Sukses

Penyebab Payudara Tidak Tumbuh

Pertumbuhan payudara dipengaruhi sejumlah faktor, begitu pun ketika payudara berhenti atau tak tumbuh. Apa penyebabnya?

Sepanjang hidup, wanita akan mengalami perubahan ukuran payudara. Pertumbuhan payudara dimulai sejak masa pubertas. Namun, apabila payudara tidak tumbuh setelahnya, apa penyebabnya?

Ukuran payudara tertentu memang kadang menyebabkan rasa khawatir dan tidak nyaman. Tidak heran, menurut penelitian yang dirilis SAGE Journals, ukuran payudara berhubungan dengan kesejahteraan dan kualitas hidup wanita dewasa.

Bagi kamu yang bertanya-tanya kenapa payudara tidak membesar setelah pubertas, sebenarnya ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi. Berikut faktor penyebab payudara kecil tidak berkembang:

1 dari 8 halaman

1. Faktor Nutrisi

Pada beberapa kondisi, pola makan yang buruk dapat menyebabkan pertumbuhan payudara tertunda. 

Jika kamu mengalami defisiensi (kekurangan) vitamin, hormon yang bertanggung jawab terhadap perbesaran payudara tidak dapat dilepaskan. Akibatnya payudara berhenti tumbuh.

Meskipun demikian, faktor nutrisi hanya berpengaruh pada ukuran tubuh. Hal ini nantinya berhubungan dengan jaringan lemak di dalam payudara. 

Makanan mengandung fitoestrogen (seperti kedelai) dipercaya dapat memperbesar ukuran payudara karena bersifat seperti hormon estrogen. Namun, kemampuan ini belum terbukti klinis.

Artikel lainnya: Kelebihan dan Kekurangan Punya Payudara Kecil

2 dari 8 halaman

2. Faktor Genetik

Penyebab lain payudara tidak tumbuh bisa jadi karena genetik. Faktor keturunan dapat menentukan sebesar apa payudara kamu bisa tumbuh. Genetik berhubungan dengan hormon, bentuk tubuh, dan sel di dalam tubuh. 

Coba cek ukuran payudara ibu, tante, atau nenek dalam keluarga. Jika ukurannya serupa, jangan buang waktu untuk merasa frustrasi kenapa payudara tidak membesar.

3 dari 8 halaman

3. Faktor Hormonal

Payudara juga dapat berhenti tumbuh karena fluktuasi hormonal yang terjadi sepanjang masa hidup, khususnya hormon estrogen. 

Hormon yang dikenal sebagai hormon “wanita” tersebut berperan dalam berkembangnya tanda pubertas wanita, salah satunya pertumbuhan payudara.

Pertumbuhan payudara berhenti pada usia 18 tahun. Namun, payudara bisa kembali membesar saat kamu hamil. Setelah masa menyusui, payudara kembali berhenti tumbuh, bahkan menyusut. 

Mengonsumsi pil KB juga diketahui dapat memperbesar payudara sementara waktu hingga kamu berhenti mengonsumsinya.

4 dari 8 halaman

4. Hipoplasia Payudara

Hipoplasia payudara (hipomastia) adalah kondisi jaringan payudara yang tidak berkembang dan tidak memiliki jaringan kelenjar memadai. Payudara wanita dengan kondisi ini hanya terdiri dari jaringan lemak. Selain jaringan lemak, kelenjar susu di dalamnya juga memengaruhi ukuran payudara.

Sebenarnya hipoplasia bisa terjadi pada hampir semua bagian tubuh, karena artinya kondisi jumlah sel sedikit. Sampai saat ini hipoplasia payudara masih bersifat idiopatik (tidak diketahui penyebabnya).

Artikel lainnya: Payudara Besar atau Kecil, Mana yang Lebih Ideal?

5 dari 8 halaman

5. Menopause

Masih berkenaan dengan hormon, menopause berarti kamu sudah tidak lagi mengalami menstruasi. Hal tersebut pun diperankan oleh hormon estrogen. 

Kondisi menopause bisa menjadi penyebab payudara kecil tidak berkembang. Menopause umumnya terjadi pada usia di atas 50 tahun.

6 dari 8 halaman

6. Penggunaan Bra yang Tidak Tepat

Salah satu hal yang dapat memengaruhi ukuran payudara, baik kecil ataupun besar, adalah penggunaan bra. Kamu disarankan tidak memilih bra yang terlalu sempit ataupun terlalu longgar. Pengukuran ukuran dada dan cup bra yang tepat penting dilakukan.

Apabila kamu menggunakan bra yang terlalu sempit pada masa pubertas ketika payudara bertumbuh, maka pertumbuhan payudara akan tertahan.

Artikel lainnya: Benarkah Konsumsi Kedelai Bisa Besarkan Payudara?

7 dari 8 halaman

7. Terpapar Radiasi

Pada wanita yang sedang menjalani radioterapi atau terapi radiasi pada payudara, paparan radiasi dapat menjadi penyebab payudara tidak tumbuh. 

Radiasi umumnya ditujukan untuk membunuh sel kanker yang berkembang tidak terkontrol. Dampaknya, sel normal juga dapat rusak, sehingga salah satu efek sampingnya adalah payudara menjadi kecil.

Jangan berkecil hati atau tidak percaya diri kalau kamu punya ukuran payudara kecil. Payudara kecil cenderung memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara, nyeri pundak, nyeri pinggang, dan sakit kepala, dibandingkan wanita berpayudara besar.

#JagaSehatmu dengan peka terhadap segala perubahan pada tubuh, tak terkecuali payudara. Jangan ragu konsultasi dengan dokter, ya.

Butuh informasi seputar kesehatan wanita yang lengkap dan akurat? Download aplikasi KlikDokter!

(FR/JKT)

Referensi:

Seminars in Plastic Surgery. Diakses 2022. Hypoplastic Breast Anomalies in the Female Adolescent Breast.

SAGE Journals. Diakses 2022. The relationship between breast size and aspects of health and psychological wellbeing in mature-aged women.

Archives of Sexual Behavior. Diakses 2022. Stereotypical and Actual Associations of Breast Size with Mating-Relevant Traits.

3 Komentar

  • Halo dok, saya merasa saya mengalami Hipoplasia Payudara. Apkh tidak ada cara atau tips untuk menyembuhkannya? Saya merasa insecure karena selalu di hina oleh teman perempuan saya karena payudara saya yang kecil. Keluarga saya juga memiliki payudara dengan ukuran yang besar. Apa yg hrs saya lakukan?

  • Aku****

    Hallo dok, saat ini sy berusia 17 th. Tpi ukuran payudara sy tidak mengalami perubahan dok, jaraknya jg jauh anyara payudara kanan dan kiri, terus jg ada semacam benjolan gtu. Apa sy terkena kanker? Apa bisa d obati?

  • Del***

    Halo dokter saya seorang ibu 3orang anak umur saya sekarang 32 th,saya mengalami masalah dengan payudara tidak berkembang,saya memiliki payudara yang jarak payudara yang jauh antara satu dan yang lain nya, bagaimana dok cara mengatasi nya agar payudara saat saya menjadi besar