Sukses

Hati-Hati, 5 Makanan Lebaran Ini Picu Kolesterol Tinggi

Ancaman kolesterol tinggi menunggu saat Lebaran. Karena itu, jangan sampai kalap saat menyantap makanan ini!

Klikdokter.com, Jakarta Lebaran telah tiba! Saatnya merayakan hari kemenangan sekaligus menyantap berbagai makanan enak. Tapi hati-hati, ya. Jangan sampai Anda kalap agar tak tersandung kolesterol tinggi.

Sulit memang menahan godaan untuk membatasi makanan Lebaran. Mulai dari kue-kue kering hingga ketupat opor, semuanya enak dan mengundang air liur. Jika Anda ingin menyantapnya dalam porsi yang cukup, sebenarnya sah-sah saja. Namun jangan sampai lupa diri, apalagi sampai memasukkannya ke perut berpiring-piring. Bisa-bisa kadar kolesterol Anda bakal menjulang setelah Idul Fitri selesai.

Untuk berjaga-jaga, ketahuilah beberapa makanan Lebaran yang memiliki kandungan kolesterol berikut ini:

  • Opor ayam. Di dalam satu porsi opor ayam (246 gr) terdapat kurang lebih 392 kalori.
  • Rendang. Di dalam 100 gr rendang terdapat 195 kalori.
  • Gulai kambing. Di dalam satu mangkuk gulai terdapat 271 kalori.
  • Sayur pepaya atau labu dengan kuah santan. Di dalam satu porsi sayur pepaya dengan kuah santan terdapat 162 kalori.
  • Kue kering yang mengandung susu, telur dan keju. Di dalam satu potong kue kering terdapat 75 kalori.

Apabila beberapa makanan tersebut dikonsumsi dalam jumlah banyak, tidak menutup kemungkinan Anda akan mengalami peningkatan kadar kolesterol di dalam tubuh. Jika jumlah kadar kolesterol total di dalam tubuh di atas 200 mg/dL dan kadar HDL kurang dari 40 mg/dL, Anda perlu melakukan pemeriksaan kadar lemak darah yang lengkap mencakup LDL dan trigliserida.  

Seperti yang telah dijelaskan, sebenarnya makan opor ayam yang bersantan saat Lebaran tidak masalah asalkan porsinya dibatasi. Karena tidak mengonsumsi sama sekali tentunya hal yang sangat mustahil. Jadi ikutilah tips ini agar kadar kolesterol Anda tetap terjaga namun tetap bisa menyantap makanan Lebaran:

  • Batasi asupan makanan bersantan

Anda tidak dilarang untuk makan makanan bersantan saat Lebaran, tapi batasilah porsinya. Dan pada hari Lebaran kedua, disarankan untuk benar-benar menghentikan konsumsi makanan bersantan.

  • Tambahkan makanan sehat ke dalam piring

Selain menghidangkan makanan bersantan, sebaiknya Anda tetap menyiapkan hidangan sehat seperti tumisan atau rebusan sayur. Anda juga dapat menyediakan salmon atau tuna dalam menu Lebaran.

  • Memasak dengan menggunakan minyak sehat

Untuk mengurangi tingginya kolesterol di dalam makanan, gunakanlah minyak yang sehat seperti minyak zaitun, minyak jagung dan minyak bunga matahari. Semua jenis minyak ini mengandung asam lemak tak jenuh yang dapat menurunkan kadar lemak di dalam darah.

  • Imbangi dengan buah

Pastikan Anda menghidangkan buah-buahan saat Lebaran. Konsumsi buah-buahan yang cukup dalam satu hari mampu menormalkan kelebihan kolesterol di dalam darah.

  • Bakar kalori dengan olahraga

Saat Lebaran, tetaplah berolahraga seperti biasanya. Setelah bersilaturahmi dengan seluruh keluarga, luangkan waktu Anda minimal 30 menit untuk melakukan aktivitas fisik. Ingat, olahraga yang teratur dapat membakar lemak jahat di dalam tubuh Anda.

  • Minum air putih yang cukup

Jagalah asupan cairan Anda agar tetap terhidrasi. Pastikan Anda mengonsumsi delapan gelas air putih per hari dan menghindari minuman bersoda atau minuman manis.

Menjaga diri dari makanan berkolesterol tinggi hendaknya tidak dilakukan saat Lebaran saja. Anda juga harus menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, mulai mengonsumsi lebih banyak makanan sehat, mencukupi asupan sayur dan buah, serta rutin berolahraga!

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar