Sukses

Sering Cuci Muka dengan Sabun Belerang, Apa Efeknya pada Kulit?

Banyak produk perawatan wajah yang mengandung belerang. Salah satunya sabun cuci muka. Apa efeknya pada kulit bila sering memakai sabun ini?

Klikdokter.com, Jakarta Belerang merupakan mineral alami yang berperan penting bagi kesehatan jaringan penyambung, kulit, otot, tulang, gigi dan rambut. Komponen ini membantu sel-sel menggunakan oksigen secara efisien, memberikan kekuatan pada rambut, dan bahkan merupakan bagian dari DNA.

Belerang sering ditemukan pada produk perawatan wajah, terutama untuk mengatasi jerawat. Pemakaian bahan ini termasuk salah satu cara pengobatan tertua untuk mengatasi jerawat. Menurut Institusi Kesehatan Nasional Amerika Serikat, belerang telah digunakan secara medis sejak lama, termasuk untuk menangani jerawat.

FDA telah mengonfirmasi bahwa belerang dapat membantu melawan komedo hitam dan komedo putih. Elemen ini telah digunakan sejak lama karena sifat antibakteri dan pergantian sel kulit. Belerang juga dipercaya memiliki efek positif berupa sifat keratolitiknya terhadap lapisan kulit paling luar.

Manfaat sabun belerang

Dalam sabun belerang biasanya terkandung 10 persen belerang. Sisanya dibuat dari bahan dasar sabun netral dan wewangian untuk menutupi bau belerang yang tajam.

Sabun belerang merupakan tipe sabun yang memiliki banyak manfaat. Selain jerawat, sabun belerang juga dapat membantu masalah kulit lain, seperti eksim, psoriasis, ketombe, dan folikulitis.

Berikut ini adalah beberapa manfaat belerang pada kulit:

  • Bersifat antibakteri sehingga mampu membunuh bakteri penyebab jerawat.
  • Membantu mencegah penyebaran bakteri penyebab jerawat.
  • Membantu mengeksfoliasi sel-sel kulit mati, mempercepat pergantian sel dan mencegah jerawat.
  • Mencegah sumbatan pada pori-pori.
  • Membantu mengeringkan noda.
  • Membantu mengurangi minyak berlebih sehingga mencegah jerawat.

Efek samping sabun belerang

Namun di sisi lain, belerang memiliki pH yang tinggi sehingga dapat mengganggu penghalang pelindung kulit. Apabila ini terjadi, kelembapan akan menguap dan menyebabkan kulit menjadi kering. Kondisi ini menyebabkan bakteri dan kuman dengan mudah masuk ke dalam kulit sehingga membuatnya lebih rentan mengalami gangguan.

Karena belerang dapat menyebabkan kulit kering dan/atau mengelupas, ada efek samping yang terkait dengan aplikasi produk yang mengandung bahan ini. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk hati-hati menggunakan produk yang mengandung belerang. Selain itu, Anda juga perlu mengikuti petunjuk pemakaiannya.

Efek samping yang dapat timbul akibat pemakaian belerang adalah sebagai berikut.

  • Iritasi kulit

Sifat kimiawi belerang yang kuat dapat menyebabkan kulit iritasi, seperti kemerahan, hangat, gatal, atau mengelupas. Ini biasanya merupakan tanda belerang bekerja untuk mendorong pergantian sel dan melepaskan kelebihan minyak pada kulit. Jika iritasi sangat berat atau tidak nyaman, hentikan penggunaan produk atau kurangi pengaplikasian. Iritasi juga dapat muncul setelah beberapa hari penggunaan.

  • Perubahan warna kulit

Proporsi belerang yang signifikan telah dikaitkan dengan perubahan warna kulit. Karena belerang dapat menyebabkan pergantian sel wajah, area pergantian mungkin tampak putih, abu-abu, atau hitam. Jika perubahan warna tampak menyebar atau tidak membaik seiring waktu, hentikan penggunaan produk belerang.

  • Reaksi alergi

Aplikasi belerang pada wajah dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang. Reaksi alergi ini dapat bervariasi dari ringan hingga berat. Hentikan pemakaian bila dicurigai mencetuskan alergi.

  • Interaksi dengan produk lainnya

Belerang dapat bereaksi negatif dengan produk-produk jerawat yang diresepkan. Jika sedang menggunakan produk obat jerawat lainnya, konsultasikan pada dokter sebelum menggunakan belerang karena dapat terjadi iritasi yang signifikan.

Sabun belerang memiliki berbagai manfaat terhadap perawatan wajah. Namun, perhatikan penggunaannya agar tidak menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. Kalau efek samping akibat belerang semakin parah dan sudah mengganggu, lekas berkonsultasi dengan dokter.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar