Sukses

Bolehkah ibu Hamil Makan Buah Durian?

Banyak yang bilang, makan buah durian dapat membuat janin kepanasan dan rentan menyebabkan keguguran pada ibu hamil. Simak faktanya ini.

Klikdokter.com, Jakarta Buah durian memang nikmat rasanya. Tak heran, buah berkulit duri ini banyak penggemarnya, dan kerap membuat ibu hamil tergoda untuk mengonsumsinya. Namun demikian, buah durian banyak mengandung gas dan alkohol yang dapat membuat ibu hamil merasa kembung dan memicu kontraksi.

Hal tersebut akhirnya memunculkan pendapat bahwa buah ini rentan menyebabkan keguguran. Dijelaskan oleh dr. Puti Naindra Alevia kepada KlikDokter, kondisi perut kembung dan kontraksi mungkin saja dialami saat mengonsumsi buah durian di saat trimester ketiga.

“Glukosa, kolesterol dan alkohol pada buah durian juga dapat berdampak buruk pada kesehatan. Sebab, dapat memicu terjadinya diabetes atau gangguan kesehatan jantung,” ujarnya.

Amankah dikonsumsi ibu hamil?

Pada dasarnya, konsumsi buah durian boleh-boleh saja, asal diawali dengan persetujuan dokter. Menurut dr. Puti, kuncinya adalah pembatasan buah durian yang dimakan. “Batasi konsumsi antara 1-2 biji saja dan tidak boleh terlalu sering, agar efek sampingnya tidak muncul,” jelasnya.

Dilansir dari Babyologist, hal tersebut juga masih berkaitan dengan buah durian yang memiliki sifat panas dan dapat merusak organ tubuh bagian dalam. Efek panas tersebut disebabkan karena adanya kandungan glukosa, alkohol, gas, kolesterol serta soda.

Berbagai dampak negatif konsumsi buah durian yang berlebihan bagi ibu hamil di antaranya:

  • Menyebabkan janin lahir prematur.
  • Meningkatkan kadar gula dalam tubuh.
  • Kemungkinan bayi lahir cacat.
  • Menyebabkan kematian, terutama pada ibu hamil yang menderita hipertensi.
  • Memicu pendarahan.
  • Pembengkakan pada wajah ibu hamil.
  • Memperlambat perkembangan janin.

Selain hal di atas, dilansir dari situs The Asian Parent, buah durian juga mengandung karbohidrat dan kadar gula yang tinggi. Dua butir buah durian berukuran sedang mengandung 60 kalori, sehingga ibu hamil dengan penyakit diabetes sebaiknya menghindari makan durian.

1 dari 2 halaman

Manfaat positif buah durian

Meskipun banyak menimbulkan polemik, buah durian nyatanya memiliki berbagai manfaat yang baik bagi tubuh Anda, tentunya jika dikonsumsi tidak berlebihan.

Dilansir dari Baby Center, beberapa penelitian menunjukkan bahwa dalam buah durian terkandung organo-sulfur dan tryptophan yang memiliki efek antioksidan serta bermanfaat sebagai antimikroba, antibakteri dan antijamur yang sangat menguntungkan ibu hamil.

Di samping itu, dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter juga menjelaskan bahwa durian mengandung banyak serat, sehingga baik untuk mencegah konstipasi yang sering terjadi pada masa kehamilan. Durian juga kaya akan zat besi dan mineral lain, seperti magnesium, tembaga dan mangan.

“Zat besi dan tembaga dalam durian dapat membantu proses pembentukan sel darah merah di dalam tubuh. Hal ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan,” ucap dr. Sepri.

Tips makan durian untuk ibu hamil

Terkadang, keinginan untuk makan durian tak dapat dibendung oleh ibu hamil. Bila Anda pun mengalaminya, atasi dampak buruk yang mungkin terjadi setelah makan durian dengan melakukan berbagai hal yang disarankan oleh Babyologist berikut ini:

1. Menetralisir dengan makan buah manggis

Buah manggis mampu menetralisir efek panas yang berisiko mengganggu perkembangan janin.

2. Minum jus sirsak

Hal ini bisa Anda lakukan untuk mengendalikan gas di lambung setelah menyantap buah durian. Dengan demikian, saat hamil Anda tidak akan mengalami asam lambung yang tiba-tiba naik akibat gas di dalam durian.

3. Minum air putih

Konsumsi air putih yang cukup mampu menetralisir efek panas dari buah durian.

Jadi, buah durian sebenarnya cukup aman dikonsumsi oleh ibu hamil, asalkan tidak berlebihan dan telah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan dan kebidanan. Namun, akan lebih baik bila saat hamil Anda memilih jenis buah lain yang tidak mengandung gas. Kehamilan sehat, bayi pun sehat! Ikuti kiat lainnya di sini.

[RVS]

 

0 Komentar

Belum ada komentar