Sukses

Anak Sembelit? Ini Cara Mengatasinya

Sembelit juga bisa menimpa anak-anak. Namun, jangan khawatir, ikuti kiat-kiat berikut untuk mengatasinya.

Salah satu masalah pencernaan yang banyak terjadi pada anak-anak adalah susah buang air besar atau yang dikenal dengan istilah sembelit

Sembelit adalah ketidakmampuan mengeluarkan tinja secara sempurna, frekuensi BAB berkurang dari biasanya, dan tinja lebih keras, lebih besar, dan nyeri dibandingkan sebelumnya. 

Sembelit dapat mengganggu kualitas hidup anak. Selain menyebabkan perut terasa penuh, pada kondisi yang kronis, sembelit juga dapat memicu sakit perut dan enkopresis (buang air besar yang tidak disengaja). 

Lantas, apa saja penyebab dan cara mengatasi sembelit pada anak? Simak ulasannya di bawah ini. 

1 dari 3 halaman

Penyebab Sembelit pada Anak

Ada banyak penyebab sembelit pada anak, di antaranya adalah:

  • Sering Menahan Tinja 

Sering menahan tinja sering terjadi pada anak sekolah karena anak takut BAB di sekolah atau karena toilet di sekolah jorok, berbau, atau gelap. Penyebab sembelit pada anak yang satu ini akan membuat tinja semakin keras dan sulit dikeluarkan karena air dalam tinja diserap kembali oleh usus. 

Artikel Lainnya: Kenali Penyebab Anak Sering BAB di Celana

  • Kurang Serat atau Kurang Cairan

Kurang konsumsi makanan berserat dan kurang minum juga merupakan penyebab terjadinya sembelit pada anak. Sebab, keduanya dibutuhkan untuk membuat tinja lunak dan mudah dikeluarkan.

  • Efek Samping Beberapa Obat

Pemberian obat dapat menjadi salah satu penyebab sembelit pada anak. Beberapa obat yang memberikan efek sembelit, misalnya zat besi, antikejang, dan obat maag

  • Alergi pada Produk Susu Tertentu

Salah satu penyebab sembelit pada anak dapat dipicu oleh alergi susu formula. Apabila anak diberikan susu formula atau terlalu banyak dalam mengonsumsinya, maka bisa terjadi sembelit yang diakibatkan oleh susu.

  • Jarang Beraktivitas Fisik

Salah satu penyebab sembelit pada anak adalah kurangnya anak bergerak. Olahraga atau aktivitas fisik yang kurang, misalnya karena anak hanya menonton TV atau memainkan video game, berpotensi memicu anak susah BAB.

  • Memiliki Masalah Saraf dan Tulang Belakang

Selain beberapa penyebab di atas, anak yang memiliki masalah tulang belakang dan gangguan saraf juga rentan mengalami sembelit karena proses buang air besar diatur oleh sistem saraf.

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Sembelit pada Anak

Tidak perlu buru-buru untuk memberikan obat sembelit. Anda dapat mencoba beberapa cara mengatasi sembelit pada anak berikut ini:

1. Diet Tinggi Serat

Cara yang pertama melalui pola makan. Ubahlah menu makanan anak dengan memperbanyak porsi sayuran dan buah. Sebab, sayuran dan buah mengandung serat yang tinggi untuk membantu kelancaran BAB.

Artikel Lainnya: Bolehkah Memberi Obat Pencahar pada Anak?

Buah-buahan yang bersifat sebagai pencahar, antara lain pepaya, pir, apel, alpukat serta buah naga. Selain buah dan sayuran, Anda juga dapat memberikan sereal yang tinggi serat dan roti gandum.

2. Memperbanyak Konsumsi Yoghurt 

Tak hanya buah dan sayur, yoghurt juga dapat membantu melunakkan tinja. Bakteri baik yang terkandung dalam yoghurt akibat proses fermentasi dapat membantu melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan. 

3. Perbanyak Pula Asupan Cairan

Selain memperbanyak asupan tinggi serat, cara mengatasi sembelit pada anak dapat dilakukan dengan menjaga asupan cairan si Kecil agar tetap terpenuhi. Memang sudah tidak diragukan tercukupinya kebutuhan cairan harian dapat memberikan manfaat sehat bagi tubuh.

Pada kasus sembelit pada anak, cairan tubuh yang tercukupi dapat mencegah terjadinya kurang asupan cairan yang membuat tinja keras sehingga sulit untuk dikeluarkan.

4. Banyak Bergerak

Anak yang lebih banyak duduk dan malas beraktivitas lebih berisiko mengalami sembelit. Dengan aktif bergerak, pergerakan usus dalam mengeluarkan tinja dapat terbantu.

5. Melakukan Pijatan Lembut pada Perut Anak

Pada bayi, jika ia tampak kesulitan mengeluarkan BAB, maka Anda dapat membantu pergerakan usus dengan melakukan pijat lembut pada perut bayi.

Artikel Lainnya: Asupan Probiotik untuk Mengatasi Sembelit pada Anak

Cara mengatasi sembelit pada anak bisa dilakukan dengan melakukan pijatan melingkar dari perut kanan bawah ke kiri bawah, melewati bagian atas perut. Gerakan ini sesuai dengan anatomi usus besar.

6. Ganti Susu Formula

Bila anak mengonsumsi susu formula, konsultasikan dengan dokter untuk mempertimbangkan penggantian susu formula jenis lain. Perlu Anda ketahui bahwa bayi dan anak yang mendapat ASI cenderung lebih jarang mengalami sembelit.

7. Ajarkan Anak untuk Rutin BAB

‘Regular toilet time’ dapat menjadi cara mengatasi sembelit pada anak. Anda dapat mengajarkan anak waktu untuk BAB, misalnya tiap pagi hari. Dengan begitu, sensasi atau keinginan BAB akan muncul pada saat yang ditentukan.

Kebiasaan ini akan membantu mempermudah anak untuk BAB dan menghindari ketakutan BAB di toilet sekolah.

8. Menggunakan Obat Pelunak Tinja

Cara mengatasi sembelit pada anak dapat dilakukan dengan pemberian obat pelunak tinja. Tidak perlu khawatir, penggunaan obat ini aman untuk si Kecil. Pasalnya, obat jenis ini hanya bekerja lokal di saluran cerna tanpa diserap oleh tubuh.

Namun, perlu diingat, penggunaan obat harus berada di bawah pengawasan dokter anak. Jadi, dosis dan lama penggunaan sebaiknya didiskusikan bersama dokter.

Itulah beberapa cara mengatasi sembelit pada anak. Anda dapat menerapkan beberapa kiat di atas ketika anak mengalami sembelit. Namun, apabila anak masih menunjukkan gejala sembelit, segera periksakan kondisinya ke dokter untuk penanganan yang tepat.

Untuk membaca artikel lainnya mengenai kesehatan anak, Anda dapat mengunduh aplikasi KlikDokter

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar