Menu
KlikDokter
Icon Search
Icon LocationTambah Lokasi KamuIcon Arrow
HomeGaya hidupDiet dan NutrisiSuka Makan Dimsum? Cek Kalori dan Ketahui Cara Sehat Mengonsumsinya
Diet dan Nutrisi

Suka Makan Dimsum? Cek Kalori dan Ketahui Cara Sehat Mengonsumsinya

Siti Putri, 14 Nov 2023

Ditinjau oleh dr. Adeline Jaclyn

Icon ShareBagikan
Icon Like

Dimsum menjadi hidangan lezat yang digemari oleh kebanyakan orang. Namun, tahukah kamu berapa kalori yang tersimpan di dalam dimsum?

Suka Makan Dimsum? Cek Kalori dan Ketahui Cara Sehat Mengonsumsinya

Dimsum merupakan makanan khas Tiongkok yang populer. Jenis makanan yang satu ini punya ukuran yang kecil dan sering dianggap sebagai makanan sehat karena diolah dengan cara dikukus. 

Karena porsinya kecil-kecil, kebanyakan orang merasa tidak bersalah saat mengonsumsinya karena tidak memberikan banyak kalori. Namun, benarkah kalori dimsum rendah? Amankah untuk dikonsumsi sehari-hari? Mari ketahui penjelasannya lewat ulasan berikut ini.

Kalori Aneka Dimsum

Menurut dr. Adeline Jaclyn, dimsum memiliki variasi hidangan, mulai dari siomay, lumpia, kaki ayam, hakau, dan masih banyak lagi. Mungkin banyak yang penasaran, apakah kalori dimsum rebus rendah?

Ketika seseorang mengonsumsi dimsum sebanyak 1 porsi atau setara dengan 84 gram, kalori dimsum kukus yang masuk sebanyak 94 kkal. Selain tinggi kalori, ternyata dimsum juga tinggi natrium. Dalam 1 porsinya mengandung natrium sebanyak 365 mg. 

Tingginya kadar kalori dan natrium ini dipengaruhi oleh isian, seperti daging yang berlemak, olesan minyak, serta saus cocolan atau bumbu lain. 

Berikut sejumlah kalori dalam aneka dimsum:

Dimsum Ayam

Dimsum ayam menjadi salah satu varian dimsum yang paling populer. Sesuai namanya, dimsum kukus ini diisi dengan potongan ayam. Kalori dimsum ayam dalam satu porsi (758 gram) adalah 1484 kalori. 

Selain jumlah kalori dimsum ayam yang cukup tinggi, kandungan natriumnya juga cukup tinggi, yakni 4246 mg. 

Siomay Udang

Makan siomay dengan isian udang sebagai camilan ringan tentu sangat enak. Kendati demikian, kalori dimsum udang ini cukup tinggi. Dalam satu potong siomay udang mengandung 35 kalori dan 136 mg natrium.

Kalori dimsum siomay ini cenderung lebih rendah jika dibandingkan dengan siomay babi. Menurut Dokter Adeline, siomay babi mengandung setidaknya 105 kalori. 

“Pilihlah siomay atau dimsum yang direbus ketimbang yang digoreng untuk meminimalkan tambahan lemak dan kalori,” tuturnya. 

Dimsum Goreng

dimsum goreng

Dimsum goreng sering kali dijadikan sebagai makanan favorit kebanyakan orang. Sama seperti dimsum kukus, jenis dimsum yang satu ini juga memiliki varian isian, mulai dari daging ayam, udang, jamur, hingga sayuran. 

Meski begitu, kalori dimsum goreng ternyata lebih tinggi jika dibandingkan dengan dimsum kukus. Dalam 1 potong dimsum goreng (50 gram), mengandung 116 kalori dan 160 mg natrium.

Jika kamu mengonsumsi satu porsi dimsum, kalori dimsum 4 buah dapat menyumbang sekitar 464 kalori.

Dimsum Mentai

Dimsum dengan tambahan saus mentai juga menjadi kesukaan banyak orang. Dalam satu potong dimsum sendiri mengandung 41 kalori. Sedangkan dalam satu porsi saus mentai (15 gram atau setara dengan 1 sendok makan) mengandung sebanyak 60 kalori. 

Artinya, kalori dimsum mentai 1 potong dengan tambahan saus mentai di atasnya mengandung 101 kalori. 

Bakpao

Bakpao merupakan roti bulat yang dapat diisi dengan berbagai macam bahan makanan. Biasanya, kalori bakpao yang berisi ayam dan sayuran dapat menyumbang 90 kalori dan natrium sebanyak 160 mg. 

Kandungan natrium dan kalori dalam bakpao umumnya akan berbeda-beda, tergantung dengan isi dari bakpao itu sendiri. Oleh karenanya, jika kamu sedang berdiet, jangan makan bakpao secara berlebihan, ya!

Lumpia

Di restoran Tiongkok, umumnya lumpia dibuat dari daging atau sayuran yang digulung dengan kulit dari telur atau tahu yang nantinya akan digoreng. Makanan ini tentunya akan meningkatkan jumlah kalori. 

Dalam satu potong lumpia, ini mengandung 127 kalori, natrium sebanyak 211 mg, dan lemak 10 gram. Sesuai anjuran dr. Adeline, sebaiknya kamu perlu mengurangi asupan lemak jenuh dari gorengan. 

Pasalnya, jika kamu mengonsumsi lebih dari 3 gram lemak jenuh setiap hari, ini dapat meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung

Artikel Lainnya: 20 Makanan Tinggi Kalori yang Wajib Kamu Ketahui

Ceker

Ceker atau kaki ayam juga sering ditemui dalam menu dimsum. Meski rasanya gurih dan lezat, namun kamu perlu berhati-hati. Soalnya, 100 gram ceker yang direbus ternyata mengandung 215 kalori dan natrium sebanyak 67 gram. 

Bahkan, Centre for Food Safety Hong Kong mengungkapkan bahwa 100 gram ceker rebus dengan tambahan saus kacang hitam mengandung natrium sebanyak 620 mg. 

Penting untuk diingat, asupan natrium berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah yang memicu terjadinya risiko penyakit jantung koroner

Ketan Bungkus Daun

Ketan bungkus daun merupakan jenis dimsum lain yang mengandung cukup banyak isian. Sayangnya, dalam satu sajian, ketan bungkus daun mengandung 525 kalori atau setara dengan 2,5 mangkuk nasi. 

Oleh karenanya, kamu perlu berhati-hati jika mengonsumsi dimsum, terutama jika sedang menjalani diet penurunan berat badan. 

Artikel Lainnya: Pusing Usai Makan Udang, Alergi atau Kolesterol?

Cara Sehat Makan Dimsum

Telah diketahui bahwa dimsum mengandung kalori yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk memerhatikan porsi dari dimsum yang dikonsumsi. Supaya lebih sehat, berikut tips makan dimsum yang bisa kamu coba:

  • Pilih dimsum yang berisi sayuran atau udang yang lebih sehat
  • Konsumsi dimsum kukus yang rendah kalori
  • Kurangi penggunaan saus cocolan, kamu bisa meminta cabai potong untuk alternatifnya
  • Lengkapi hidangan dengan buah-buahan
  • Pastikan untuk minum air dan teh untuk menjaga nafsu makan saat menyantap dimsum

Itu dia penjelasan kalori aneka dimsum dan tips makan dimsum yang sehat. Bila punya pertanyaan lain seputar pemenuhan asupan makanan yang sehat, jangan sungkan untuk konsultasi dengan dokter melalui fitur Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter, ya!

(NM)

DimsumKalorimakanan

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter