Sukses

Cara Minum Pil KB yang Benar

Metode kontrasepsi pil KB paling diminati. Namun sayang, banyak orang yang menggunakannya dengan kurang tepat. Lalu, bagaimana cara yang benar?

Tentu Anda tahu bahwa alat kontrasepsi digunakan untuk mencegah kehamilan atau mencapai program Keluarga Berencana (KB). Ada banyak pilihan metode kontrasepsi, yang penggunaannya disesuaikan dengan kondisi dan preferensi masing-masing.

Salah satu alat kontrasepsi yang paling banyak diminati oleh wanita adalah pil KB. Meski demikian, tak sedikit wanita yang masih bertanya-tanya: bagaimana cara meminum pil KB yang benar dan sesuai anjuran dokter?

Pil KB sebagai Alat Kontrasepsi

Kontrasepsi dapat digunakan sebagai alat penunda, menjarangkan, dan juga pastinya mencegah kehamilan. Hal ini penting karena sekarang sudah banyak pasangan yang sadar akan kesiapan total dari segi mental, kesehatan, dan status ekonomi.

Dalam skala nasional, pencegahan kehamilan ini bertujuan untuk mencapai program KB yang dirancang untuk menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk.

Artikel lainnya: Berapa Lama Wanita Boleh Mengonsumsi Pil KB?

Pil KB merupakan jenis pil atau obat yang mengandung hormon reproduksi sintetik (progesteron dan kombinasi estrogen-progesteron), yang berfungsi untuk mengatur hormon dalam tubuh si pengguna sehingga bisa mencapai tujuannya, yaitu mencegah kehamilan.

Alat kontrasepsi jenis ini dianggap sebagai salah satu metode pencegahan kehamilan yang sangat efektif jika digunakan dengan benar. Bahkan tingkat efektivitasnya mencapai 99 persen.

Harus digarisbawahi bahwa meminum pil KB dengan cara yang salah hanya akan menurunkan angka efektivitasnya hingga 92 persen. Jadi, bisa saja terjadi peningkatan kehamilan yang sebenarnya tidak diharapkan oleh pasangan yang sedang menggunakan kontrasepsi.

1 dari 4 halaman

Cara Minum Pil KB yang Benar

Ada dua jenis pil KB yang sering digunakan, yaitu paket 21 hari dan 28 hari. Keduanya memiliki fungsi yang sama, yang berbeda hanya pada dosisnya. Pada pil KB 28 hari, terdapat 21 pil dengan hormon dan 7 pil tambahan yang berisi plasebo atau pil kosong.

Pil KB 28 hari lebih populer dibandingkan dengan pil KB 21 hari. Ini karena pil KB 28 hari dianggap lebih memudahkan wanita dalam mengonsumsinya setiap hari sesuai jadwal tanpa jeda atau hari kosong.

Artikel lainnya: Seberapa Sering Boleh Menggunakan Kontrasepsi Darurat?

Sedangkan untuk pil KB 21 hari, semua pil mengandung hormon sehingga setelah 21 pil habis diminum, terdapat 7 hari kosong sebelum kembali mengonsumsi pil KB lagi.

Cara minum pil KB ini tak boleh hanya asal minum saja. Ada aturan pakai pil KB yang wajib Anda ikuti, sehingga efektivitas kontrasepsi tersebut tetap tinggi. Beberapa aturan minum pil KB yang perlu Anda tahu adalah:

  • Pil KB bisa mulai diminum kapan saja, tapi harus dipastikan bahwa Anda sedang tidak hamil. Anda bisa melakukan uji kehamilan melalui tes pack terlebih dahulu.
  • Pil KB mulai diminum pada hari pertama haid dan seterusnya (sesuai dengan paket pil KB mana yang Anda pilih).
  • Selain itu, cara minum pil KB yang benar harus pada jam yang sama setiap harinya dan mengikuti arah tanda panah yang tertera di bungkus pil.
  • Anda juga bisa mulai mengonsumsinya saat hari kedelapan haid, tapi dengan tambahan penggunaan kondom jika ingin berhubungan intim dengan pasangan. 
2 dari 4 halaman

Perhatikan Ini Saat Pertama Kali Mengonsumsi Pil KB

Anda sudah tahu, kan, cara minum pil KB yang benar? Nah, jika Anda tertarik untuk menggunakan kontrasepsi ini, Anda sudah bisa meminum pil KB sejak hari pertama menstruasi datang.

Namun, karena perlu penyesuaian kerja hormon dalam tubuh, maka dalam beberapa hari atau 7-10 hari pertama disarankan tidak melakukan hubungan intim.

Maka dari itu, apabila Anda ingin berhubungan intim, sebaiknya gunakan selalu kontrasepsi cadangan seperti kondom. Bagi ibu menyusui yang ingin menggunakan kontrasepsi, bisa mempertimbangkan penggunaan pil KB progestin atau yang disebut dengan mini pil.

Artikel lainnya: Efek Samping Pil KB yang Sering Muncul

Tidak adanya kandungan estrogen di dalam pil ini dipercaya tidak akan memengaruhi produksi ASI dan justru membantu melancarkan produksi ASI. Minum pil KB progestin ini bisa dimulai 6-8 minggu usai melahirkan atau selesai masa nifas.

Sama dengan kontrasepsi lainnya, pil KB juga bisa menimbulkan efek samping. Meski demikian, tak semua wanita yang mengonsumsi pil KB menunjukkan efek samping ini. Beberapa efek samping yang perlu diketahui saat minum pil KB adalah:

  • Perubahan siklus haid
  • Flek-flek
  • Sakit kepala
  • Peningkatan berat badan
  • Perubahan cairan vagina
  • Penurunan gairah seksual
  • Perubahan suasana hati atau mood swing
3 dari 4 halaman

Apa yang Terjadi Jika Pil KB Lupa Diminum?

Jika Anda lupa minum satu dosis atau terlambat sehari, Anda masih terlindungi dari risiko kehamilan. Jika ini terjadi, Anda dianjurkan untuk segera meminum dosis yang ketinggalan saat Anda ingat atau minum sekaligus dua dosis (dua butir) keesokan harinya sesuai jadwal.

Lantas, bagaimana jika Anda lupa mengonsumsinya sebanyak dua dosis atau dua hari? Tentu efektivitas pil KB sudah berkurang sehingga kemungkinan hamil lebih besar. Segera minum dosis yang tertinggal begitu ingat, bahkan jika ini berarti Anda minum dua pil dalam satu hari, asal tidak lebih dari 12 jam di hari yang sama.

Seterusnya, lanjutkan penggunaannya dengan dosis seperti biasa. Jika Anda ketinggalan dosis lebih dari dua hari, penggunaan kondom diperlukan jika Anda berhubungan seks dengan pasangan.

Cara minum pil KB yang benar dapat efektif mencegah kehamilan. Selain informasi yang bisa Anda dapatkan dari buku, internet, atau rekomendasi dari teman atau keluarga, sebaiknya konsultasikan metode kontrasepsi yang ingin Anda pilih dengan dokter kandungan, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda.

[FY/ RS]

2 Komentar