Sukses

Penting, Lakukan Hal Ini Setelah Pingsan

Setelah terbangun dari pingsan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar kondisi tubuh cepat pulih. Berikut penjelasannya.

Pingsan adalah kondisi ketika seseorang mengalami kehilangan kesadaran dan kontrol terhadap otot secara mendadak. Hal utama yang diyakini sebagai penyebab pingsan adalah berkurangnya aliran darah ke otak secara tiba-tiba dan berlangsung singkat.

Sesaat sebelum pingsan, umumnya akan muncul beberapa gejala, seperti mual, denyut jantung melemah, berkeringat mendadak, gangguan penglihatan, merasa tiba-tiba suara sangat jauh, kepala terasa ringan, mati rasa, dan sebagainya.

Apabila penderita tidak menunjukkan tanda-tanda bahaya, tindakan penanganan setelah pingsan diperlukan. Anda dapat melakukan hal-hal di bawah ini:

1 dari 5 halaman

1. Amankan Lokasi

Penanganan setelah pingsan yang pertama adalah mengamankan lokasi. Bawalah orang tersebut ke lokasi yang aman untuk menghindari hal-hal lain yang dapat terjadi.

Contohnya ketika ia pingsan di tengah kerumunan atau jalan raya, bawalah menepi ke tempat yang nyaman. Kondisi yang sama harus dilakukan ketika orang pingsan di tempat yang panas, pindahkanlah ke tempat teduh dan lebih sejuk. Pastikan ia mendapatkan udara segar.

Artikel Lainnya: 6 Penyebab Pingsan Mendadak yang Harus Anda Waspadai

2. Hentikan Aktivitas

Penanganan setelah pingsan selanjutnya adalah menjeda sejenak aktivitas yang sedang dilakukan. Apabila Anda sadar dari pingsan, hentikan aktivitas untuk sementara. Begitu pula saat menolong orang pingsan, mintalah orang tersebut untuk menghentikan segala aktivitasnya.

Pasalnya, memaksakan diri untuk tetap melanjutkan aktivitas justru dapat berbahaya. Hal yang sebaiknya dilakukan adalah berhenti sejenak, berbaring, dan beristirahat. 

2 dari 5 halaman

3. Segera Duduk atau Berbaring

Hal yang harus dilakukan setelah pingsan adalah segera duduk atau berbaring. Saat Anda tersadar dari pingsan, carilah posisi yang nyaman. Atau ketika Anda menolong orang pingsan, mintalah orang tersebut untuk duduk atau baringkan di tempat yang nyaman.

Hindari tindakan langsung berdiri setelah pingsan. Pasalnya, tindakan tersebut dapat menurunkan tekanan aliran darah di otak sehingga berisiko pingsan kembali. 

Saat dalam posisi duduk atau berbaring, letakkan kaki lebih tinggi dari kepala, lalu ganjal kaki dengan benda apapun yang ditemukan di lokasi sekitar 30 cm. Penanganan setelah pingsan ini bertujuan untuk mengembalikan aliran darah ke otak agar kesadaran kembali pulih. 

Artikel Lainnya: Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan

4. Berikan Teh Manis

Konsumsi teh manis merupakan penanganan setelah pingsan yang bisa dilakukan. Ini karena hilang kesadaran dapat dipicu oleh gula darah rendah atau dehidrasi. Segeralah minum, bisa air putih atau teh manis.

Teh manis dapat membantu meningkatkan gula darah dan mengembalikan energi yang dibutuhkan tubuh sehingga kondisi orang setelah pingsan dapat pulih dengan segera.

3 dari 5 halaman

5. Longgarkan Pakaian

Setelah memastikan kondisi korban berada di tempat yang cukup udara, jangan lupa untuk melonggarkan pakaiannya. Anda dapat membuka bagian pakaian yang ketat, seperti kancing baju.

Pakaian terlalu ketat bisa membuat orang tersebut makin sesak. Jadi, penanganan setelah pingsan ini akan memudahkan ia untuk bernapas dan mendapatkan udara yang lebih banyak. 

Artikel Lainnya: Kebanyakan Makan MSG Bisa Bikin Pingsan, Benarkah?

6. Temani Sampai Kondisi Pulih

Hal yang harus dilakukan setelah pingsan berikutnya adalah mencermati kondisi korban apakah ia memerlukan penanganan medis lanjutan atau tidak. Anda dapat menemaninya hingga benar-benar pulih dan segar.

4 dari 5 halaman

7. Panggil Bantuan Medis

Penanganan setelah pingsan juga mencangkup tindakan ketika korban terus-menerus tidak sadarkan diri. Anda perlu memanggil bantuan jika pingsan terjadi lebih dari dua menit atau disertai tanda-tanda tidak lazim.

Gejala yang dimaksud, misalnya bibir dan wajah membiru, detak jantung sangat lemah, napas sesak, dan sulit dibangunkan. Sebaiknya korban pingsan langsung dibawa ke unit gawat darurat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Jika pernapasan dan denyut jantung tidak normal, segeralah lakukan bantuan hidup dasar sesuai dengan kondisi penderita, misalnya resusitasi jantung paru jika denyut tidak teraba. Namun, tindakan ini hanya boleh dilakukan oleh orang yang terlatih. 

Kebanyakan kasus pingsan bukan merupakan masalah yang serius atau fatal. Namun, jika tidak ditangani dengan benar, justru dapat membahayakan nyawa. Karena itu, pahamilah penyebab pingsan serta penanganan setelah pingsan untuk meminimalkan hal-hal yang tak diinginkan.

Apabila memiliki pertanyaan seputar topik terkait ataupun masalah kesehatan lainnya, Anda dapat menanyakan secara langsung kepada dokter melalui fitur Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar