengonsumsi obat antinyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.

8. Periksakan Diri ke Dokter

Penanganan gigitan anjing memang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Anda tinggal mengikuti panduan pertolongan pertama digigit anjing. Kendati demikian, jangan lupa untuk segera ke dokter terdekat untuk perawatan luka lebih lanjut.

Selain itu, usahakan untuk mendapatkan vaksin rabies dalam hitungan beberapa jam setelah insiden digigit anjing.

Pasalnya, gigitan anjing, baik kecil maupun besar, sama-sama berisiko untuk menularkan virus rabies. Oleh sebab itu, meski hanya luka lecet dan pasien tidak sadar digigit anjing, sebaiknya tetap diperiksakan ke dokter.

Ingat, cakaran pun bisa menyebarkan virus rabies sehingga penanganan digigit anjing perlu dilakukan dengan baik dan hati-hati. 

Penanganan gigitan anjing sangatlah penting untuk mencegah terjadinya penyakit rabies. Oleh sebab itu, terapkan pertolongan pertama saat digigit anjing untuk menurunkan risiko infeksi.

Selain itu, jika Anda atau hewan peliharaan Anda seperti anjing atau kucing belum divaksin rabies, segera dapatkan untuk mencegah penyakit mematikan ini. Hindari juga hewan yang tidak jelas riwayat vaksin rabiesnya atau hewan liar, dan hindari menyentuh hewan liar yang sudah mati.

Untuk membaca informasi kesehatan menarik lainnya, Anda bisa mengunduh aplikasi Klikdokter

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar