Sukses

Benarkah Lemak Babi Memiliki Nutrisi Tinggi?

Sebuah penelitian membeberkan 10 daftar makanan dengan nutrisi paling tinggi, termasuk lemak babi. Bagaimana faktanya?

Klikdokter.com, Jakarta Daging babi merupakan salah satu bahan makanan yang kerap dihindari sebagian kalangan masyarakat karena beragam alasan. Alasan yang paling sering terdengar biasanya terkait dengan ketentuan agama, serta peraturan setempat yang berlaku. Alasan lainnya berhubungan dengan faktor kesehatan, karena babi disinyalir mengandung banyak cacing pita. Namun, beberapa waktu terakhir sebuah penelitian menyebutkan bahwa lemak babi disebut memiliki kandungan nutrisi yang tinggi.

Seperti dilansir dari Bintang.com, pendapat tersebut bermula dari sebuah penelitian yang menyatakan bahwa lemak babi termasuk dalam 10 daftar makanan paling bergizi di dunia. Penelitian tersebut dituangkan lewat studi ilmiah bertajuk Uncovering the Nutritional Landscape of Food yang dipublikasikan pada tahun 2015 melalui jurnal PLOS ONE. Dari sepuluh daftar makanan, lemak babi menempati posisi delapan dengan angka nutrisi mencapai 73.

Menurut laporan BBC pada bulan Januari 2018 lalu, penelitian ini melibatkan lebih dari 1.000 jenis makanan mentah. Dari hasil penelitian inilah dapat diketahui  bahwa lemak babi mampu masuk ke dalam sepuluh bahan makanan terbaik yang memberikan keseimbangan terbaik bagi kebutuhan gizi seseorang sehari-hari.

Masih dari sumber yang sama, dituliskan bahwa lemak babi memiliki sumber vitamin B dan mineral yang baik. Lemak dari daging babi bahkan disebut lebih sehat dan lebih tidak jenuh seperti lemak kambing dan sapi. Bagaimana faktanya?

 

1 dari 3 halaman

Benarkah bergizi tinggi?

Berdasarkan informasi yang dilansir Asia One, lemak babi mengandung asam oleat dengan lemak tak jenuh tunggal mencapai angka 60 persen. Asam oleat jenis ini diketahui baik untuk jantung, arteri, kulit, serta mampu membantu mengatur kestabilan hormon. Sebagai perbandingan, mentega hanya mengandung 45 persen.

Angka nutrisi lemak babi ini kemudian dibandingkan dengan sumber bahan makanan lainnya. Berikut ini adalah daftar bahan makanan beserta tingkat nutrisinya yang masuk ke dalam 10 bahan makanan bergizi tinggi, berdasarkan studi ilmiah berjudul Uncovering the Nutritional Landscape of Food yang dimuat dalam  jurnal PLOS ONE:

1. Almonds: 97

2. Buah cherimoya: 96

3. Ocean perch (ikan perairan dalam): 89

4. Flatfish atau Ikan Sebelah: 88

5. Biji chia, 85

6. Biji labu: 84

7. Sayur swiss chard: 78

8. Lemak babi: 73

9. Buah bit hijau: 70

10. Ikan kakap: 69

 

2 dari 3 halaman

Ancaman kesehatan masih mengintai

Meski menurut studi tersebut lemak babi dikatakan mengandung nutrisi yang cukup tinggi, bagi yang tidak berpantang bahan makanan ini, disarankan untuk mengonsumsinya secukupnya saja.

Seperti dilansir dari Asia One, Chen Lingyu, seorang konsultan nutrisi asal Singapura, mengimbau agar masyarakat tidak berlebih dalam  mengonsumsi bahan makanan ini karena dapat memicu obesitas atau gangguan kesehatan lainnya. Menurutnya masih diperlukan makanan lain sebagai penyeimbang.

Pendapat lebih tegas disampaikan mantan presiden National Lipid Association, Penny Kris-Etherton. Dilansir dari Prevention.com, Penny, mengatakan, “Saya tidak ingin melihat masyarakat kembali mengonsumsi lemak padat dalam menu makanan mereka, karena ini bertentangan dengan petunjuk dan rekomendasi terkini yang dianjurkan. Lemak padat semacam itu tidak sehat.”

Berdasarkan petunjuk diet yang pernah diterbitkan USDA, Penny mengutip, jika Anda menambahkan lebih dari 7% kebutuhan kalori dari lemak jenuh, ini akan memperbesar risiko Anda mengalami kolesterol tinggi dan penyakit jantung.

Nah, meskipun berdasarkan sebuah penelitian lemak babi digolongkan sebagai salah satu bahan makanan yang mengandung gizi tinggi, namun bagi Anda yang boleh mengonsumsi tetap harus berhati-hati. Jika Anda tertarik untuk memasukkannya menjadi salah satu bahan makanan dalam menu harian Anda, konsultasikan kepada ahli gizi atau dokter untuk mendapatkan solusi terbaik, demi kesehatan Anda.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar