Sukses

Penyebab Benjolan di Anus dan Cara Mengatasinya

Jangan sepelekan benjolan di anus, karena itu dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan. Berikut adalah penyebab benjolan di anus.

Benjolan di anus dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena kondisi ini bisa menyebabkan rasa nyeri ketika Anda duduk atau berjalan. Pada akhirnya, seseorang dengan keluhan ini akan merasakan penurunan kualitas hidup.

Anus merupakan titik akhir dari saluran pencernaan alias tempat keluarnya feses dari tubuh, sehingga tentu saja bakteri bisa ditemui di anus. Selain itu, anus juga terdiri dari jaringan lunak yang bisa mengeras, terkena infeksi, dan sebagainya. Jadi, anus pun bisa menjadi tempat timbulnya benjolan.

Penyebab benjolan di anus ada bermacam-macam. Berikut di antaranya:

1 dari 4 halaman

1. Hematoma Perianal

Benjolan yang disebabkan oleh hematoma perianal muncul di luar anus, bukan di dalam. Kondisi benjolan di anus ini dipicu oleh pembuluh darah kecil yang pecah.

Jika tak segera ditangani, hematoma perianal bisa membuat darah membeku. Alhasil, seseorang yang mengalami kondisi ini akan merasakan nyeri.

Artikel Lainnya: Ada Bisul di Anus (Abses Perianal), Apakah Seks Anal Penyebabnya?

2. Moluskum Kontagiosum

Penyakit ini diakibatkan oleh infeksi virus. Moluskum kontagiosum memicu terbentuknya bintil-bintil kecil di area sekitar anus.

Biasanya penyakit ini dapat menghilang dengan sendirinya, tetapi membutuhkan waktu yang lama. Untuk pengobatan, dokter akan memberikan salep yang mengandung asam salisilat atau potasium hidroksida. Bisa juga dengan tindakan laser atau krioterapi.

2 dari 4 halaman

3. Kutil Anus

Benjolan di anus yang satu ini disebabkan oleh human papillomavirus (HPV), yang juga merupakan pemicu kanker rahim.

Pengobatan kutil anus tergantung dari jumlah dan ukurannya. Apabila tergolong ringan, dapat diatasi dengan pemberian salep yang mengandung podofilin. Jika besar dan banyak, bisa dihilangkan dengan tindakan krioterapi.

4. Kanker Anus

Benjolan di anus yang disertai perdarahan, nyeri, dan gatal bisa menjadi gejala kanker anus. Penyakit ini dipicu oleh infeksi human papillomavirus (HPV).

Artikel Lainnya: Manfaat Bawang Putih Bisa Atasi Wasir, Mitos atau Fakta?

Pengobatan kanker anus dapat berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dari stadium kanker tersebut. Pilihan pengobatan pada kanker ini adalah operasi, kemoterapi, dan radioterapi.

3 dari 4 halaman

5. Wasir

Wasir atau ambeien muncul akibat pembengkakan pembuluh darah di anus. Benjolan di anus ini bisa tumbuh di dalam maupun di luar, sesuai ukurannya.

Biasanya penyakit ini timbul pada orang yang sering mengejan, sering angkat berat, sering duduk lama, ataupun kelebihan berat badan. Gejala yang timbul berupa keluar darah saat buang air besar, ada benjolan di anus, nyeri, dan gatal.

Untuk mengatasi wasir, Anda dapat meningkatkan asupan serat yang bisa diperoleh dari sayuran dan buah. Cukupi juga kebutuhan cairan harian agar tidak sembelit. Anda juga dapat menggunakan obat khusus untuk wasir dan mengonsumsi obat pereda nyeri.

Artikel Lainnya: Bokong Terasa Sakit, Hati-Hati dengan 5 Penyakit di Anus Ini

6. Abses Anus

Abses anus merupakan benjolan berisi nanah yang berkembang di sekitar anus. Daerah sekitar anus yang memiliki abses akan membengkak, merah dan nyeri.

Benjolan di anus ini paling sering disebabkan karena adanya sumbatan sehingga timbul infeksi pada kelenjar glandular di anus. Sumbatan ini membengkak dan terinfeksi sehingga timbul abses anus.

Karena berisi nanah, tentu saja cara menghilangkan benjolan di anus akibat kondisi ini adalah dengan mengeluarkan nanah tersebut.

Selain itu, pasien biasanya diminta untuk berendam dengan air hangat untuk membantu meredakan bengkak dan nyeri.

Karena benjolan di anus dapat disebabkan oleh penyakit yang berbahaya, sebaiknya Anda segera ke dokter dan memeriksakan diri jika mengalami keluhan tersebut. Semakin dini dideteksi dan diatasi, semakin besar pula kemungkinan untuk sembuh.

Untuk mencegah benjolan di anus, jagalah selalu kebersihan dan tidak lupa untuk menerapkan pola hidup sehat. Jika masih memiliki pertanyaan seputar keluhan benjolan di anus ata, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter melalui fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[FY]

1 Komentar