Sukses

Panduan Gaya Hidup untuk Tubuh yang Lebih Sehat

Ingin memiliki kesehatan tubuh yang hakiki? Ini panduan gaya hidup yang bisa Anda ikuti!

Klikdokter.com, Jakarta Setiap manusia pasti ingin selalu dalam kondisi sehat luar dan dalam. Anda juga, bukan? Jika ya, Anda berarti wajib mengubah gaya hidup yang sekarang menjadi lebih sehat lagi!

Dalam upaya memiliki kesehatan tubuh yang sempurna, tindakan pertama yang wajib Anda lakukan adalah menumbuhkan niat untuk melakukannya secara konsisten. Setelah itu, berikut langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan:

  1. Luangkan waktu untuk olahraga

Berolahraga secara rutin dan teratur setiap hari tak hanya membuat tubuh sehat, tapi juga mengasah ketajaman otak (kognitif) dan tingkat kreativitas Anda. Tak hanya itu, olahraga juga dapat membantu memperbaiki mood, karena aktivitas sehat ini merangsang pengeluaran endorfin alias hormon kebahagiaan.

  1. Minum air putih yang cukup

Menurut studi yang dilakukan oleh University of Connecticut di Amerika Serikat, kehilangan 1,5% volume air dari tubuh dapat menurunkan mood atau suasana hati. Selain itu, kurang mengonsumsi air putih juga dapat menyebabkan dehidrasi, yang gejalanya adalah badan lemas, mudah cemas, dan sulit berkonsentrasi.

Apa solusinya? Tentu saja mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup, kira-kira sebanyak delapan gelas dalam sehari. Namun, jika aktivitas Anda sangat padat atau mengeluarkan banyak keringat, Anda dapat mengonsumsi air putih lebih dari jumlah tersebut.

  1. Makan sehat dan bergizi seimbang

Bagaimana pola makan Anda selama ini? Apakah Anda makan cukup buah dan sayur dalam sehari? Jika tidak, cobalah untuk memperbanyak asupan buah dan sayur mulai sekarang.

Menurut beberapa penelitian, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi lima porsi buah dan sayur dalam sehari. Meski awalnya sulit, cobalah untuk melakukannya secara bertahap.

Penelitian yang dipublikasikan di the American Society for Nutrition (ASN) Annual Meeting di Experimental Biology 2015 di Boston, Amerika Serikat, menemukan bahwa responden yang mengonsumsi sayuran hijau dua porsi setiap hari memiliki fungsi kognitif yang lebih baik.

  1. Lakukan detoks media sosial

Menurut penelitian yang dilakukan oleh The University of Pittsburgh School of Medicine di Amerika Serikat, rata-rata orang menghabiskan waktu selama satu jam 40 menit setiap hari untuk menggunakan media sosial. Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa semakin banyak waktu yang Anda habiskan menggunakan media sosial, semakin tinggi pula tingkat risiko mengalami depresi.

Jadi, bila Anda tak ingin berakhir pada kondisi depresi dan mengalami dampak buruk yang ada di baliknya seperti penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke, batasi penggunaan media sosial mulai saat ini.

  1. Bergaul dengan orang-orang yang positif

Menurut penelitian yang dilakukan oleh the University of Pennsylvania, menghabiskan waktu dengan orang-orang yang bersikap positif, easy going, dan bahagia dapat membuat Anda merasakan hal yang sama.

Selalu bahagia dan terhindar dari stres dapat menurunkan risiko Anda terkena berbagai penyakit, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, stroke, dan lainnya. Selain itu, studi yang ada di jurnal The Lancet menyebutkan bahwa berbahagia dan bersikap positif juga dapat membuat Anda lebih panjang umur.

Yuk, terapkan gaya hidup sehat mulai sekarang. Dengan demikian, kesehatan tubuh Anda akan terus terjaga dan berbagai penyakit berbahaya tak akan terjadi kemudian. Selamat mencoba!

(NB/ RH)

Sumber:

  • Lawrence E. Armstrong, Matthew S. Ganio, Douglas J. Casa, Elaine C. Lee, Brendon P. McDermott, Jennifer F. Klau, Liliana Jimenez, Laurent Le Bellego, Emmanuel Chevillotte, Harris R. Lieberman; Mild Dehydration Affects Mood in Healthy Young Women, The Journal of Nutrition, Volume 142, Issue 2, 1 February 2012, Pages 382–388
  • meeting.nutrition.org
  • Meredith E. David, James A. Roberts and Brett Christenson, Too Much of a Good Thing: Investigating the Association between Actual Smartphone Use and Individual Well-Being, International Journal of Human–Computer Interaction34, 3, (265), (2018).
  • Diener E, Chan MYHappy people live longer: subjective well-being contributes to health and longevity. Appl Psychol. 2011; 3: 1-43

0 Komentar

Belum ada komentar