Sukses

6 Tanda Kanker Paru yang Bisa Anda Lihat

Kanker paru adalah penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Kenali tanda-tandanya dengan melihat beberapa hal berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Organ paru adalah salah satu organ tubuh yang berperan penting dalam sistem pernapasan. Saat mengalami gangguan pada sistem tersebut, pertukaran oksigen dan karbon dioksida pun akan terhambat, misalnya pada penderita kanker paru. Namun, untuk penanganan dini, Anda bisa mewaspadai tanda-tanda yang terlihat.

Berdasarkan data profil mortalitas kanker dari Badan Kesehatan Dunia WHO tahun 2014, kanker paru menjadi penyakit dengan angka kematian tertinggi di Indonesia, yakni sebanyak 21,8 persen dari 35.185 kasus. Angka ini disusul dengan kanker hati (12,3 persen), kanker kolorektal (10,2 persen), kanker prostat (8,9 persen) dan kanker mulut (7,5 persen).

Hal ini bisa terjadi karena 85-95 persen penyebab kanker paru tersebut adalah kebiasaan merokok. Tak heran, sebab Indonesia pun tercatat sebagai negara dengan angka perokok pria terbanyak di dunia. Bayangkan saja, 2 dari 3 pria di Indonesia adalah perokok aktif.

Perhatikan tanda-tanda kanker paru ini

Meski angka terbanyak jatuh pada kaum pria, wanita juga rentan terkena kanker paru. Contohnya saja pada kondisi yang menimpa almarhum istri Indro “Warkop” beberapa waktu yang lalu. Gejala kanker paru pada wanita memang lebih sulit terlihat.

Tapi, berikut ini adalah beberapa gejala kanker paru yang bisa Anda perhatikan. Bila Anda atau kerabat mengalami hal-hal di bawah ini, segera periksakan diri ke dokter:

1. Napas yang berbunyi

Dijelaskan oleh dr. Reza Fahlevi kepada KlikDokter, napas yang berbunyi juga terjadi pada kanker paru. “Kondisi ini disebabkan oleh adanya penyempitan saluran napas oleh sel kanker. Akibatnya, terkadang suara napas penderita berbunyi ‘ngik-ngik’, atau mungkin juga terdengar kasar dan berlendir,” jelasnya.

Sayangnya banyak orang yang masih beranggapan bahwa kondisi ini hanyalah pertanda adanya penyakit asma, sehingga kanker paru sering kali terlambat diketahui.

2. Bentuk dada tidak simetris

Dada yang tidak simetris, baik saat bernapas atau diam, dapat terjadi pada penderita kanker paru, terutama bila sel kanker telah berkembang membesar. “Adanya massa kanker dalam salah satu rongga dada membuat sisi dada tersebut tertinggal saat Anda menarik napas karena udara yang seharusnya masuk terhambat oleh massa kanker,” dr. Reza kembali menjelaskan.

Sebaliknya, pada saat menghembuskan napas, sisi dada yang memiliki sel kanker akan cenderung lebih tinggi karena adanya massa kanker yang mengisi rongga dada tersebut.

3. Penurunan berat badan secara drastis

Memiliki tubuh langsing karena berat badan yang menurun tentunya akan sangat menggembirakan. Tapi hati-hati, penurunan berat badan yang terlalu drastis juga sebaiknya Anda waspadai.

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, setiap jenis kanker akan menyebabkan penurunan berat badan yang terjadi dalam waktu cepat dan tanpa sebab yang jelas.

“Hal ini terjadi karena sel kanker ikut ‘melahap’ nutrisi dan makanan yang Anda konsumsi, sehingga hanya sedikit nutrisi yang dapat diserap oleh tubuh,” ucapnya.

4. Perubahan suara

Pada tahap tertentu, orang yang terkena kanker paru biasanya akan mengalami perubahan suara menjadi serak atau parau, hingga kemudian kesulitan untuk menelan makanan dan minuman. Kondisi ini disebabkan oleh tumor paru yang menekan saraf di area pita suara dan leher.

5. Darah dalam dahak

Salah satu tanda kanker paru yang bisa langsung diketahui adalah adanya darah pada dahak. Bila Anda mengalaminya, segera periksakan diri ke dokter untuk memastikannya.

Dilansir dari situs instansi kesehatan Parkway Cancer Center, untuk menangani hal ini bisa dilakukan dengan sitologi dahak. Cairan kental atau dahak yang keluar dari paru-paru tersebut biasanya akan dibawa ke laboratorium, kemudian akan diperiksa keberadaan sel kankernya.

6. Batuk yang tak kunjung sembuh

Batuk memang penyakit yang umum terjadi dan bisa menandakan berbagai gangguan kesehatan lain seperti flu atau alergi. Jadi, sebagian besar orang mungkin tak terlalu mengkhawatirkannya.

Namun, bila batuk yang Anda alami terus-menerus dan bertahan hingga lebih dari 2 bulan bahkan setelah minum obat batuk, kondisi ini bisa mengindikasikan kanker paru. Periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat bila Anda mengalaminya.

Beberapa tanda kanker paru memang terlihat seperti penyakit lain yang kerap diabaikan karena dianggap biasa terjadi. Tapi, berhati-hatilah bila Anda mulai melihat adanya gejala-gejala di atas. Segera periksakan diri, jangan tunda sebelum terlambat. Tingginya angka kematian akibat kanker paru juga disebabkan oleh diagnosis serta penanganan yang terlambat dilakukan.

(RH)

0 Komentar

Belum ada komentar