Sukses

Tips Agar Rambut Anak Tetap Wangi Sepanjang Hari

Rambut si Kecil baunya tak sedap? Jangan khawatir, berikut ada cara merawat rambut anak supaya kondisi rambutnya tetap terjaga!

Merawat rambut anak itu gampang-gampang susah. Meski sudah keramas secara teratur, tetap saja muncul masalah, salah satunya rambut bau.

Meski rambut bau identik dengan orang dewasa, toh pada kenyataannya, sebagian anak juga mengalami. Belum lagi ditambah dengan kondisi rambut mereka yang kering. Sayang sekali jika kondisi kulit mereka sudah baik, tetapi kondisi rambutnya tidak.

Lantas, adakah cara merawat rambut anak yang simpel agar rambut anak sehat berkilau?

 

1 dari 3 halaman

Penyebab Rambut Anak Mudah Bau

Sebelum mengetahui bagaimana cara merawat rambut anak, sebaiknya Anda ketahui dulu soal penyebab mengapa rambut mereka mudah bau.

Rambut berbau tak sedap sebenarnya bisa menjadi indikasi bahwa rambut anak tidak sehat. Bau pada rambut sering terjadi terutama setelah anak beraktivitas seharian penuh.

Sudah suatu naluri bagi anak untuk aktif bergerak, bermain di luar rumah, berlarian, bahkan berguling-guling di lantai. Hal tersebut dapat membuat tubuh mengeluarkan keringat berlebih.

Artikel Lainnya: Tips Praktis Agar Rambut Anak Lebat dan Sehat

Nah, adanya keringat berlebih di bagian kulit kepala memicu pertumbuhan bakteri dan jamur. Sehingga, rambut yang tumbuh di kepala akan mengeluarkan bau tak sedap.

Tidak hanya bau, jika dibiarkan, pertumbuhan bakteri dan jamur pada kulit kepala anak bisa menyebabkan munculnya ketombe.

Kombinasi antara keringat berlebih, bakteri dan jamur, bau apek, serta ketombe pada akhirnya membuat rambut anak semakin kering, rusak, dan rontok. Karena itulah, orang tua sebaiknya tidak menganggap sepele masalah rambut mereka.

2 dari 3 halaman

Tips Agar Rambut Anak Tetap Wangi dan Segar

Adapun ciri-ciri rambut yang sehat adalah semua yang berkebalikan dari kondisi di atas. Rambut sehat memiliki ciri lebat (menandakan folikel rambut banyak), tidak rontok (kuat hingga ke akar rambut), dan harum (menandakan bersih dan bebas ketombe).

Untuk mendapatkan ciri rambut tersebut, beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua, antara lain:

  • Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung pada Rambut

Salah satu faktor yang kerap membuat rambut anak bau adalah adanya paparan sinar matahari langsung pada rambut.

Ini akan membuat kulit kepala mudah berkeringat dan mudah menyebabkan rambut anak bau. Sebaiknya, jika anak bermain di luar rumah dan di tengah terik matahari, ajarkan anak untuk menggunakan pelindung kepala seperti topi.

Kemudian, setelah anak masuk ke rumah, segera buka topi agar keringat di kulit kepala cepat menguap dan tidak meninggalkan bau.

  • Ajarkan Anak Cara Mencuci Rambut dengan Benar

Sudah sering keramas tapi rambut masih bau apek? Itu berarti, ada yang salah dengan cara keramasnya. Ya, tidak semua anak mengerti bagaimana cara mencuci rambut dengan benar.

Saat mandi, ajarkan anak cara mencuci rambut, memakai sampo, dan membilas kembali rambut dengan bersih.

Hal yang sering terjadi adalah, anak tidak membilas rambut dengan bersih setelah menggunakan sampo karena ingin cepat-cepat selesai! Hal ini tentunya membuat sisa sampo merusak rambut mereka.

Artikel Lainnya: Kapan Rambut Bayi Boleh Dicuci dengan Shampo?

  • Gunakan Sampo yang Tepat

Sampo anak tentu berbeda dengan sampo orang dewasa. Perbedaannya, sampo anak punya formulasi khusus dan mengandung bahan-bahan yang lebih ringan dibandingkan dengan sampo orang dewasa.

Itulah sebabnya, sampo pada anak tidak menyebabkan iritasi mata, sehingga anak tidak perlu menutup mata saat memakai sampo untuk keramas.

Selain itu, sampo pada anak biasanya diperkaya dengan wangi buah-buahan yang lebih tahan sepanjang hari, serta vitamin B5 yang dapat membuat rambut anak menjadi halus.

  • Keringkan dan Sisir Rambut dengan Benar

Hati-hati menggunakan pengering rambut (hair dryer) pada anak. Sebab, rambut anak lebih tipis dibandingkan rambut orang dewasa, sehingga rambut mereka lebih mudah rusak.

Sebaiknya, keringkan rambut anak dengan handuk lembut saja. Kemudian, perhatikan pula cara menyisir rambutnya dengan benar. Rambut anak sebaiknya disisir dengan sisir yang tidak tajam dan bergigi jarang.

  • Berikan Nutrisi untuk Rambut

Selain merawat rambut dari luar, jangan lupa untuk merawat rambut dari dalam. Bagaimana caranya? Ada beberapa jenis vitamin yang baik untuk kesehatan rambut anak, misalnya vitamin B.

Artikel Lainnya: 8 Manfaat Baby Oil untuk Merawat Rambut

Tak cuma vitamin B, banyak zat nutrien lainnya yang dapat memberikan manfaat untuk kesehatan rambut, contohnya:

  1. Buah-buahan yang mengandung vitamin C. Vitamin tersebut dapat membantu pembentukan kolagen.

Sebagai informasi, buah alpukat mengandung biotin yang baik untuk pertumbuhan rambut mereka.

  1. Kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti kacang hijau, kacang tanah, kacang merah, dan lentil juga kaya vitamin B dan protein untuk kesehatan rambut anak.
  1. Susu dan telur kaya akan protein serta berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan rambut.
  1. Sayur-sayuran seperti bayam juga baik untuk kesehatan rambut anak karena mengandung zat besi.
  1. Vitamin rambut anak lainnya juga bisa didapat secara alami dari makanan yang mengandung vitamin A, seperti wortel, mangga, labu kuning, dan ubi jalar.

Tak hanya bagus untuk kesehatan mata, vitamin A juga memegang peranan penting untuk regulasi hormon, termasuk hormon yang mengatur pertumbuhan rambut.

Kini, Anda sudah mengetahui bagaimana cara merawat rambut anak supaya tidak bau, berketombe, dan rusak kan? Untuk mendapatkan hasil maksimal, tips di atas harus dijalankan secara teratur.

Bila masih punya pertanyaan lain seputar kesehatan rambut, cara membuat rambut anak agar tidak kering, ataupun tips sehat lainnya. Anda bisa tanya langsung melalui fitur Live Chat yang tersedia di aplikasi KlikDokter.

(AM/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar