Sukses

Inilah Tanda-Tanda si Kecil Akan Tumbuh Gigi

Anak Anda berusia kurang lebih 6 bulan dan sering rewel? Bisa jadi ia sedang mengalami proses tumbuh gigi. Kenali tanda-tandanya!

Klikdokter.com, Jakarta Proses tumbuh gigi adalah keadaan dimana gigi mulai muncul menembus gusi. Gigi tersebut adalah gigi susu, disebut demikian karena warnanya yang putih menyerupai warna susu. Benih gigi susu sebenarnya sudah ada terbentuk di dalam gusi sebelum anak lahir.

Bahkan kadang juga ada bayi yang lahir sudah tumbuh gigi atau tumbuh pada bulan pertama, disebut gigi natal, yang perlu dimonitor apakah melukai bagian bawah lidah atau tidak. Jika gigi tersebut melukai lidah maka perlu dicabut.

Pertumbuhan gigi susu

Gigi susu biasanya akan tumbuh mulai usia 6 - 9 bulan dan kemudian akan sempurna di usia 3 tahun. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyempurnaan pertumbuhan akar gigi sekitar 3-5 tahun dari setelah munculnya seluruh mahkota gigi susu.

Pada proses munculnya gigi susu akan terjadi peradangan di sekitar gigi tersebut, sehingga memungkinkan timbulnya tanda-tanda lainnya, dimana anak mungkin tidak menyadari mengapa ada rasa tidak enak ketika bangun tidur. Anda dapat memperhatikan tanda-tanda lainnya, yaitu :

1. Air ludah berlebih atau ngences

Pertumbuhan gigi merangsang banyak produksi air ludah, sehingga Anda akan menjumpai baju si kecil yang selalu basah. Anda bisa gunakan kain pelapis air ludah supaya si kecil lebih nyaman dan selalu membersihkan bagian dagu dengan menyekanya menggunakan kain lembut.

2. Ruam akibat tumbuh gigi

Bayi yang air ludahnya berlebih pada saat tumbuh gigi selalu meneteskan ludahnya, sehingga menyebabkan kulit di bagian dagu, dan sekitar mulut bisa lecet, kering atau kasar, kemerahan.

Rajinlah mengelapnya dengan kain lembut, sehingga dapat mencegah terjadinya iritasi. Anda juga dapat mengoleskan petroleum jelly atau moisturizer khusus iritasi kulit bayi.

3. Batuk-batuk atau refleks mual dan muntah

Berlebihnya produksi air ludah yang terkumpul di dalam mulut bayi terkadang bisa menyebabkan bayi mual atau batuk. Namun jika bayi tidak disertai dengan gejala pilek, flu atau alergi, maka Anda tidak perlu terlalu khawatir.

4. Keinginan mengigit-gigit

Tekanan dari gigi yang akan menembus gusi menyebabkan si kecil merasakan sesuatu yang tidak nyaman dalam mulutnya yang dapat diatasi dengan menggigit atau mengunyah. Bayi pada usia ini akan mencari apapun yang digunakan untuk menggigit atau mengunyah, mulai dari mainan teether, empeng, dot bahkan puting dan jari ibu  bisa jadi obyek mengigitnya.

5. Menangis dan rewel

Beberapa bayi merespon dengan merengek, rewel, atau menangis ketika terasa ada peradangan di gusinya. Yang paling terasa sakit biasanya ketika muncul gigi pertama dan juga gigi molar pertama karena ukurannya yang lebih besar.

Namun biasanya anak akan mulai beradaptasi dengan ketidaknyaman yang ada dan untuk selanjutnya tidak akan terlalu terganggu dengan proses ini.

6. Mudah marah

Proses gigi menembus gusi akan membuat anak merasa tidak nyaman dan sakit dalam mulut selama beberapa jam. Jadi wajar saja jika anak menjadi mudah marah. Meski demikian, ada juga anak yang tidak merasakan hal tersebut.

7. Menolak makan

Pada beberapa bayi yang sangat cranky biasanya sulit ditenangkan baik dengan botol susu atau minum ASI. Gerakan menyedot susu akan menambah rasa tidak nyaman di gusinya.

Hal ini menyebabkan si kecil sulit menerima makanan, ditambah lagi karena sebenarnya si Kecil juga sudah lapar. Disarankan untuk para ibu agar tetap sabar menghadapinya. Namun jika keadaan ini berlangsung selama beberapa hari, sebaiknya periksa dan konsultasikan dengan dokter anak Anda.

8. Suka menarik-narik telinga dan menggaruk dagu

Kadang ada bayi yang menjadi sering menarik-narik telinganya dan juga menggaruk pipi dan dagu. Hal ini dikarenakan bagian gusi, telinga dan pipi mempunyai jalur persyarafan yang sama, sehingga jika ada rasa sakit di gusi terutama pertumbuhan gigi molar, maka rasa sakitnya juga bisa muncul di daerah tersebut.

Untuk menangani tanda-tanda si kecil tumbuh gigi, Anda dapat menggunakan mainan teether yang didinginkan, potongan buah yang dibekukan, menggosok gusi dengan jari yang bersih atau sendok  bayi yang dingin, dan lain-lain.

Hal ini dimaksudkan untuk meredakan rasa tidak nyaman di mulut saat si Kecil mengalami tumbuh gigi. Dengan sesuatu yang sejuk, proses pertumbuhan gigi si kecil dapat dilalui dengan lebih nyaman.

[NP/ RVS]

1 Komentar

  • Azazil

    kata uytu, nenek sama emak gw juga begitu, lah ngapa gak ada yg jadi drg ya??????????????