Sukses

Memberi Hadiah untuk Anak Memiliki Manfaat Psikologis

Ternyata, memberi hadiah untuk anak selain membuatnya senang, juga memiliki manfaat psikologis. Apa saja? Ketahui selengkapnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Tak ada yang lebih membahagiakan daripada melihat pancaran keriangan di wajah anak. Salah satu cara populer untuk membuat anak senang adalah dengan memberinya hadiah. Nah, ternyata memberi hadiah untuk anak tak hanya membuat anak gembira, tapi juga memiliki manfaat psikologis yang dapat dirasakan baik oleh anak maupun Anda sebagai orang tua.

Menurut sebuah penelitian yang dilansir di CNN, memberi hadiah untuk anak memiliki manfaat psikologis. Manfaat tersebut adalah meningkatnya kebahagiaan anak sekaligus mendekatkan hubungan anak dengan orang tua.

“Data menunjukkan bahwa anak yang diberi hadiah juga dapat merasakan manfaat psikologis. Hal tersebut akan menjadi pembelajaran bagi anak agar nantinya ia tumbuh sebagai sosok yang murah hati,” kata Lara Aknin, asisten profesor psikologi di Universitas Simon Fraser, Kanada.

Pentingnya memberi anak hadiah

Memberikan anak hadiah kemungkinan besar mampu meningkatkan tingkat kebahagiannya secara lebih baik pada anak maupun orang tua. Hubungan sosial antara pemberi dan penerima akan sangat terasa, yakni bisa saling merasakan kehangatan dari proses tersebut.

Lara juga mengatakan bahwa meskipun para peneliti hanya menguji kondisi ini pada orang dewasa, tapi ia menilai bahwa ini juga dapat terjadi pada anak. Pemberian hadiah ini bisa dilakukan kapan saja, tidak hanya saat anak berulang tahun. Apa pun momennya, ini mampu menjadi pembelajaran untuk anak tentang makna memberi dan berbagi. Hal ini dinilai sebagai salah satu konsep dasar hubungan antarmanusia.

"Kemurahan hati membantu merajut kehidupan sosial, sekaligus berfungsi sebagai kebersamaan yang lebih erat. Memberi hadiah dan menolong orang lain dalam hal apa pun, membantu mempertajam kepekaan dan meningkatkan kemampuan dunia sosial Anda dan anak,” jelas Lara.

Para peneliti yang mempelajari kedermawanan dan manfaat dari pemberian hadiah telah menemukan bukti pentingnya dalam berbagai pengaturan budaya dan sosial ekonomi. Mary Jo Katras, peneliti dari Universitas Minnesota, Amerika Serikat, mempelajari soal pemberian hadiah ini lewat pesta ulang tahun di kelompok keluarga berpenghasilan rendah. Ia mengungkapkan bahwa pesta ulang tahun, termasuk hadiah, adalah sesuatu yang rela diusahakan secara finansial oleh sebuah keluarga. Bahkan, biasanya orang tua memotong pengeluaran tertentu atau mencari pinjaman dari teman atau keluarga untuk mewujudkan pesta ini.

Mary juga mengatakan bahwa, memberi anak hadiah pada kelompok keluarga berpenghasilkan rendah adalah sebuah ritual yang penting. Cara ini dapat membantu anak untuk mengerti pentingnya memberikan kebahagiaan untuk orang lain. Ini bukan sekadar tentang hadiah, tapi proses pemberian inilah yang terpenting.

Tanamkan juga kemampuan psikologis lainnya pada anak

Tak hanya memberikan hadiah, tapi ada banyak hal yang bisa Anda lakukan agar anak mendapatkan manfaat psikologis dalam masa tumbuh kembangnya. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, berikut ini adalah beberapa hal yang orang tua bisa lakukan.

1. Bebaskan anak mengekspresikan emosinya

Saat anak Anda merasa sedih atau emosi, maka hal pertama yang biasanya ia lakukan adalah berteriak atau menangis. Biarkan ia melampiaskan emosinya tersebut. Setelah itu, duduklah di sampingnya sampai ia perlahan kembali tenang. Hal ini dapat membiasakan anak untuk lebih bisa memahami emosinya, serta mengendalikannya dengan baik saat ia dewasa nanti.

2. Orang tua juga harus bahagia

Keluarga merupakan tempat pertama anak dalam mengembangkan kecerdasan emosional dan intelektual secara optimal. Jika ingin Anda tumbuh bahagia, maka Anda sebagai orang tua juga harus bahagia karena ini dapat “menular” kepadanya.

Meski sepele, tapi jangan sampai melewatkan momen kecil seperti memeluk dan menciumnya sebelum tidur atau meluangkan waktu bersama untuk bermain bersama anak tanpa sibuk memegang gawai akan sangat berharga bagi perkembangannya. Ia bakal merasa disayangi, sehingga membuatnya lebih semangat dalam belajar dan bermain.

Memberikan hadiah untuk anak tak hanya bisa membuat anak senang, tapi juga dapat memberinya manfaat psikologis seperti menumbuhkan pribadi murah hati. Meski demikian, hindari terlalu memanjakan anak dengan menghujaninya hadiah tanpa “pesan moral” dan mengabaikan kedisiplinan. Didiklah anak secara seimbang agar ia tumbuh menjadi pribadi yang kuat, penuh kasih sayang, murah hati, dan tidak manja.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar