Sukses

Merokok Picu Tekanan Darah Tinggi. Bagaimana Faktanya?

Merokok terbukti bisa menimbulkan masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi. Bagaimana rokok memengaruhi tekanan darah Anda?

Klikdokter.com, Jakarta Merokok telah terbukti dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan bagi tubuh, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Menurut American Lung Association, rokok mengandung sekitar 600 jenis zat yang jika dibakar akan menghasilkan lebih dari 7.000 zat kimia. Banyak dari zat kimia tersebut beracun dan membahayakan tubuh. Selain mengancam paru-paru, rokok juga ternyata dapat memicu tekanan darah tinggi.

Ya, kebanyakan orang memang lebih familiar dengan efek buruk merokok bagi organ paru. Kebiasaan merokok dapat mengakibatkan kerusakan sel-sel paru dan menimbulkan serangkaian penyakit.

Namun, sebenarnya merokok juga dapat menimbulkan kerusakan jaringan di beberapa sistem organ tubuh, termasuk sistem kardiovaskular atau dikenal juga dengan sistem peredaran darah. Sistem kardiovaskular ini terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan komponen darah itu sendiri. Jika ada masalah di salah satu bagian tersebut, tentu dapat mengganggu fungsi sistem kardiovaskular.

Bagaimana kandungan dalam rokok memicu tekanan darah tinggi?

Nikotin di dalam rokok dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan frekuensi denyut jantung. Nikotin yang masuk ke dalam tubuh akan memberi sinyal pada otak untuk melepaskan hormon adrenalin. Hormon ini akan membuat diameter pembuluh darah menjadi mengecil, sehingga berisiko terjadinya peningkatan tekanan darah. Lebih jauh lagi, zat berbahaya tersebut dapat menimbulkan kerusakan pada dinding pembuluh darah, yang pada akhirnya menyebabkannya menjadi lebih kaku (atau dikenal dengan istilah aterosklerosis). Kondisi ini juga berkontribusi terhadap naiknya tekanan darah.

Selain nikotin, rokok juga mengandung tar. Ketika tar mengalir dalam sistem peredaran darah, maka dapat memaksa jantung untuk memompa darah lebih kuat sehingga dapat meningkatkan tekanan darah dalam tubuh. Di sisi lain, tar terbukti dapat mempercepat proses aterosklerosis yang pada akhirnya dapat membuat tekanan darah meningkat.

Kandungan karbon monoksida dalam rokok dapat meningkatkan kekentalan darah sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah. Di samping itu, karbon monoksida juga mudah berikatan dengan hemoglobin dalam darah. Akibatnya bisa mengganggu ikatan hemoglobin dengan oksigen yang dibutuhkan tubuh. Tubuh pun bekerja lebih keras untuk bisa mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh.

1 dari 2 halaman

Berhentilah merokok dengan melakukan cara ini

Jika tak ingin terancam tekanan darah tinggi, berhenti merokok adalah jalan keluarnya! Namun, bagi pencandu rokok, kebiasaan ini bisa sangat sulit untuk dihilangkan. Untuk membantu Anda, coba lakukan ini:

  1. Berhentilah merokok secara bertahap. Kurangi jumlah batang rokok yang Anda isap secara bertahap tapi pasti. Lakukan cara ini hingga Anda benar-benar bisa berhenti merokok. Tetapkan target yang harus dipatuhi dan dicapai, dan kurangi terus jumlah rokok Anda.
  2. Hindari tempat-tempat yang dapat menimbulkan keinginan untuk merokok, misalnya tempat umum yang menyediakan area merokok. Jika Anda memang perlu untuk ke tempat umum, carilah yang memiliki tanda larangan untuk merokok.
  3. Anda bisa mengalihkan pikiran untuk merokok dengan melakukan aktivitas positif yang Anda sukai, seperti berkumpul bersama teman atau keluarga, berkutat lagi dengan hobi lama, berolahraga, jalan-jalan, dan masih banyak lagi. Dengan begitu, kemungkinan untuk merokok semakin kecil.
  4. Anda membutuhkan dukungan orang-orang di sekitar untuk berhenti merokok. Mintalah dukungan dari keluarga dan sahabat. Biarkan mereka tahu apa yang Anda harapkan agar bisa berhenti merokok. Bila perlu, lakukan kegiatan positif bersama-sama dengan mereka.

Merokok dapat mengakibatkan berbagai penyakit, salah satunya memicu tekanan darah tinggi. Jika ini terjadi, Anda lebih berisiko mengalami penyakit jantung dan stroke. Selain itu, bahaya merokok tak hanya dirasakan perokok aktif, tapi juga perokok pasif. Bahkan, ada beberapa penyakit yang risikonya sama tinggi baik pada perokok aktif maupun pasif. Untuk menghindari segala macam penyakit yang diakibatkan oleh rokok, bulatkan tekad Anda untuk berhenti merokok demi kesehatan Anda dan orang-orang di sekitar Anda.

[RN/ RVS]

1 Komentar