Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Minum Minyak Ikan Berlebihan Ternyata Punya Efek Samping Negatif

Minum Minyak Ikan Berlebihan Ternyata Punya Efek Samping Negatif

Walaupun menyimpan berbagai manfaat, ternyata konsumsi minyak ikan berlebihan juga berbahaya, lho! Simak efek samping minyak ikan di sini.

Sejak lama minyak ikan dikenal punya beragam manfaat untuk tubuh. Banyak orang mengira bahwa minyak ikan hanya bermanfaat bila dikonsumsi anak-anak. Padahal, minyak ikan baik untuk seluruh kalangan mulai dari usia golden age hingga 45 tahun ke atas.

Pada anak, minyak ikan baik untuk meningkatkan kinerja otak. Minyak ikan mengandung docosahexaenoic acid atau DHA yang menunjang perkembangan sistem saraf manusia.

Sementara itu, pada anak remaja 12-15 tahun, omega-3 pada minyak ikan bermanfaat bagi penderita attention-deficit disorder (ADD). Omega-3 bekerja dengan memperbaiki gejala hiperaktif serta membantu anak memusatkan perhatian.

Pada orang dewasa, kandungan omega-3 dalam minyak ikan baik untuk kesehatan jantung, menyembuhkan peradangan, serta rematik.

Namun, meski punya segudang manfaat, tahukah Anda bahwa terlalu banyak mengonsumsi minyak ikan juga bisa memberi efek kurang baik bagi kesehatan? Simak efek samping minyak ikan saat dikonsumsi terlalu banyak.

1 dari 5 halaman

1. Gula darah tinggi

Menurut beberapa penelitian, konsumsi asam lemak omega-3 jumlah tinggi bisa menaikkan kadar gula darah. Asupan 8 gram asam lemak omega-3 setiap hari dinilai mampu meningkatkan 22 persen kadar gula darah pada pengidap diabetes tipe-2 dalam periode 8 minggu.

Mengapa demikian? Dosis besar omega-3 bisa merangsang produksi glukosa. Hal tersebut berkontribusi pada tingginya kadar gula darah dalam jangka panjang. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan guna memastikan hal ini.

Artikel lainnya: Konsumsi Minyak Ikan Bisa Membuat Asam Urat Tambah Parah

2. Pendarahan

Gusi berdarah dan mimisan adalah dua efek samping kelebihan minyak ikan. Satu studi pada 56 orang menemukan, mengonsumsi suplemen dengan 640 mg minyak ikan per hari selama periode 4 minggu menurunkan pembekuan darah pada orang dewasa.

Selain itu, penelitian kecil lainnya menunjukkan minyak ikan dikaitkan dengan risiko mimisan yang lebih tinggi. Sekitar 72 persen remaja yang mengonsumsi 1-5 gram minyak ikan setiap hari mengalami mimisan sebagai efek samping.

Karena alasan yang sama pula, pihak medis sering menyarankan untuk berhenti mengonsumsi minyak ikan sejenak sebelum operasi. Bicarakan pada dokter sebelum konsumsi minyak ikan jika Anda juga menggunakan pengencer darah seperti Warfarin.

2 dari 5 halaman

3. Keracunan vitamin A

Beberapa jenis suplemen asam lemak omega-3 mengandung vitamin A tinggi yang dapat menjadi racun jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Contohnya, satu sendok makan minyak hati ikan kod dapat memenuhi hingga 270 persen kebutuhan vitamin A harian.

Keracunan vitamin A dapat menyebabkan efek samping seperti pusing, mual, nyeri sendi, dan iritasi kulit. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menyebabkan kerusakan hingga gagal hati pada kasus yang parah.

Jadi, jagalah konsumsinya dalam jumlah wajar agar bahaya minyak ikan tidak menghampiri Anda.

Artikel lainnya: Anak Pintar Berkat Minyak Ikan, Mitos atau Fakta?

4. Insomnia

Beberapa penelitian menemukan bahwa makan minyak ikan dalam dosis sedang dapat meningkatkan kualitas tidur. Namun, dalam beberapa kasus, terlalu banyak mengonsumsi minyak ikan dapat mengganggu tidur dan menyebabkan insomnia.

Satu studi kasus melaporkan, makan minyak ikan dosis tinggi memperburuk gejala insomnia dan kecemasan bagi pasien dengan riwayat depresi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana dosis besar dapat memengaruhi kualitas tidur pada populasi umum.

3 dari 5 halaman

5. Diare 

Diare adalah efek samping minyak ikan berlebih yang paling umum. Masalah ini dapat diikuti dengan gejala pencernaan lain, seperti kembung.

Jika Anda mengalami diare setelah mengonsumsi asam lemak omega-3, pertimbangkan untuk menurunkan dosisnya. Konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat.

6. Meningkatkan Refluks Asam Lambung

Efek samping minyak ikan berlebih lainnya adalah risiko peningkatan asam lambung. Gejala yang mungkin timbul antara lain rasa mulas, sendawa, dan kembung.

Kondisi ini disebabkan oleh kandungan lemaknya. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa lemak dapat mengganggu pencernaan. Sesuaikan dosisnya dan konsumsilah setelah makan untuk mengurangi gejala.

Artikel lainnya: Inilah Manfaat Minyak Ikan untuk untuk Rambut!

4 dari 5 halaman

7. Hipotensi 

Sebuah penelitian pernah dilakukan kepada 90 orang yang menjalani dialisis. Hasilnya, konsumsi 3 gram asam lemak omega-3 per hari secara signifikan dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Efek ini memang sangat bermanfaat bagi orang dengan tekanan darah tinggi. Namun ternyata, minyak ikan dapat berinteraksi dengan obat penurun tekanan darah.

Itu sebabnya, orang dengan tekanan darah normal wajib berhati-hati karena berisiko hipotensi atau tekanan darah rendah.

8. Kanker prostat

Beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan hubungan antara minyak ikan dengan risiko kanker prostat. Namun, masih dibutuhkan penelitian lain yang mendukung hal tersebut. 

Rekomendasi asupan minyak ikan pada setiap orang bisa bervariasi. Organisasi kesehatan menyarankan setidaknya 250-500 mg gabungan EPA dan DHA dari asam lemak omega-3 per hari. Penderita sakit jantung atau kolesterol kemungkinan memerlukan dosis yang lebih tinggi.

Selama konsumsi minyak ikan masih dalam batas wajar, efek samping minyak ikan dapat dihindari. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter terkait jumlah maksimal yang dapat Anda konsumsi dalam satu hari agar tidak berlebihan. 

Baca berita terbaru lainnya seputar kesehatan, penyakit, dan gaya hidup dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar