Sukses

Bahan Pembersih Rumah Tangga Picu Obesitas pada Anak?

Pembersih rumah tangga disebut-sebut dapat menyebabkan obesitas pada anak. Apa kata medis terkait hal ini?

Klikdokter.com, Jakarta Kegemukan alias obesitas pada anak merupakan masalah kesehatan yang berhubungan erat dengan gaya hidup tidak sehat seperti makan berlebih dan tidak aktif bergerak. Namun belakangan, terdapat anggapan yang menyebut bahwa kegemukan pada anak juga bisa disebabkan oleh bahan pembersih rumah tangga.

Sebelum menguak fakta di balik anggapan tersebut, Anda perlu tahu bahwa obesitas atau kegemukan pada anak dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Mulai dari diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, perlemakan hati, dan penyakit jantung.

“Selain itu, anak yang kegemukan juga sering mengalami depresi dan rasa tidak percaya diri karena bentuk tubuhnya. Tak jarang, mereka pun menjadi bahan olok-olokan pada lingkup pertemanan,” ujar dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter.

Terkait penyebab kegemukan pada anak, dr. Irma Rismayanty mengatakan bahwa hal tersebut turut dipengaruhi oleh faktor genetik, aktivitas fisik yang kurang, pola makan yang berantakan, dan sebagainya.

Lantas, bagaimana dengan produk pembersih rumah tangga? Benarkah itu juga bisa menyebabkan kegemukan pada anak?

Pembersih rumah tangga dan kegemukan

Sekumpulan peneliti di Kanada menemukan bahwa anak-anak yang mengalami kontak dengan benda-benda pembersih rumah tangga mengandung disinfektan setidaknya sekali dalam seminggu, memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) yang lebih tinggi.

Para ilmuwan di Canadian Medical Association Journal mempelajari usus dari 757 anak berusia antara tiga hingga empat bulan. Sampel kotoran anak-anak tersebut dikumpulkan pada awal penelitian untuk mengungkapkan bakteri yang hidup dalam usus mereka. Di samping itu, para peneliti juga bertanya kepada orang tua mengenai seberapa sering produk pembersih rumah tangga digunakan di rumah. Peneliti kemudian meneliti kembali anak-anak pada usia satu dan tiga tahun, serta mengukur berat badan mereka.

Studi ini mendapatkan hasil bahwa mikrobiota usus―bakteri yang mengisi saluran pencernaan―setiap anak berbeda dalam merespons pengaruh dari luar. Anak yang sering terkena disinfektan memiliki tingkat bakteri Lachnospiraceae lebih tinggi dibandingkan peserta lain.

Peneliti dari University of Alberta, Anita Kozyrskyj menjelaskan bahwa Lachnospiraceae memang sudah biasa ditemukan di mikrobiota usus manusia. Akan tetapi, tingkat bakteri itu harusnya berada pada taraf rendah untuk anak usia tiga sampai empat bulan. Keberadaan lachnospiraceae yang lebih tinggi dalam mikrobiota usus disebut sebagai pemicu penimbunan lemak yang lebih banyak, yang pada akhirnya menyebabkan kegemukan atau obesitas.

Mengatasi kegemukan pada anak

Agar produk pembersih rumah tangga yang Anda gunakan tak menyebabkan kegemukan pada anak, gunakanlah yang bersifat ramah lingkungan. Selain itu, berikan juga pengetahuan pada si Kecil bahwa dirinya tak boleh mengonsumsi sembarang makanan, apalagi terlalu berlebihan.

“Peran orang tua nyatanya tidak dapat disepelekan. Sikap permisif dari orang tua untuk mengonsumsi makanan yang tinggi kalori, gula, dan lemak juga memiliki andil dalam membentuk anak menjadi gemuk,” kata dr. Karin.

Mulai saat ini, gunakan bahan pembersih rumah tangga yang aman dan teruji klinis agar anak tidak mengalami berbagai masalah kesehatan yang ada di baliknya, termasuk obesitas atau kegemukan. Jangan lupa untuk memberikan teladan yang baik pada si Kecil, dengan menerapkan gaya hidup sehat, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, serta berolahraga secara rutin dan teratur. Salam sehat!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar