Sukses

Amoroso Katamsi, Pemeran Letjend Soeharto, Meninggal Dunia

Amoroso Katamsi yang dikenal lewat perannya sebagai Letjend Soeharto di film Pengkhianatan G30S/PKI, meninggal dunia.

Klikdokter.com, Jakarta Amoroso Katamsi, aktor kawakan yang pernah memerankan sejumlah film seperti Pengkhianatan G30S/PKI, dikabarkan meninggal dunia pada usia hampir 80 tahun. Dilansir dari Liputan6.com, Amoroso menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa (17/4) pukul 01.40 WIB dini hari.

Informasi terkait kepergian Amoroso, menyebar begitu cepat sampai sekarang. Mulanya, penulis Rayni Massardi menyebarkan kabar duka tersebut di media sosial Facebook.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Bapak/Eyang kami tercinta Bp Amoroso Katamsi telah berpulang ke Rahmatullah pada hari Selasa 17 April 2018 pk 01.40..." tulis Rayni.

Selain pernah berkiprah di sejumlah film dan sinetron Indonesia, Amoroso juga pernah menjadi ketua Persatuan Artist Film Indonesia (PARFI). Ia merupakan suami dari penyanyi seriosa Indonesia, Pranawengrum Katamsi, ayah dari Aning Katamsi sang penyayi seriosa, serta Doddy Katamsi, vokalis band rock Elpamas.

Kiprah Amoroso di kancah perfilman memang identik dengan film Pengkhianatan G 30 S/PKI (1984) garapan Arifin C. Noer. Ia berperan sebagai Letjend Soeharto, yakni seseorang yang memegang jabatan Pangkostrad di era akhir tahun 1960-an.

Lewat film tersebut, pria kelahiran 21 Oktober 1940 ini melekat dengan sosok Presiden ke-2 Indonesia. Namanya pun sempat digadang-gadang sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik pada ajang Piala Citra 1984.

Riwayat penyakit Amoroso

Putri Amoroso Katamsi, Aning Katamsi, menceritakan hari-hari terakhir sang ayahnya. Sejak minggu lalu, Amoroso dirawat di rumah sakit hingga ajal menjemput pada dini hari tadi.

"Iya, papa meninggalnya di ICU RS Angkatan Laut. Beliau masuk Jumat malam di ICU sampai nggak ada (meninggal) semalam itu," kata Aning Katamsi kepada Liputan6.com, Selasa (17/4).

Diketahui sedari beberapa tahun silam, Amoroso Katamsi dikabarkan kerap mengeluh sakit. Ia divonis mengidap diabetes dan berdampak pada komplikasi yakni gagal ginjal. Aning menambahkan bahwa ayahnya tidak mengalami keluhan yang spesifik karena telah menderita penyakit tersebut sejak lama.

Seperti yang Anda ketahui, bahwa diabetes merupakan penyakit akibat kegagalan sel pankreas dalam memproduksi insulin sebagai hormon yang penting dalam memasukkan gula ke dalam sel tubuh. Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, kekurangan insulin dapat berdampak buruk.

“Akibat minimnya jumlah insulin, maka gula tidak dapat masuk ke dalam sel tubuh dan menyebabkan peningkatan gula darah. Kondisi ini dapat merusak dinding pembuluh darah dan pada akhirnya menyebabkan berbagai komplikasi pada berbagai organ,” ujarnya.

Terdapat sejumlah komplikasi akibat diabetes, salah satunya gangguan ginjal seperti yang dialami oleh Amoroso. Lama terjadinya komplikasi berbeda-beda pada tiap orang, tergantung dari berat atau ringan serta terkontrol atau tidaknya gula darah.

Antisipasi komplikasi akibat diabetes

Secara gamblang, dr. Karin menjelaskan bahwa komplikasi ginjal merupakan salah satu yang umum ditemui. Gagal ginjal adalah keadaan dimana ginjal mengalami penurunan fungsi dan berbagai materi beracun menjadi terkumpul dalam tubuh.

“Protein dalam urine merupakan tanda awal dari kerusakan ginjal, sementara ginjal yang rusak tidak dapat menahan protein tubuh dan akan keluar melalui urin. Pada tahap akhir, pasien dengan gangguan ginjal yang tidak ditangani dengan baik akan menderita gagal ginjal,” katanya.

Antisipasi komplikasi akibat diabetes dapat ditangani dengan berbagai cara. Salah satunya dengan melakukan pemantauan gula darah yang baik, dan deteksi dini pada penderita diabetes sebelum terjadinya komplikasi.

Untuk mengetahui adanya komplikasi tersebut, disarankan agar Anda berkonsultasi kepada dokter agar mendapatkan pemeriksaan secara lengkap.

Kabar terkait Amoroso Katamsi sang pemeran Presiden Soeharto dalam film Pengkhianatan G30S/PKI yang meninggal karena diabetes dan gagal ginjal masih terus santer hingga detik ini. Selamat jalan legenda, terima kasih atas kontribusinya terhadap industri perfilman Indonesia!

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar