Sukses

Minyak Magnesium, Apa Itu?

Anda pernah mendengar tentang minyak magnesium? Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui.

Klikdokter.com, Jakarta Magnesium adalah salah satu jenis mineral yang sangat penting untuk tubuh manusia. Namun, bagaimana dengan minyak magnesium?

Magnesium berguna untuk banyak hal. Mulai dari untuk mengatur fungsi saraf dan otot, mendukung kehamilan dan laktasi, menjaga kadar gula darah, menstabilkan tekanan darah, hingga mendukung kesehatan tulang dan DNA.

Kekurangan magnesium dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan, di antaranya asma, diabetes, osteoporosis, migrain, penyakit jantung, dan ADHD.

Zat magnesium dapat ditemukan secara alami dalam kandungan makanan seperti gandum utuh, pir, produk susu, kacang-kacangan, biji-bijian, kedelai dan sayuran berdaun hijau. Banyak produk serealia yang juga telah menambahkan magnesium ke dalamnya.  

Dan tahukah Anda, kini magnesium sudah dibentuk dengan cara diekstrak menjadi minyak? Namun, seperti apa spesifikasi minyak magnesium ini? Bagaimana cara pakainya?

Saatnya mengenali minyak magnesium

Dilansir Healthline, minyak magnesium terbuat dari campuran serpih magnesium klorida dan air. Saat kedua zat tersebut digabungkan, tekstur cairan yang dihasilkan akan terasa berminyak tetapi secara teknis bukanlah minyak. Magnesium klorida adalah bentuk magnesium yang mudah menyerap serta dapat meningkatkan kadar nutrisi tubuh saat dioleskan pada kulit.

Banyak penelitian yang dilakukan berpusat pada diet magnesium dalam makanan dan suplementasi oral. Sementara manfaat suplementasi magnesium tampak signifikan, studi mengenai minyak magnesium masih sedikit sampai saat ini.

Namun, satu studi penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Integrative Medicine menunjukkan bahwa minyak magnesium mampu menghilangkan gejala rasa sakit pada lengan dan kaki orang-orang yang mengidap fibromyalgia.

Para partisipan diminta untuk menyemprotkan minyak magnesium sebanyak empat kali pada setiap anggota tubuh, dua kali sehari, selama satu bulan. Beberapa orang dengan fibromyalgia memang memiliki kadar magnesium sedikit dalam sel ototnya, sehingga disarankan menggunakan minyak tersebut.

Meski demikian, tidak jelas apakah minyak magnesium topikal memiliki manfaat yang sama seperti mengonsumsi suplemen magnesium atau makanan kaya magnesium. Jika Anda khawatir mengalami kekurangan magnesium, atau Anda hanya ingin mendapatkan lebih banyak nutrisi penting ini, bicarakan hal tersebut kepada dokter atau ahli gizi.

Batas konsumsi magnesium

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan minyak magnesium, ujilah dengan mengoleskannya sedikit saja pada kulit untuk melihat apakah Anda memiliki “alergi”. Beberapa orang mengalami rasa menyengat atau sensasi terbakar yang tak sebentar.

Mungkin sulit untuk secara akurat menentukan dosis ketika menggunakan minyak magnesium topikal. Kendati demikian, jangan pernah menggunakan secara berlebihan. National Institutes of Health (NIH) merekomendasikan orang untuk tidak melebihi batas dalam menggunakan suplementasi magnesium, dan harus sesuai dengan usia.

Bagi orang dewasa dan anak-anak yang lebih tua dari 9 tahun, batas yang disarankan adalah 350 miligram. Mengonsumsi terlalu banyak magnesium dapat menyebabkan diare, kram, dan mual. Bisa juga terjadi detak jantung tidak teratur, bahkan dapat berhenti secara mendadak.

Pria dan wanita usia 19-30 tahun memerlukan kurang lebih 10 mg magnesium per hari. Sedangkan, wanita hamil membutuhkan hingga 40 mg setiap harinya agar dapat melahirkan bayi yang sehat kelak.

Anda dapat mencoba minyak magnesium untuk kondisi kesehatan Anda. Namun perlu diperhatikan bahwa studi mengenai minyak magnesium masih sangat sedikit. Jadi Anda disarankan untuk berdiskusi dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya.  

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar