Sukses

Turunkan Demam dengan Putih Telur, Mitos atau Fakta?

Putih telur dianggap sebagai bahan yang baik untuk menurunkan demam. Benarkah?

Klikdokter.com, Jakarta Rendam kain dengan putih telur. Letakkan kain basah tersebut di telapak kaki orang yang demam, dan pakailah kaus kaki untuk menjaga kain tetap di tempatnya. Ketika kain kering dan menjadi hangat, ganti dengan yang baru. Ulangi sampai demam berkurang.

Begitulah kira-kira cara yang dilakukan sebagian orang untuk menurunkan demam. Apakah trik tersebut efektif?

Seputar demam

Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh berada di atas normal. Demam bukanlah penyakit, melainkan gejala dari penyakit. Kondisi ini juga merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh terhadap suatu penyakit atau infeksi.

Selain itu, demam juga bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti infeksi (termasuk flu, selesma, dan pneumonia), pascaimunisasi, penyakit peradangan, terbakar matahari, keracunan makanan, kanker, dan penggunaan obat-obatan (seperti antibiotik, antihipertensi, dan antiepilepsi).

Pengobatan demam bergantung pada keparahannya. Demam ringan tanpa diikuti gejala lainnya umumnya tidak membutuhkan penanganan medis yang khusus. Minum air yang cukup dan istirahat biasanya cukup untuk melawan demam.

Namun, ada beberapa tanda yang harus diwaspadai saat demam. Sangat disarankan untuk segera membawa bayi Anda ke dokter jika:

  • berusia kurang dari 3 bulan dan suhu tubuhnya melebihi 38 derajat Celsius
  • berusia antara 3 dan 6 bulan, suhu tubuhnya mencapai 38,9 derajat Celsius
  • berusia antara 6 dan 24 bulan dan suhu tubuhnya lebih tinggi dari 38,9 derajat Celsius

Untuk anak-anak, segera konsultasikan dengan dokter jika:

  • suhu tubuhnya melebihi 39 derajat Celsius
  • demam selama lebih dari tiga hari
  • tidak bisa melakukan kontak mata dengan baik
  • tampak lemas
  • baru saja melakukan imunisasi
  • memiliki penyakit serius atau sistem kekebalan yang terganggu

Bagaimana dengan orang dewasa? Anda harus lekas menemui dokter jika:

  • suhu tubuh melebihi 39,4 derajat Celsius
  • demam lebih dari tiga hari
  • memiliki penyakit serius atau sistem kekebalan yang terganggu

Untuk mencegah demam, meminimalkan paparan terhadap agen infeksius (virus, bakteri) adalah salah satu cara terbaik. Agen infeksius ini sering menjadi penyebab naiknya suhu tubuh.

Cucilah tangan secara rutin sebelum makan, setelah ke toilet, dan setelah bertemu dengan banyak orang. Lakukan dengan sabun dan di bawah air mengalir. Jika tidak ada akses air dan sabun, bawalah selalu hand sanitizer di dalam tas.

Hindari juga menyentuh hidung, mulut, atau mata, agar virus dan bakteri tidak masuk ke dalam tubuh. Tutup mulut ketika batuk atau hidung ketika bersin. Sedapat mungkin, jangan berbagi sendok, gelas, dan peralatan makan lain dengan orang lain.

Manjurkah putih telur?

Putih telur dianggap manjur untuk menurunkan demam. Meski tidak ada bukti ilmiahnya, banyak bukti anekdotal (berdasarkan pengalaman seseorang, bukan dalam skala besar) yang mendukung kredibilitas metode ini.

Satu penjelasan yang sering dikemukakan adalah, putih telur menyerap panas tubuh melalui kelenjar keringat yang ada di telapak kaki sehingga dapat menyurutkan demam. Atau memindahkan panas dari kepala dan tubuh bagian atas ke telapak kaki.

Sebenarnya, membalurkan putih telur saat demam bukan metode yang dianjurkan untuk menurunkan demam. Putih telur mungkin dapat membantu mengatasi ketidaknyamanan saat demam, tetapi tidak lebih dari itu. Cara terbaik untuk menurunkan demam adalah dengan mengenali penyebab demam tersebut dan mengobatinya sesuai anjuran dokter.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar