Sukses

Catat! Makanan Ini Cegah Bayi Lahir Cacat

Ingin bayi lahir sehat? Berikut zat gizi dan makanan untuk mencegah cacat pada janin.

Berdasarkan data WHO South-East Asia Region tahun 2010, jumlah kasus kelainan bawaan di Indonesia adalah 59,3 per 1000 kelahiran hidup. Artinya, dari sebanyak 5 juta bayi yang terlahir di Indonesia, sekitar 295.000 bayi tersebut terlahir cacat.

Kelainan bawaan dapat terjadi pada setiap fase kehamilan dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor genetik, faktor lingkungan seperti paparan dengan pestisida, obat, alkohol, dan tembakau, serta riwayat infeksi pada kehamilan.

Anda tentu tidak ingin hal tersebut menimpa buah hati Anda, bukan? Maka dari itu, asupan nutrisi selama kehamilan perlu dijaga sebagai salah satu cara untuk mencegah bayi lahir cacat.

Selama kehamilan, perlu dipastikan bahwa asupan nutrisi ibu hamil selalu terjamin. Berikut beberapa makanan untuk mencegah bayi lahir cacat yang sebaiknya dikonsumsi selama kehamilan:

1 dari 4 halaman

1. Makanan Tinggi Asam Folat

Makanan pencegah bayi terlahir cacat yang pertama adalah makanan tinggi asam folat. Asam folat merupakan salah satu komponen penting karena berperan dalam pembentukan sistem saraf pusat di trimester awal kehamilan.

Artikel Lainnya: Kuning Telur Bebek Kurangi Risiko Cacat Lahir pada Bayi

Kekurangan asam folat—khususnya di trimester pertama—dapat menyebabkan kelainan kongenital seperti neural tube defect. Karena itu, ibu hamil wajib mengonsumsi setidaknya 400 mikrogram asam folat setiap hari. Jumlah ini dapat dipenuhi dengan mengonsumsi sayuran hijau, kacang-kacangan, daging, serta suplementasi asam folat. 

2. Makanan Tinggi Kalsium 

Cara untuk mencegah bayi lahir cacat berikutnya adalah dengan konsumsi asupan tinggi kalsium. Ibu dan janin memerlukan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga membantu sistem peredaran darah, otot, dan sistem saraf. 

Sementara itu, kekurangan zat ini dapat menyebabkan masalah pada pertumbuhan tulang dan gigi janin. Oleh sebab itu, makanan tinggi kalsium termasuk makanan untuk mencegah cacat pada janin.

Nah, untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian, ibu hamil dapat mengonsumsi susu dan produk olahannya serta protein hewani lainnya. 

Artikel Lainnya: Awas, Wanita Hamil Isap Ganja Berisiko Lahirkan Bayi Autis

2 dari 4 halaman

3. Makanan Kaya Vitamin C

Vitamin C berperan penting dalam kehamilan. Vitamin ini berfungsi untuk memproduksi kolagen, protein struktural pembentuk kulit, tendon, tulang, dan tulang rawan. Vitamin C juga dapat membantu tubuh dalam menyerap zat besi.

Kekurangan vitamin C diketahui dapat menghambat perkembangan mental bayi yang baru lahir. Kebutuhan vitamin ini dapat dicukupi lewat berbagai jenis buah dan sayur, seperti buah jeruk, sayur tomat, dan lain sebagainya. 

4. Makanan Tinggi Protein 

Makanan tinggi protein juga merupakan makanan untuk mencegah bayi lahir cacat. Protein adalah senyawa penting untuk pertumbuhan bayi, khususnya trimester ketiga. Karena itu, protein tak boleh terlewatkan dalam menu harian ibu hamil.

Anda dapat mengonsumsi protein nabati, misalnya tahu, tempe, dan kacang-kacangan, maupun protein hewani, seperti susu, ikan, ayam, daging, dan telur. 

Artikel Lainnya: Makan Kacang Hijau Saat Hamil Dapat Cegah Bayi Lahir Cacat?

3 dari 4 halaman

5. Makanan Tinggi Zat Besi

Ibu hamil rentan mengalami kekurangan zat besi atau anemia. Padahal, anemia saat kehamilan berhubungan dengan berbagai risiko penyulit saat persalinan bayi.

Tidak hanya itu, zat besi juga penting dalam pembentukan hemoglobin yang akan mengedarkan oksigen ke jaringan-jaringan di tubuh.

Karena itu, makanan tinggi zat besi termasuk salah satu makanan pencegah bayi lahir cacat yang tidak boleh dilupakan dalam menu harian ibu hamil. Nah, untuk memenuhi kebutuhan zat besi, Anda dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi daging merah, ikan, dan ayam. 

6. Asam Lemak Omega-3

Asam lemak omega-3 penting dikonsumsi oleh ibu hamil untuk perkembangan saraf bayi. Zat ini juga dapat mencegah kelahiran dan persalinan prematur, menurunkan risiko preeklampsia (keracunan kehamilan), dan meningkatkan berat badan bayi saat lahir.

Oleh sebab itu, cara untuk mencegah bayi lahir cacat salah satunya adalah dengan konsumsi asam lemak omega-3. Anda bisa mengonsumsi kacang-kacangan, seperti kacang kenari dan almon.

Memperhatikan asupan nutrisi selama kehamilan memang sangatlah penting. Karena itu, bagi para ibu hamil, konsumsilah makanan untuk mencegah bayi lahir cacat di atas sejak dini. 

Selain menjaga asupan nutrisi, hal yang tak kalah penting yang bisa dilakukan sebagai cara untuk mencegah bayi lahir cacat adalah dengan menghindari paparan asap rokok, alkohol, dan zat adiktif lainnya selama kehamilan. Dengan demikian, kehamilan akan berlangsung lancar dan bayi pun lahir dengan sehat dan selamat.

Bila ingin konsultasi ke dokter seputar kesehatan kehamilan dan janin lebih cepat, pakai LiveChat di Klikdokter!

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar