Sukses

Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda Saat Hamil

Selain fakta bahwa Anda memiliki janin yang akan tumbuh dalam rahim, sejumlah perubahan juga terjadi saat Anda hamil. Apa saja?

Klikdokter.com, Jakarta Berita kehamilan adalah kabar yang luar biasa. Selain seoptimal mungkin menjaga kehamilan untuk tumbuhnya janin, kehamilan kadang membuat ibu hamil kaget akan banyaknya perubahan pada tubuh saat hamil.

Perubahan pada tubuh seorang ibu yang hamil sebetulnya sudah terjadi sejak minggu-minggu pertama. Secara umum, perubahan ini terjadi sebagai bentuk penyesuaian dengan pertumbuhan janin dalam tubuh ibu mulai dari kondisi fisik hingga beban psikis terkait kehamilan.

Perut yang terus membesar, tubuh menjadi lebih mudah lelah, atau timbulnya rasa sakit pada tubuh adalah hal yang dianggap lumrah. Namun, dilansir dari CNN, kenyataannya masih banyak perubahan lain pada tubuh, yakni:

  1. Timbulnya garis dan flek hitam

Selain stretch mark, banyak ibu hamil, terutama yang memiliki warna kulit olive atau kuning langsat, akan melihat adanya garis hitam yang muncul secara vertikal dari bawah pusar ke area vagina. Kondisi ini dikenal sebagai linea negra atau garis hitam (black line).

Mengenai linea negra saat kehamilan, dr. Fiona Amalia dari KlikDokter membenarkannya. “Garis ini merupakan hiperpigmentasi yang terjadi karena peningkatan produksi dari pigmen melanin yang merupakan akibat dari peningkatan produksi estrogen,” jelasnya.

Perubahan kulit lain juga bisa dirasakan di wajah, yaitu adanya keluhan flek hitam di wajah saat kehamilan yang disebut sebagai “topeng kehamilan” alias melasma gravidarum atau chloasma. Hal ini lumrah terjadi pada ibu hamil. Hampir 50 persen ibu hamil mengalami gejala ini. Selain itu, akan terjadi juga perubahan warna menjadi lebih kehitaman pada areola atau puting susu.

Namun, jangan khawatir, keluhan linea negra dan melasma gravidarum akan sirna setelah Anda melahirkan.

1 dari 4 halaman

Selanjutnya

  1. Tanda kerutan di sejumlah titik

Tanda kerutan adalah salah satu perubahan kulit paling umum yang dapat terjadi selama kehamilan. Risiko ini pun meningkat jika ada faktor genetik yang berperan, semisal ibu Anda dulu pernah mengalaminya juga.

"Ini adalah kecenderungan genetik terkait hormonal. Upaya terbaik untuk meminimalkan tanda kerutan saat hamil adalah menjaga kelembapan kulit, karena kulit kering bisa membuat penampilan jadi lebih buruk,” kata Cynthia Abbott, dermatolog asal Atlanta, Amerika Serikat, kepada CNN.

Lebih lanjut, Cynthia menyarankan agar Anda menggunakan pelembap yang memiliki bahan kimia paling minimal untuk menghindari terjadinya iritasi kulit atau timbulnya ruam. Anda pun sebaiknya berhati-hati terhadap kemungkinan alergi akibat penggunaan krim tertentu.

  1. Ukuran kaki membesar

Menurut dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, kaki bisa membengkak karena beberapa faktor, umumnya karena peningkatan cairan tubuh, baik peningkatan volume darah maupun cairan sel. Selain itu, ukuran kaki juga bisa memanjang. Tak sedikit ibu hamil yang terkejut menemukan ukuran sepatu mereka bertambah, bahkan setelah melahirkan.

“Pada perempuan yang hamil, kaki bengkak memang sering muncul pada akhir trimester kedua atau awal trimester tiga. Sekitar 75 persen wanita hamil mengalami keluhan ini, dari derajat ringan hingga berat. Keluhan kaki bengkak biasanya terjadi di sekitar pergelangan kaki dan telapak kaki. Bengkak dapat memburuk saat cuaca panas atau ketika mencapai penghujung hari, khususnya bila Anda sepanjang hari banyak berdiri atau duduk. Gejala ini masih dapat dianggap normal,” dr. Alvin menerangkan.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya (2)

  1. Tumbuh rambut di tempat tertentu

Selama masa kehamilan, hormon bertanggung jawab atas tumbuhnya rambut di berbagai tempat yang tak diinginkan. Waxing atau tweezing adalah metode paling aman untuk menghilangkan rambut selama kehamilan. Agar lebih amannya lagi, lebih baik konsultasikan ini kepada dokter atau ahli kecantikan.

  1. Vagina membiru, varises, dan wasir

Ya, saat kehamilan vagina dapat membiru. Ini karena terjadi peningkatan aliran darah ke area tersebut. Kondisi ini juga dikenal sebagai Chadwick sign, yang biasanya terjadi antara 6-8 minggu masa kehamilan.

Sama halnya seperti varises yang terjadi di kaki, tekanan dari bayi di kandungan juga bisa menyebabkan vena di daerah vagina membengkak dan menjadi terlihat. Keluhan ini bisa memburuk seiring bayi dalam kandungan membesar.

Wasir pun juga bisa dirasakan ibu hamil karena peningkatan aliran darah. Konstipasi dan mengejan dapat membuatnya semakin parah. Perbanyaklah konsumsi serat, minum air puih, dan makanan yang mengandung magnesium.

  1. Gatal kemerahan

Ada satu jenis ruam kulit pada ibu hamil yang cukup serius, yaitu pruritic urticarial and pluaques of pregnancy (PUPPS).

“Kondisi ini sering terjadi pada kehamilan pertama dan memiliki banyak anak sebelumnya. Biasanya, PUPPS dirasakan saat trimester tiga kehamilan dan akan hilang beberapa hari setelah melahirkan. Bentol atau gatal berwarna kemerahan awalnya muncul di daerah perut yang kemudian menyebar ke dada dan lengan atas,” jelas dr. Fiona.

Selain PUPPS, ibu hamil juga bisa memiliki penyakit kulit lainnya seperti prurigo, yaitu berupa papul (bentol) dan bisa terjadi pada trimester berapa pun. Selain itu juga terjadi pemphigoid gestationis, yaitu kulit melenting dengan gatal yang utamanya terjadi di sekitar perut, tapi bisa juga menyebar ke seluruh tubuh.

3 dari 4 halaman

Menjaga kesehatan selama masa kehamilan

Saat hamil, hal penting yang harus Anda lakukan adalah menjaga asupan makanan bergizi yang diperlukan untuk tubuh serta janin. Selain itu, olahraga seperti senam hamil juga diperlukan agar tubuh tetap fit hingga tanggal melahirkan tiba.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, juga dari KlikDokter, senam hamil secara rutin akan berguna untuk memudahkan proses melahirkan nantinya. Selain itu, manfaat lainnya adalah:

  • Menjaga berat badan selama kehamilan
  • Mempersiapkan diri dan pikiran untuk masa melahirkan nanti
  • Mengurangi gejala nyeri punggung dan pinggang

Kenali dan tak usah khawatir dengan segala perubahan yang terjadi pada tubuh Anda saat hamil! Hal utama yang harus menjadi perhatian adalah menjaga kesehatan tubuh dan janin selama masa kehamilan hingga tiba saatnya bayi lahir ke dunia. Terapkan pola makan sehat, istirahat cukup, latihan fisik ringan secara rutin, dan jangan absen kontrol ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan, ya!

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar