Sukses

5 Fakta Thalassemia yang Perlu Anda Tahu

Simak berbagai fakta mengenai thalassemia yang perlu Anda ketahui!

Klikdokter.com, Jakarta Setiap tahun, tanggal 8 Mei diperingati sebagai Hari Thalassemia Sedunia. Thalassemia merupakan kelainan darah yang menyebabkan protein dalam sel darah merah (hemoglobin) tidak dapat berfungsi dengan baik. Kelainan ini cukup banyak diderita baik oleh anak maupun orang dewasa. Akibat kondisi tersebut, penderita harus merutinkan diri melakukan transfusi darah.

Ketahui fakta thalassemia

Sebagian besar penderita thalassemia adalah anak-anak usia 0 hingga 18 tahun. Berikut adalah fakta mengenai penyakit thalassemia yang perlu Anda ketahui :

1. Thalassemia diturunkan secara genetik

Apabila salah satu orang tua membawa gen thalassemia, maka ada kemungkinan orang tua tersebut mempunyai anak penderita thalassemia berat sebesar 25%, 50% menjadi pembawa sifat thalassemia, dan 25% kemungkinan bebas thalassemia. Oleh karena itu sering kali dilakukan screening thalassemia pada pemeriksaan kesehatan pra nikah untuk mencegah bertambahnya angka penyakit ini.

2. Thalassemia mayor dan minor

Thalassemia berat atau mayor memiliki gejala yang lebih menonjol, sehingga pasien pun akan membutuhkan tindakan seperti transfusi darah secara rutin. Namun pada penderita thalassemia minor atau ringan, gejala yang timbul pada umumnya tidak terlalu serius, sehingga pasien pun tidak perlu mendapatkan penanganan apapun.

3. Thalassemia dapat diketahui sejak dalam kandungan

Ada juga jenis pemeriksaan pada bayi yang dilakukan saat hamil. Hal ini berguna agar orang tua dapat mempersiapkan diri ketika janin yang dikandung ternyata terdeteksi memiliki thalassemia, dan memeriksa apakah thalassemia tersebut tergolong berat atau tidak.

4. Thalassemia belum dapat disembuhkan

Sayangnya hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit thalassemia. Dengan rutin melakukan pengobatan berupa transfusi darah, maka penderita thalassemia dapat terhindar dari berbagai komplikasi, yakni gagal ginjal, pembengkakan hati dan limpa.

5. Transplantasi sumsum tulang merupakan terapi pilihan

Untuk meningkatkan kualitas dan harapan hidup penderita thalassemia, saat ini dibeberapa negara di belahan dunia telah dapat melakukan transplantasi sumsum tulang. Walau pengobatan ini cukup efektif, tentunya tindakan transplantasi membutuhkan banyak persiapan, biaya dan risiko kegagalan yang cukup tinggi pula.

Untuk mengetahui apakah Anda atau kerabat Anda mengalami thalassemia dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan darah untuk melihat adanya anemia, kelainan bentuk sel darah, kadar zat besi dalam tubuh, serta dapat dilakukan analisis DNA. Semakin cepat thalassemia terdeteksi, akan semakain mempermudah upaya mencegah terjadinya komplikasi di kemudian hari.

Mengingat pengobatan thalassemia membutuhkan transfusi darah secara rutin, tentunya tindakan tersebut merogoh kocek yang cukup dalam. Sayangnya, tidak semua penderita memiliki cukup dana untuk berobat. Sehingga, pengobatan tersebut sering kali diabaikan dan berakibat fatal yaitu kematian.

Agar terhindar dari penyakit thalassemia, Anda lebih baik mencegah terjangkitnya penyakit ini daripada harus mengobati. Salah satunya adalah dengan patuh melakukan screening pra nikah. Lewat upaya ini, Anda juga ikut membantu pemerintah dalam menurunkan angka kejadian penyakit thalassemia yang kini jumlahnya sangat banyak di Indonesia.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar