Sukses

Saat Anak Naik Pesawat Sendirian, Persiapkan Ini

Ada beberapa kondisi yang mengharuskan anak naik pesawat sendirian tanpa orang tua. Saat itu terjadi, berikut hal-hal yang harus dipersiapkan guna menjaga anak Anda selama perjalanan.

Biasanya anak naik pesawat bersama dengan orang tua. Namun, pada kondisi-kondisi tertentu, adakalanya anak harus naik pesawat sendirian. Hal ini dapat menimbulkan kecemasan pada anak dan orang tua tentunya.

Nah, bagaimana cara mengatasinya? Apa saja yang harus dipersiapkan jika anak naik pesawat sendiri? Simak ulasannya di bawah ini.

 

1 dari 3 halaman

Sebelum Keberangkatan

  • Ketahui Peraturan Pesawat Sebelum Memesan Tiket

Persiapan anak naik pesawat yang pertama ialah, pastikan maskapai membolehkan anak Anda naik pesawat sendirian. Tiap maskapai penerbangan memiliki peraturan yang berbeda untuk anak yang akan terbang tanpa pendamping.

Untuk itu, sebelum memesan tiket, carilah informasi mengenai hal ini pada maskapai yang hendak Anda pilih. Misalnya, berapa batas usia minimal atau apakah ada biaya tambahan yang harus Anda keluarkan.

  • Membuat Reservasi dan Pilih Bangku Anak

Setelah mengetahui kebijakan maskapai terkait anak yang bepergian sendiri tanpa pendamping, barulah setelah itu memesan tiket. Usahakan memilih penerbangan langsung tanpa transit agar anak tidak kebingungan saat transit.

Artikel Lainnya: Anak Takut Naik Pesawat Terbang, Haruskah Dipaksa?

Pertimbangkan juga waktu keberangkatan, seperti tidak memilih waktu yang terlalu pagi atau terlalu malam supaya anak tidak terlambat atau kelelahan.

Jika mungkin, pilih bangku yang paling sesuai dan nyaman untuk anak, misalnya di dekat lorong supaya ia dapat dengan mudah ke toilet atau meminta bantuan kru kabin yang bertugas.

  • Persiapkan Anak Sebelum Berangkat

Saat anak naik pesawat sendiri, jelaskan selengkap mungkin mengenai hal-hal seputar perjalanan dengan pesawat.

Jelaskan padanya, mulai dari cara dan di mana melakukan check-in, mencari nomor bangku sesuai yang tertera pada tiket, serta tanyakan apakah ia memiliki masalah tertentu saat terbang.

Beritahu juga mengenai hal-hal yang mungkin terjadi selama perjalanan, seperti terjadinya turbulensi. Terangkan juga apa yang harus dilakukan jika mengalami hal-hal seperti nyeri perut, mual, atau nyeri telinga selama perjalanan.

Tak lupa, informasikan kepada anak berapa lama perjalanan akan berlangsung, serta bagaimana cara bersikap baik dan menghargai orang lain selama di dalam pesawat.

Artikel Lainnya: Trik Atasi Anak Nangis Saat di Pesawat

  • Siapkan Tas Kecil untuk Dijinjing

Siapkan tas kecil untuk anak bawa di dalam kabin (carry-on baggage). Isilah tas anak dengan makanan ringan, air minum, majalah atau buku, alat-alat elektronik, gim, headphone, dompet dan uang saku, permen, jaket, tisu, satu set pakaian ganti, serta tiket.

Jika ia mengonsumsi obat-obatan tertentu, sertakan pula obat-obatan di dalam tas tersebut serta daftar nomor-nomor penting yang dapat dihubungi dalam keadaan darurat.

  • Pastikan Anak Mengetahui Siapa yang Akan Menjemputnya

Pastikan anak tahu siapa nama dan nomor telepon orang yang akan menjemputnya sesampainya di bandara tujuan. Jika perlu, tunjukkan foto penjemput kepada anak supaya ia tidak salah orang, serta beri tahu hal ini kepada pihak maskapai jika memungkinkan.

Selama anak berada dalam perjalanan, Anda juga perlu menginformasikan ke penjemput estimasi anak akan sampai ke tempat tujuan.

  • Pergi ke Bandara Lebih Cepat

Saat anak naik pesawat tanpa pendamping, usahakan datang ke bandara lebih cepat dari biasanya. Jika Anda bepergian sendiri, Anda biasanya tak terburu-buru karena batas terakhir check-in adalah sekitar 30 menit sebelum keberangkatan. Meski demikian, hal ini tidak dapat Anda terapkan kepada anak yang naik pesawat sendiri.

Ada beberapa dokumen keberangkatan khusus bagi anak di bawah umur yang terbang tanpa pendamping yang harus Anda isi. Oleh karenanya, Anda perlu datang lebih awal ke bandara.

Anda juga perlu membawa akte kelahiran dan identitas, serta mengurus gate pass agar dapat mengantar anak hingga ke ruang tunggu. Itu sebabnya paling tidak Anda harus tiba di bandara sekitar dua jam sebelum waktu keberangkatan. 

Artikel Lainnya: Tips Liburan Naik Pesawat dengan Anak Autis

2 dari 3 halaman

Ketika Penerbangan

  • Pastikan Anak ke Toilet Terlebih Dahulu

Sebelum naik pesawat atau ketika di atas pesawat sebelum pesawat berangkat, pastikan anak ke toilet terlebih dahulu agar ia tidak menahan pipis/BAB selama penerbangan. Ini juga dapat membuat ia lebih nyaman saat terbang.

  • Perkenalkan dan Titipkan Anak ke Kru Kabin

Selama proses penerbangan, kru kabin lah yang bertugas menjaga anak. Untuk itu, kenalkan anak kepada kru kabin agar anak tidak segan meminta pertolongan jika ada sesuatu yang ia perlukan.

Kru kabin dapat mengarahkan anak, atau sebagai pendamping selama perjalanan saat anak naik pesawat tanpa orang tua. Dengan begitu, Anda tak perlu khawatir jika anak naik pesawat sendiri.

  • Berdoa Sebelum Terbang

Saat anak naik pesawat sendiri, yang terpenting adalah pertolongan Tuhan. Ajarkan kepada anak untuk berdoa terlebih dahulu sebelum lepas landas agar ia merasa lebih aman selama penerbangan.

  • Hubungi Penjemput Anak di Bandara Tujuan

Saat anak lepas landas, segera hubungi orang yang akan menjemput anak Anda di bandara tujuan. Kabarkan dengan detail agar penjemput mengetahui dengan jelas anak dijemput di gate berapa dan jam berapa.

Dengan proses persiapan yang baik sebelum hingga saat penerbangan, maka diharapkan perjalanan udara anak dapat menjadi aman dan menyenangkan. Semoga bermanfaat.

Untuk membaca informasi dan artikel kesehatan lainnya, Anda bisa mengunduh aplikasi KlikDokter, ya.

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar