Sukses

4 Tren Fesyen yang Bisa Picu Masalah Kesehatan

Mengikuti tren fesyen sah-sah saja. Tapi waspada juga dengan efeknya terhadap kesehatan Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi sebagian orang, penampilan fisik yang sempurna menjadi hal yang paling penting. Demi memoles penampilan yang prima, berbagai tren fesyen dan kecantikan pun diikuti. Kantong yang terkuras demi membeli barang, pakaian, serta aksesoris pun tak dihiraukan.

Namun, sebelum Anda mengikuti berbagai tren fesyen terkini, cobalah untuk lebih cermat karena beberapa dapat memicu masalah kesehatan.

  1. Sepatu hak tinggi

Banyak wanita menganggap bahwa semakin tinggi hak sepatunya, maka kepercayaan dirinya pun akan semakin meningkat. Namun sayangnya, penggunaan sepatu hak tinggi dalam waktu yang lama akan menyakiti jari-jari kaki Anda. Jari-jari “dipaksa” untuk membengkok pada posisi yang tidak alami dan dapat menimbulkan berbagai problem.

Pemakaian sepatu hak tinggi secara tidak benar dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan. Kondisi tersebut misalnya kuku cantengan, kerusakan pada tendon, bunion, plantar fasciitis, hingga nyeri punggung bawah adalah beberapa efek samping dari.

Saat Anda menggunakan sepatu hak tinggi, bobot tubuh Anda akan tertumpu pada jari kaki. Jadi sebaiknya pilihlah sepatu dengan hak yang rendah (kurang dari 2 cm) dan memiliki dasar hak yang lebar. Hak yang tebal dan lebar akan "membagi" bobot tubuh Anda.

  1. Korset

Wanita mana yang tak ingin memiliki bentuk tubuh bak jam pasir seperti Kim Kardashian atau Jennifer Lopez? Berbagai cara pun dilakukan wanita demi mendapatkan tubuh yang diidamkan tersebut, termasuk dengan menggunakan korset. Korset dianggap dapat membantu menurunkan berat badan serta membentuk tubuh.

Padahal, ketika tubuh Anda terpaksa dirampingkan saat memakai korset, Anda akan menjadi sulit bernapas karena adanya tekanan pada diafragma. Kesulitan bernapas akan membuat napas Anda lama-kelamaan menjadi pendek dan tidak efektif. Anda pun akan menjadi mudah tersengal-sengal saat beraktivitas.

Tak hanya itu, adanya tekanan yang berlebih dapat menyebabkan Anda mengalami lebam pada kulit dan bahkan kerusakan organ.

  1. Skinny jeans

Skinny jeans adalah celana jeans yang bentuknya ketat pada bagian paha dan semakin meruncing ke arah tumit. Tren fesyen ini juga sangat digandrungi oleh anak muda masa kini.

Menggunakan celana yang terlalu ketat, terutama pada pria, dapat meningkatkan suhu testis. Peningkatan suhu testis terbukti dapat merusak sel sperma dan menghambat produksi sel sperma. Selain jumlahnya yang berkurang, peningkatan suhu testis juga akan membuat bentuk sel sperma yang dihasilkan abnormal. Akibatnya kualitas sel spermanya menjadi lebih rendah dibandingkan dengan sperma normal.

Selain itu , menggunakan celana yang ketat (baik pria maupun wanita) dapat membuat seseorang rentan mengalami infeksi jamur di selangkangan karena area yang lembap.

  1. Tas besar

Apakah Anda tergolong orang yang gemar menggunakan tas berukuran besar ketika bepergian, baik ke kantor, ke mal ataupun beraktivitas? Bagi beberapa orang, tas besar dianggap praktis karena dapat memuat berbagai barang. Namun semakin besar tas Anda, maka barang-barang yang Anda masukkan cenderung semakin banyak sehingga beban ke tubuh Anda semakin berat.

Berdasarkan studi yang dipublikasikan di Annals of Rheumatic Diseases pada tahun 2014, disebutkan bahwa salah satu penyebab nyeri punggung bawah adalah beban berat dari tas yang digunakan.

Gunakanlah tas berukuran kecil dan hanya masukkan barang-barang yang Anda betul-betul perlukan. Perlu diingat juga bahwa tak hanya satu barang berukuran besar saja yang akan menambah berat tas, tetapi juga barang berukuran kecil namun berat seperti koin-koin uang logam.

Sebelum Anda mengikuti berbagai tren fesyen tersebut, ada baiknya memperhatikan plus minusnya bagi kesehatan. Tentunya kesehatan Anda lebih berharga daripada penampilan luar semata, bukan?

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar