Sukses

Mengapa Kurang Darah atau Anemia Bikin Terlambat Haid?

Saat haid wanita rentan anemia karena mengeluarkan banyak darah. Tapi bagaimana jika kurang darah justru membuat wanita terlambat haid?

Klikdokter.com, Jakarta Anemia atau kurang darah dan terlambat haid ternyata berkaitan. Ketika seorang wanita mengalami anemia, secara otomatis ia akan berisiko mengalami terlambat haid. Untuk mengetahui lebih jelasnya mengapa hal tersebut bisa terjadi, simak penjelasan berikut ini.

Menurut dr. Fiona Amelia MPH, kurang darah merupakan kondisi dimana tubuh tidak mengandung cukup sel darah merah untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh. Sedangkan haid yang terlambat didasari oleh adanya gangguan pada keseimbangan hormon kewanitaan, yakni hormon estrogen dan progesteron. Kedua kondisi tersebut dapat terjadi secara bersamaan.

Kurangnya zat besi

Menurut dr. Fiona penyebab wanita mengalami terlambat karena haid adalah karena kurangnya asupan zat besi, yang diperlukan untuk memproduksi sel darah merah.

“Tubuh Anda membutuhkan asam folat dan vitamin B12 untuk memproduksi cukup sel darah merah yang sehat. Bila Anda tak cukup mengonsumsi zat tersebut, maka produksi sel darah merah terganggu dan bisa menyebabkan haid terlambat,” jelasnya.

Jika Anda mengalami haid dalam kondisi produksi sel darah merah yang tidak optimal, dapat timbul masalah baru, yaitu anemia defisiensi zat besi.

Anemia jenis ini terjadi ketika Anda kehilangan banyak darah saat menstruasi. Di sisi lain cadangan zat besi di tubuh Anda juga ikut berkurang. Tanpa zat besi yang cukup, maka pembentukan hemoglobin di dalam sel darah merah akan terganggu, sehingga menyebabkan anemia defisiensi zat besi.

Makanan penambah zat besi

Saat kekurangan darah, artinya asupan zat besi dalam tubuh Anda belum tercukupi. Saran yang diberikan dr. Nadia Octavia adalah, konsumsilah beberapa jenis makanan berikut ini, agar kadar zat besi dalam tubuh Anda normal dan tidak mengalami keterlambatan haid.

1. Hati

Hati sapi atau ayam tinggi kandungan zat besi. Satu iris hati sapi mengandung zat besi sebanyak 5 mg. Namun, hindari mengonsumsi hati secara berlebihan karena dapat menyebabkan Anda terkena kolesterol. Bila Anda tidak suka hati, bisa diganti dengan sumber hewani lain seperti kuning telur dan daging sapi yang juga kaya zat besi.

2. Tiram

Selain tinggi zat besi, tiram juga memiliki kandungan zink dan vitamin B12. Seekor tiram berukuran sedang mengandung 3-5 mg zat besi yang akan memenuhi kebutuhan harian zat besi Anda. Konsumsi tiram juga bisa diganti dengan ikan laut dalam seperti tuna dan salmon.

3. Sereal

Usahakan pilihlah sereal sebagai menu sarapan Anda setiap hari. Sereal yang sehat adalah yang mengandung zat besi, vitamin dan mineral. Cek label pada kemasan sebelum membelinya.

4. Kacang-kacangan

Selain lezat, kacang-kacangan juga baik dikonsumsi untuk menambah kadar zat besi dalam tubuh Anda. Apalagi, sekarang sudah banyak beredar produk kacang dalam bentuk susu, seperti susu kacang kedelai atau susu almon. Jadi, usaha Anda untuk mengonsumsi zat besi dari produk kacang-kacangan pun lebih mudah.

5. Tahu

Dalam 100 gr tahu terdapat 3-4 mg zat besi yang dapat memenuhi 19 persen kebutuhan harian zat besi Anda.

Nah, sekarang Anda paham, bahwa terlambat haid ternyata bisa disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi dalam tubuh. Jadi, bila Anda kurang darah atau anemia, jangan anggap sepele. Perbanyaklah konsumsi makanan-makanan di atas untuk meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh Anda.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar