Sukses

Siapa Saja yang Perlu Diet Bebas Gluten?

Beberapa tahun belakangan, diet bebas gluten semakin diminati. Namun, apakah semua orang perlu melakukan diet ini?

Gluten adalah nama untuk dua jenis protein, gliadin dan glutenin, yang biasa ditemukan pada produk yang berasal dari biji-bijian, padi-padian, atau sereal. Beberapa makanan yang biasanya mengandung gluten, antara lain roti, pasta, berbagai saus, dan sereal.

Sayangnya, tidak semua orang dapat mengonsumsi gluten, misalnya karena memiliki gangguan kesehatan tertentu. Ada juga yang menghindari gluten karena ingin menurunkan berat badan. Tapi sebenarnya, apakah diet bebas gluten baik untuk semua orang?

1 dari 3 halaman

Mereka yang Membutuhkan Diet Bebas Gluten

Diet bebas gluten awalnya dirancang untuk orang-orang dengan kondisi medis tertentu. Meski banyak orang mengklaim bahwa mereka berhasil menurunkan berat badan dan merasa lebih bugar setelah menjalani diet ini, berikut adalah beberapa kelompok orang yang benar-benar memerlukan diet bebas gluten:

1. Penyakit Celiac

Penyakit celiac merupakan kondisi ketika usus halus meradang dan kehilangan kemampuan untuk menyerap nutrisi selama proses pencernaan makanan. Gejala-gejalanya beragam, mulai dari diare, nyeri perut, dan kembung.

Kondisi autoimun pada penyakit celiac menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang kandungan dalam gluten sehingga menyebabkan reaksi radang. Tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kondisi ini. Namun, para ahli mencurigai kombinasi variasi genetik dengan faktor lingkungan sebagai salah satu faktor risiko.

Karena mekanisme perlawanan sistem kekebalan tubuh tadi, maka salah satu bagian dari terapi penderita penyakit celiac adalah dengan sama sekali menghindari produk-produk yang mengandung gluten. Setelah menghindari gluten, gejala-gejala akan langsung membaik. 

Artikel Lainnya: Salah Kaprah Soal Diet Bebas Gluten

2. Intoleransi Gluten

Meski tidak mudah dibedakan, intoleransi gluten berbeda dengan penyakit celiac. Intoleransi gluten bukanlah reaksi autoimun tubuh terhadap sel atau senyawa yang normal, melainkan reaksi yang berlebihan terhadap suatu zat, dalam hal ini gluten. 

Tubuh orang dengan intoleransi gluten tidak dapat mencerna atau memecah protein gluten dengan baik.

Orang dengan intoleransi gluten kerap mengalami keluhan ketika makan atau minum produk yang mengandung gluten. Namun, gejala akan segera membaik setelah mereka menghindari konsumsi produk gluten tersebut.

3. Alergi Gandum

Pada orang dengan alergi gandum, juga bisa mengalami gejala yang serupa dengan pengidap penyakit celiac atau intoleransi gluten. 

Selain itu, orang dengan alergi gandum dapat mengalami gejala di luar sistem pencernaan layaknya alergi makanan lainnya, seperti bibir yang bengkak atau gatal-gatal di kulit. 

Artikel Lainnya: Diet Bebas Gluten Bisa Redakan GERD?

2 dari 3 halaman

Tips Memulai Diet Bebas Gluten

Jika Anda ingin memulai diet bebas gluten, maka terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan: 

  • Ketahui Makanan yang Perlu Anda Hindari

Suksesnya diet ini berawal dari pengetahuan makanan yang mengandung gluten. Makanan yang mengandung gluten di antaranya adalah gandum dan poduk turunannya.

  • Perhatikan Label Makanan yang Anda Beli

Saat Anda membeli makanan olahan, Anda perlu membaca label untuk menentukan apakah makanan tersebut mengandung gluten. Makanan yang mengandung gandum, barley, atau bahan turunannya patut Anda hindari.

  • Hindari Makanan yang Diproses

Sebisa mungkin pilihlah makanan segar seperti sayur dan buah segar, dan daging yang belum diproses. Makanan dalam kaleng atau kemasan yang sudah diproses membuat Anda lebih sulit dalam memastikan kandungan gluten di dalamnya.

  • Hindari Kontaminasi Makanan Anda dengan Makanan yang Mengandung Gluten

Untuk menyiasatinya, simpanlah makanan bebas gluten di tempat yang terpisah. Lalu, bersihkan alat memasak Anda dengan baik untuk menghindari adanya sisa makanan dengan gluten yang tersisa.

Bagi Anda yang tidak memiliki kondisi medis di atas, tapi ingin mencoba menjalani diet bebas gluten, ketahuilah bahwa tidak semua orang cocok menjalani diet ini. Anda setidaknya harus mengetahui kondisi tubuh Anda terlebih dahulu dan mencari tahu cara diet bebas gluten yang benar.

Anda dapat berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter spesialis atau ahli gizi untuk mengetahui lebih jauh tentang profil tubuh, kecocokan dengan diet bebas gluten, dan apakah ada program lain yang lebih efektif untuk Anda jalani.

[FY]

1 Komentar