Sukses

Tips Memilih Susu UHT yang Aman untuk Anak

Memilih susu UHT untuk anak tidak boleh sembarangan. Orang tua perlu memerhatikan kandungan nutrisi di dalamnya, agar anak sepenuhnya mendapat manfaat sehatnya.

Susu merupakan salah satu superfood yang berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Di antara sekian jenisnya, susu UHT menjadi salah satu yang paling difavoritkan.

Memang, susu UHT tergolong praktis, mudah ditemukan, dan dijual dengan harga yang relatif terjangkau. Susu jenis ini pun memiliki varian rasa yang berbeda-beda, sehingga bisa disesuaikan dengan selera si Kecil.

Kendati demikian, Anda tetap perlu berhati-hati bila hendak memberikan susu UHT pada anak. Jika abai, bisa saja susu tersebut tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi anak sehari-hari.

Artikel lainnya Susu Murni vs Susu UHT, Mana Lebih Baik untuk Anak?

Mengenal Lebih Dekat Kandungan Susu UHT

Kata UHT merupakan singkatan dari ultra high temperature, yang berarti susu telah melewati proses pemanasan dengan suhu yang sangat tinggi. Susu UHT dipanaskan pada suhu di atas 130 derajat Celsius selama 2 detik, kemudian langsung dikemas.

Proses UHT bertujuan untuk membunuh kuman berbahaya yang mungkin ada di dalam susu sapi murni. Mengapa dilakukan hanya 2 detik? Hal ini bertujuan agar proses pemanasan tidak merusak kandungan nutrisi yang ada di dalam susu.

Perlu diketahui juga bahwa kandungan susu UHT hampir sama dengan susu sapi murni. Dengan kata lain, susu UHT juga mengandung kalsium, asam amino, zat besi, magnesium, selenium, fosfor, seng (zinc), dan vitamin D. Keseluruh nutrien tersebut dibutuhkan dalam jumlah seimbang untuk proses tumbuh kembang si Kecil.

Artikel lainnya Kapan Anak Boleh Minum Susu Sapi?

1 dari 2 halaman

Tips Memilih Susu UHT untuk si Kecil

Berikut ini beberapa hal yang perlu orang tua perhatikan dalam memilih susu UHT untuk anak:

  • Pilih Susu UHT Full Cream

Susu UHT full cream kaya akan kandungan lemak. Berbeda dari orang dewasa yang cenderung menghindari konsumsi lemak, anak-anak justru membutuhkan lemak untuk mendukung perkembangan otak.

  • Perhatikan Kemasan

Susu UHT memang mampu tahan lama tanpa masuk lemari pendingin. Namun, ketika sudah dibuka, susu akan cepat menjadi kedaluwarsa. Maka dari itu, pastikan kemasan masih tertutup rapat dan tidak ada bagian yang rusak.

  • Pertimbangkan Ukuran Susu

Ukuran atau volume susu penting disesuaikan dengan usia anak Anda. Pilihlah ukuran atau kemasan susu yang lebih kecil, agar anak mampu menghabiskan dalam sekali minum.

Artikel lainnya Berapa Lama Susu Bisa Bertahan di Suhu Ruangan?

  • Perhatikan Kandungan Susu

Kandungan nutrisi yang penting untuk anak adalah kalsium. Susu UHT umumnya mengandung 300 miligram kalsium. Jumlah tersebut sudah memenuhi 60% kebutuhan kalsium anak dalam sehari.

Mikronutrien lain yang perlu diperhatikan adalah kandungan vitamin. Karena pada proses pemanasan UHT, kandungan vitamin sering rusak.

Selain itu, perhatikan pula kandungan gula di dalam susu UHT. Jika terlalu tinggi, lebih baik hindari. Sebab, pasokan gula berlebih bisa meningkatkan risiko obesitas, penyakit diabetes, dan kerusakan gigi pada anak.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan bahwa kebutuhan kalori dari susu hanya 30% saja, sedangkan sisanya dipenuhi dari makanan. Oleh karena itu, meski sangat baik bagi kesehatan, konsumsi susu UHT tetap perlu dibatasi.

Di samping itu, susu UHT juga sebaiknya hanya diberikan jika anak telah berusia 2 tahun atau lebih. Apabila anak masih berusia di bawah itu, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu pada dokter. Anda juga bisa bertanya mengenai susu UHT untuk anak pada tim dokter dari KlikDokter melalui Live Chat 24 jam.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar