Sukses

Cara Enak Makan Daging untuk Penderita Hipertensi

Kata siapa penderita hipertensi alias tekanan darah tinggi tak bisa makan daging seperti orang pada umumnya? Simak tipsnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi penderita hipertensi alias darah tinggi, keinginan mengonsumsi makanan olahan daging sering tidak terlaksana. Hal itu karena daging merupakan salah satu asupan yang harus dihindari, lantaran dapat membuat tekanan darah melonjak begitu saja.

Fakta menyebutkan, daging merah merupakan salah satu asupan yang turut berperan pada lonjakan tekanan darah di dalam tubuh. Jadi, jika penderita hipertensi mengonsumsi makanan yang seperti ini, bukan tak mungkin tekanan darahnya akan melampaui batas, bahkan hingga timbul komplikasi saat itu juga.

Oleh karena itu, sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2014 menyarankan para penderita hipertensi untuk melakukan diet vegetarian. Pada diet ini, mereka dituntut untuk benar-benar menjauhi asupan berbasis daging.

Tips makan daging untuk penderita hipertensi

Penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi memang harus membatasi asupan daging. Namun bukan berarti mereka harus benar-benar berhenti untuk mengosumsi asupan jenis ini. Dengan kata lain, penderita hipertensi masih diperbolehkan makan daging. Jika Anda termasuk salah satu penderita hipertensi, cobalah mempraktikkan tips yang diberikan dr. Nadia Octavia dari KlikDokter berikut ini:

● Hindari bagian yang mengandung lemak

Penderita hipertensi yang ingin makan daging harus menyingkirkan bagian yang mengandung lemak. Jadi, hanya tinggal dagingnya saja. Dengan mengonsumsi daging tanpa lemak, tubuh tidak akan kemasukan kolesterol dalam jumlah berlebih, sehingga tekanan darah di dalam tubuh juga tidak akan melonjak tinggi.

● Daging ayam dan ikan lebih baik

Konsumsilah daging ayam atau ikan, daripada daging merah seperti daging sapi atau babi. Ini karena daging ayam dan ikan mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang lebih sedikit, sehingga tak akan menyebabkan lonjakan tekanan darah bila dikonsumsi dalam jumlah tepat.

“Selain itu, lemak tak jenuh yang terkandung di dalam ikan seperti salmon memiliki manfaat bagi tubuh. Asam lemak omega-3 tersebut dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit pembuluh darah,” kata Nadia.

● Panggang, kukus atau rebus

Olahan daging yang hendak dikonsumsi oleh penderita hipertensi sebaiknya diolah dengan cara dipanggang, dikukus atau direbus. Hindari menggoreng, termasuk mengolahnya dengan menambahkan bahan berlemak seperti minyak atau santan.

Jika Anda memilih metode panggang, pastikan daging tidak berada pada kematangan maksimal. Seorang peneliti postdoctoral di departemen nutrisi di Harvard, Gang Liu, Ph.D., mengatakan bahwa olahan daging panggang dengan tingkat kematangan penuh (well done) dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi sebesar 15%.

● Jangan tambahkan bumbu tinggi garam

Hindari menambahkan garam atau saus yang tinggi garam seperti kecap asin atau saus barbeque ke sajian daging yang baru saja Anda olah. Sebagai gantinya, Anda dapat menggunakan perasan jeruk lemon.

● Ingat batasan

Meski diolah dan disajikan dengan cara yang tepat, penderita hipertensi tetap harus membatasi asupan daging yang dikonsumsi. Selain memperhatikan porsi agar tidak berlebihan, penderita hipertensi juga dianjurkan untuk tidak terlalu sering mengonsumsi jenis makanan yang satu ini.

Cara enak makan daging tersebut dapat dijadikan panduan oleh semua orang, tak terbatas untuk penderita hipertensi atau darah tinggi saja. Jadi, sudah siapkah Anda menjadi karnivora alias pemakan daging lagi?

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar